Terjerat Cinta Sang CEO Kejam

Terjerat Cinta Sang CEO Kejam
Apa maksud yang dikatakan Richard


__ADS_3

Richard apa maksud kamu?" dan apa maksud dari ucapan yang barusan kamu katakan tadi?"


"Sudahlah Sandra berhenti berpura-pura seolah-olah aku tidak tahu rahasia apa yang kamu sembunyikan selama ini. Kamu mencintai dan mau menikah dengan-ku semua itu karena harta dan dendam kan?" tanya Richard dengan pandangannya yang tanpa menatap Sandra.


"Maksud kamu apa?" aku tidak mengerti?" tanya balik Sandra.


"Sudahlah aku capek berdebat sama orang seperti-mu. Jika aku dan Cassandra akan bercerai maka tidak akan lama aku juga akan mengurus surat perceraian kita jadi tunggulah.


"Richard apa maksud kamu?"


"Sudahlah menjauh-lah dariku!" perintahnya yang akhirnya Richard pun pergi dari hadapan Sandra.


"Apa maksud Richard berkata seperti itu? tidak, aku tidak mau bercerai dengannya memang dulu aku pura-pura mencintainya tapi sekarang perasaan itu benar-benar muncul dan aku tidak mau kehilangan dia. Aku tidak mau!"


Kamu? apa yang membuatmu berani datang kesini. Dan sebenarnya apa lagi yang ingin kamu buktikan ke aku? apa kamu berusaha ingin kembali padaku disaat hatiku sudahlah rapuh seperti ini?"apa belum puas anda mempermainkan hatiku selama ini? apa anda belum puas?"

__ADS_1


"Sudahlah Cassandra jangan ladeni dia. Mendingan sekarang kamu masuk kedalam biar kakak yang urus laki-laki ini," perintah Erlangga.


"Tunggu. Aku minta satu kali ini aja untuk mengatakan sesuatu sama kamu. Terserah kamu mau menerimaku atau tidak tapi jelas ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu? jadi tolong beri aku waktu sekiranya 5 menit untuk mengatakan ini?"


"Apa yang sebenarnya ingin kamu katakan? apa selama ini kamu belum puas setelah menghina bahkan menyiksa Adikku dengan cara kejam-mu itu. Apa kamu berniat ingin mengulanginya lagi makanya kamu mohon-mohon seperti ini?" dasar menyebalkan,"


"Aku tahu aku salah. Dan aku akui seseorang seperti-ku memang tidak pantas untuk dimaafkan. Dan tujuan awal-ku datang kesini aku juga ingin minta maaf sama kamu Erlangga. Maafkan aku karena selama ini aku udah mengira jika kamu seseorang yang sudah membuat keluarga-ku kacau. Bahkan yang lebih parahnya lagi aku bodoh karena terlalu percaya dengan adanya bukti yang jelas-jelas belum tentu benar. Dan setelah aku mengetahui semuanya aku sadar akan kesalahan terbesarku pada keluarga kalian. Dan kamu Cassandra kamu tenang saja mulai sekarang aku tidak akan menganggap-mu lagi. Dan tujuan datang kesini aku hanya ingin mengantar surat ini!"


Ucapan Richard yang akhirnya terhenti. Beberapa lembar kertas putih ia ulurkan pada Cassandra. Tatapan Cassandra yang tadinya hanya menampakkan kekecewaannya, kini tatapan itu berubah tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini.


"Ini?" kamu sendiri yang meminta aku untuk menceraikan kamu bukan? dan kamu juga kemaren sudah memberiku surat seperti ini tapi sayangnya aku malah merobeknya. Tapi kamu tenang aja mulai sekarang aku tidak akan lagi menganggu-mu? dan aku pastikan juga mulai sekarang kita tidak akan pernah bertemu lagi. Jadi sebelum aku pergi kamu bisa kan menanda tangani surat ini sekarang juga agar kita resmi berpisah?


"Dasar pecundang itulah kata yang tepat untuk kamu dapatkan saat ini. Disaat kamu berusaha ingin memiliki-ku kamu berusaha menunjukkan sisi baik-mu dan sisi keperdulian-mu padaku. Tapi disisi lain kamu sangat pecundang Richard. Kamu sangat pecundang karena mengalah akan keinginan yang belum kamu capai. Baiklah jika kamu ingin aku menanda tangani surat perceraian ini. Baiklah aku akan melakukannya.


Menanda tangani surat putih yang sudah tertera nama Richard betranto dan juga Cassandra. Dengan air matanya yang mengalir, Cassandra akhirnya bersedia menanda tangani surat tersebut.

__ADS_1


Entah perasaan apa yang sedang ia rasakan saat ini. Disisi lain ini yang dia inginkan dari awal, tapi disisi lain ia bisa merasa hancur akan keputusannya yang bersedia menanda tangani surat tersebut.


Tidak membutuhkan waktu lama. Cassandra akhirnya bersedia menanda tangani surat tersebut.


"Aku sudah menanda tangani surat perceraian. Jadi kamu puas kan sekarang?" ucap Cassandra yang tanpa berkata, ia berlari masuk kedalam rumahnya.


Satu ucapan yang kemudian Cassandra ucapkan. Melihat Cassandra yang berlari masuk kedalam rumah, Erlangga yang berniat ingin mengejarnya langkahnya terhenti setelah Richard yang menarik tangannya.


Menyadari ada sesuatu yang menarik tangannya. Erlangga kemudian menatapnya.


"Kamu? apa yang kamu lakukan?"


"Sebelum aku pergi, bisakah aku meminta satu permintaan sama kamu? tolong jika nanti Cassandra melahirkan. Tolong berikan nama anak itu dengan nama Richard Bimantara Roberto. Dan jika anakku nanti lahir berjenis kelamin perempuan aku minta kamu namai anak itu dengan nama Chelsea Roberto apa kamu bersedia?"


"Aku heran dengan-mu saat ini. Kamu itu masih hidup kenapa kamu malah menitipkan pesan yang tidak masuk akal seperti itu. Jika nanti Cassandra melahirkan kamu kan bisa melihatnya sendiri. Bahkan kamu tidak perlu mengatakan hal-hal yang barusan kamu katakan tadi. Kalian hanya bercerai bukan berpisah selama-lamanya jadi untuk apa aku harus menurut akan permintaan kamu itu. Sudahlah pergilah sekarang," perintahnya yang langsung menebas genggaman Richard.

__ADS_1


"Baiklah aku akan pergi. Dan kamu tidak perlu susah-susah mencari cara untuk mengusir-ku, sekali lagi maafkan aku Erlangga maafkan aku,"


BERSAMBUNG.


__ADS_2