Terjerat Cinta Sang CEO Kejam

Terjerat Cinta Sang CEO Kejam
Ternodai


__ADS_3

Tersungkur ke belakang, hingga akhirnya Richard pun mendorongnya hingga benar-benar terbaring di atas ranjang. Memegang kedua pergelangan tangan Cassandra, mengunci dengan tangannya. Richard menatap wajah Cassandra dengan bringas. Memperhatikan pahatan indah dari wajah Istrinya itu.


Sedangkan cengkraman yang dilakukan Richard yang semakin mempersulit Cassandra untuk melarikan diri darinya, sedangkan Richard yang sudah menatapnya dengan tatapan bergairah bibirnya yang hampir saja menyentuh lekuk lehernya. Dan pandangan Richard yang semakin menjadi setelah ia memandang bibir Cassandra yang sangatlah mungil.


"Sayang aku sangat mencintai kamu," ucap Richard yang dengan rasa tidak bersalah, Dia langsung ******* bibir Cassandra yang berada tak jauh dari bibirnya . Dengan sigap Cassandra yang sudah tidak tahan ia pun langsung melepaskan ciu*an tersebut.


"Lepaskan aku! Lepaskan aku! Sadarlah Richard kamu sedang mabuk berat, dan aku bukanlah Sandra wanita yang kamu cintai. Apa kamu pikir aku akan mau menerima ciuman ini jika pada kenyataannya ciuman itu bukanlah untukku lepaskan aku! Lepaskan aku!" ucap Cassandra yang berusaha untuk melepaskan pegangan Richard. Akan tetapi lagi-lagi semua usahanya sia-sia saja. Sekuat tenaga Cassandra berusaha untuk melepaskannya pelukan itu, pelukannya malah akan tambah semakin erat.


Seperti orang yang lagi kerasukan, Richard dengan kesadarannya yang hilang, dia yang memandangi wajah Cassandra dan setiap kali ia memandang Cassandra wajah Cassandra pun berubah menjadi wajah Sandra wanita yang ia cintai. Richard yang sudah sangat kepanasan lagi-lagi ia memberikan ciuman hangat itu dan terus ******* hinga hampir membuat bibir Cassandra hilang dari pandangannya.


"Richard apa yang ingin kamu lakukan lepaskan aku ... lepaskan aku,"ucapnya dengan berusaha ia melepaskan cengkraman Richard.

__ADS_1


"Tidak sayang selama ini kamu sudah tega meninggalkanku apa aku harus melepaskan-mu yang kedua kalinya tidak! Itu tidak akan pernah terjadi. Dan malam ini aku akan membuat malam ini akan menjadi malam yang indah untuk kita apa kamu paham Sandra sayang," ucapnya dengan memberikan senyumannya.


"Tega kamu Richard udah jelas-jelas aku bukanlah Sandra. Dan jelas-jelas aku itu istrimu tapi masih bisa-bisanya kamu punya pikiran untuk menodai wanita lain yang jelas-jelas bukanlah istrimu,"


Batinnya yang terus berkata. Dan dengan susah payah Cassandra berusaha ingin melepaskan cengkraman yang dilakukan Richard padanya. Akan tetapi semua usahanya telah gagal melihat tenaga Richard yang lebih kuat Cassandra hanya bisa mengikhlaskan jika keperawanannya akan direbut oleh seseorang yang tak adalah Suaminya sendiri.


"Kenapa aku harus mengalami semua ini, kenapa aku harus memiliki suami yang sama sekali tidak mengerti akan perasaan-ku. Maafkan aku Tuhan maafkan aku, aku tahu dia memang Suami-ku tapi apa gunanya melakukan hubungan suami-istri jika pada kenyataannya Suamiku malah berfikir jika aku adalah mantan yang sangat ia cintai.


Disisi lain lebih tepatnya didalam sebuah ruangan terdapat-lah seorang laki-laki tampan yang telah tertidur pulas dengan kondisi tubuh yang tanpa adanya pakaian yang menutupi tubuh polosnya. Dan laki-laki itu yang tak lain dia adalah Richard.


Setelah sedari malam Richard yang belum kunjung terbangun dari tidurnya, akhirnya sekarang dia pun telah terbangun juga, akan tetapi sesaat dia terbangun, dia pun dibuat terkejut dengan kondisinya yang tidur tanpa mengunakan sehelai baju yang menutupi tubuh polosnya. Atau bisa dibilang dia dalam keadaaan bertelanjang.

__ADS_1


" Astaga apa yang barusan terjadi padaku kenapa aku tidak mengenakan pakaian sama sekali? Kenapa aku bisa bertelanjang seperti ini didalam kamar ini. Apa yang terjadi?" gumamnya yang kemudian ia mengingat kembali apa yang barusan terjadi tadi malam.


"Iya aku mengingatnya tadi malam aku mabuk berat. Apa Reno yang membawa-ku pulang kesini dan kejadian tadi malam. Apa aku dan wanita sialan itu baru aja melakukan hubungan suami-istri?"


Ucapnya Richard yang kemudian ia pun bangkit dari tempat tidur dan segera memungut satu persatu pakaiannya yang pada berserakan dilantai.


Segera keluar dari kamarnya pandangan Richard beralih menatap Cassandra yang terlihat sedang menyiapkan sarapan buatnya.


Belum juga ia duduk pada kursi yang berada dihadapannya pandangan Richard teralih pada leher Cassandra yang terlihat memerah. Menyadari akan tindakan apa yang barusan terjadi pada mereka malam kemarin Richard memutuskan pergi dari pandangan Cassandra.


"Ternyata untuk mendapatkan perlakukan baik dan tulus darimu sangatlah sulit ya? Bahkan mengingat apa yang barusan terjadi tadi malam kamu terlihat sama sekali tidak mengingatnya?"gumamnya yang merasa sedih.

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2