
Setelah berhasil meminang Sandra menjadi Istri keduanya. Dan pernikahan mereka yang selesai dilakukan, kemudian Richard pun membawa sandra untuk pergi ke-rumah yang akan jadi tempat tinggal baru buat mereka sesampainya.
"Sayang kamu kenapa membawa-ku ke-rumah ini, bukankah ini rumah kamu dengan Istri sialan kamu itu?"
"Kamu sekarang sudah menjadi istriku. Dan kebahagiaan kamu sekarang sudah jadi tangung jawabku. Aku sengaja membawamu kesini, karena mulai sekarang Rumah ini juga akan jadi tempat tinggal buat kita dan anak kita nanti. Jadi kamu gak masalah kan?" ucap Richard yang sembari menatap wajah Sandra yang kemudian seseorang pun datang dari arah belakang yang juga menyebut nama Richard.
"Richard!" teriakan seorang wanita yang tak lain dia adalah Cassandra.
"Kamu!" balas Sandra kemudian memalingkan pandangannya dari Cassandra.
"Kamu? Kamu ngapain ada disini?" tanya Cassandra yang kemudian berbalik Richard membentaknya.
"Kamu? Kamu udah tahu ada tamu kenapa kamu malah diam saja ayo bikinin minum buat dia,"
__ADS_1
"Sayang apa perlu aku menjelaskan kepadanya soal hubungan kita saat ini?"
"Apa maksud mu?"tanya balik Cassandra.
"Baiklah aku kasih tahu ya wanita kampung. Mulai sekarang aku dan Richard suamimu kita sudah sah menjadi suami-istri, jadi kamu pastinya gak masalah kan kalau kita akan tingal bersama disini ya kan sayang?"
"Iya kamu juga istri-ku jadi pastinya rumah mewah ini sudah sepantasnya untuk kamu tempati sayang,"balas Richard dengan memberikan dukungan pada Sandra.
Plak...
"Punya hak apa kamu berani pergi dari Rumah ini. Apa kamu lupa aku masih punya bukti untuk bisa menjebloskan kakak kamu itu jika kamu berani melanggar perintah ini, tapi gak papa jika kamu ingin pergi, pergilah biar nanti sore aku bisa memasukkan lagi Abang kamu ke-penjara ayo pergi!"
"Kamu selalu memanfaatkan-ku dengan kelemahan-ku itu. Kamu jahat Richard! Kamu jahat!"
__ADS_1
Tidak memberikan tanggapan lagi ancaman yang diucapkan Richard. Bergegas Cassandra berlari masuk kedalam rumah. Sedangkan Sandra yang melihatnya ia malah berbalik memeluk Richard.
"Sayang rupanya ancaman kamu itu sangatlah manjur untuk membuat wanita itu tersiksa disini. Tapi sudahlah kita kan sudah menikah dan kita juga sudah menjadi suami-istri yang sah jadi gimana kalau kita sekarang lanjutkan kesenangan kita," ucap Sandra mencoba merayu Richard akan tetapi tatapan Richard berbeda dari Richard yang biasanya.
"Richard kamu tidak mendengar-ku?"
"Maaf Sandra aku sedang banyak pikiran sekarang, ya sudah ayo kita masuk sekarang."
"Baiklah," ucapnya yang kemudian Sandra mengandeng Richard.
"Ada apa dengan Richard kenapa dia terlihat memikirkan sesuatu apa ini ada hubungannya dengan sia wanita sialan itu?" batinnya dengan pandangannya yang berpura-pura tersenyum.
"Bisa-bisanya kalian menganggap-ku hanya sebatas sampah disini. Bisa-bisanya kalian bersenang-senang tanpa memikirkan perasaan-ku saat ini, tapi sudahlah tidak ada gunanya menangisi laki-laki seperti dia jika dia tidak perduli dengan-ku lagi untuk apa aku masih mempertahankan pernikahan ini. Dan masih menganggapnya sebagai suamiku, jika dia saja berani mengkhianati-ku kenapa aku tidak?"
__ADS_1
Melihat Sandra dan Richard yang nampak masuk kedalam kamarnya. Cassandra akhirnya mengambil kesempatan ini untuk pergi dari rumah ini.
BERSAMBUNG.