Terjerat Cinta Sang CEO Kejam

Terjerat Cinta Sang CEO Kejam
Jatuh pingsan


__ADS_3

"Stop!" aku bilang stop apa yang kalian lakukan kemana kalian terus saja bertengkar tanpa henti kenapa?"


"Cassandra dia sudah berani menduakan-mu apa kamu pikir kakak akan terima dengan semua ini. Tidak, itu tidak akan pernah terjadi. Jadi minggir-lah biar kakak habisi pria bajingan ini minggir-lah," bentaknya yang tanpa sadar ia telah membentak Cassandra.


"Tidak. Aku tidak akan pernah pergi. Aku mohon Kak hentikan semua ini aku mohon!"


Ucapannya yang keluar. Tak lama pandangan Cassandra mulai buram, bahkan menatap wajah Erlangga ia sudah tidak tahan lagi. Dan akhirnya mata yang mulai terpejam dan dalam hitungan detik, ia pun hampir saja tersungkur. Dan untungnya Erlangga mau Richard sama-sama kompak menangkapnya.


"Cassandra bangun! Cassandra bangun kamu kenapa?"


"Kelamaan," tegas Richard yang langsung membopong tubuh Cassandra dan spontan membuat Erlangga terkejut.


Memasukannya kedalam rumah. Richard pun memerintahkan anak buahnya untuk memangil Dokter.


"Baiklah Tuan aku akan memangilnya sekarang,"balasnya.


Setelah membaringkan tubuh Cassandra diatas ranjang. Tak lama Dokter pun akhirnya datang, dan dengan segera ia lantas langsung memeriksa kondisi Cassandra.


"Sudah berapa lama dia pingsan seperti ini?" tanya Dokter laki-laki. Richard dan Erlangga yang mendengar pertanyaan yang dilontarkan Dokter, mereka hanya berganti balik menatap kearah satu sama lain.


"Dia jatuh pingsan baru aja tadi Dok," balas Richard dengan sigap.

__ADS_1


"Baiklah saya akan memeriksa detak jantungnya dulu."


"Baik Dok," balas Richard lagi.


"Baiklah saya sudah tahu apa motiv kenapa Istri Tuan bisa sampai jatuh pingsan seperti ini?"


"Gimana Dok apa yang terjadi dengan wanita ini, maksud saya Istri saya ini?"


"Tuan gak perlu cemas, dia hanya kekurangan cairan karena seharian tidak ada asupan yang masuk dalam tubuhnya, belum lagi janin yang ada didalam rahimnya masih sangatlah labil jadi kejadian seperti memang sangat banyak terjadi pada semua ibu yang sedang hamil muda. Dan Tuan gak perlu khawatir tak lama nanti dia juga akan tersadar jadi Tuan tidak perlu cemas," balas Dokter yang seketika membuat Richard pun terkejut.


"Hamil. Jadi dia sedang hamil?" sambung Erlangga dengan wajah tidak percaya.


"Dia ..hamil," balasnya yang ikut tidak percaya.


tanya Dokter balik.


"Tidak, saya belum mengetahui kabar kehamilan dia kalau boleh tahu sudah masuk berapa minggu usia janin yang ada di rahim Istri saya ini?" tanya Richard lagi.


"Untuk mengetahui berapa usia janin yang berada didalam perut Istri tuan, maaf saya belum bisa menjawab karena disini tidak ada mesin Ultrasonografi (USG) untuk mendeteksi usia dari janin tersebut.


"Oh iya saya lupa, baiklah Dok tidak apa-apa lain kali saya akan berkunjung ke Rumah sakit dan memeriksanya langsung.

__ADS_1


"Baiklah kalau gitu.


"Ya sudah saya tinggal dulu.


"Baik Dok silahkan."


"Astaga kenapa Cassandra bisa sampai mengandung anak dari si-bajingan ini. Apa yang sebenarnya yang kamu perbuat padanya? Apa kamu mem*rkosa istri kamu sendiri untuk memuaskan gairah kamu? Aku tahu Cassandra tidak akan mungkin mau melakukan tindakan itu kepada-mu biar pun kamu adalah Suaminya sendiri. Dan ingat! Kali ini kamu selamat karena aku tidak akan membunuh-mu karena aku kasihan sama calon keponakan-ku jika nanti ia lahir, dirinya tidak punya seorang ayah disisinya.


"Apa pikiran kamu sudah sampai sejauh ini. Bahkan usia janinnya saja kita belum tahu sudah memasuki berapa bulan," balasnya dengan tegas.


Dan tidak membutuhkan waktu lebih lama akhirnya Cassandra telah tersadar juga. Dan perlahan-lahan ia pun mulai membuka kedua kelopak matanya.


"Ada dimana aku ini?" tanya Cassandra yang dalam keadaan masih sedikit lemas.


Melihat Cassandra yang baru saja tersadar dari pingsannya, hal yang dilakukan Richard bukannya membantu atau pun bersikap peduli dan khawatir kepada sang Istri. Tapi yang ia lakukan malah berbalik pada sifat dari kebanyakkan seorang suami-suami pada umumnya.


"Kamu sekarang beruntung karena mungkin aku tidak akan berbuat jahat sama kamu lagi. Karena dengan ada darah dagingku yang tumbuh dalam rahim-mu ini dan kamu gak perlu sebahagia itu. Karena biar pun kamu mengandung anak kandungku jangan bersenang hati kalau aku akan bersikap baik padamu karena itu tidak akan pernah mungkin terjadi," balas Richard yang spontan membuat Cassandra pun terkejut. Setelah berkata seperti itu Richard pun masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


"Hamil, jadi sekarang aku mengandung anak dari laki-laki kejam itu? Aku tidak tahu apa kabar ini akan menjadi kabar baik buatku atau malah jadi kabar yang buruk yang menimpaku. Karena aku tahu anak yang ada dikandungan ku ini adalah anak yang tidak pernah diharapkan. Bahkan gara-gara janin yang aku kandung ini hidupku jadi berubah se'menderita ini. Tapi aku tidak bisa salahkan anak ini karena dia tidak bersalah, dia tidak tahu apa-apa. Karena semua ini sudahlah takdir dari yang maha kuasa mungkin ada baiknya aku mengandung dan memiliki momongan karena setidaknya dengan kehadiran anakku nanti aku masih punya semangat untuk berjuang dan bertahan hidup dalam kehidupan yang dipenuhi dalam penderitaan ini," batin Cassandra sambil mengelus-elus perutnya yang masih rata dan terlihat raut wajah sedihnya.


"Bajingan itu!" gertak Erlangga yang hendak mengejar Richard, tapi dicegah oleh Cassandra.

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2