Terjerat Cinta Sang CEO Kejam

Terjerat Cinta Sang CEO Kejam
Hati yang tidak bisa tebak


__ADS_3

Suara jatuhan pun terdengar, melihat dirinya gagal melakukan tindakan bun*h di*i yang hendak ia lakukan barusan. Cassandra pun menatap balik sosok seseorang yang berdiri tegak didepannya dengan menunjukkan raut wajah geramnya.


Akan tetapi melihat sesosok orang itu, wajah Cassandra pun seketika menjadi memerah dengan diselimuti rasa ketakutan yang sangat dalam, bahkan dirinya yang mampu untuk berkedip maupun menggatakan sepatah katapun lagi kepada seorang yang berdiri tepat dihadapannya.


"Richard....".


Plak...


"Punya gak apa kamu mau melakukan tindakan bun*h diri seperti ini, jika kamu harus mati kamu harus mati ditangan ku apa kamu mengerti!. tegas Richard dengan tangannya yang menarik Cassandra secara paksa. Akan tetapi berbalik Cassandra menebas tangan Richard darinya.


"Selama ini aku capek hidup dengan penderitaan seperti ini. Anda sama sekali gak pernah kasihan kepadaku bahkan anda hanya menggangapku layaknya seperti hewan dan terus menyiksaku setiap harinya.


"Berani kamu menantang dan berkata seperti itu pada saya.

__ADS_1


"Iya aku sekarang sudah berani membantah anda karena aku bukanlah anak kecil yang hanya akan terdiam ketika anda menindasku setiap hari. Cassandra juga manusia tapi kenapa anda memperlakukan Cassandra dengan cara seperti ini.


Jika selama ini hidup Cassandra gak ada gunanya dimata kamu, kenapa kamu malah menyelamatkan ku dan tidak membiarkan ku ma*i agar anda bisa puas dan menang.


Tanpa menunggu ucapan yang dilontarkan Cassandra terlebih dulu, Richard segera menggendong tubuh Cassandra dan berlalu ia pun memasukannya kedalam mobilnya.


Terkejut dengan tindakan apa yang dilakukannya, sesekali Cassandra memukul-mukul punggung Richard tapi Richard tidak meresponnya.


"Berani kamu keluar maka aku tak segan-segan akan bertindak lebih dari ini apa kamu paham? tegasnya yang kemudian ia segera masuk kembali dalam mobilnya.


"Kamu? sebenarnya apa yang kamu mau. Apa kamu ingin memukul ku lebih kasar dari kemaren?"tanya Cassandra tapi tidak ada respon yang dilakukan oleh Richard, selain diam dan memandang ke depan.


"Dasar gila, sebenarnya apa sih yang ada di otak pria kejam ini. Dan bagaimana caraku agar bisa kabur darinya. Dan kenapa dia juga nekat menggendongku seperti tadi apa yang sebenarnya telah ia rencanakan?"batin Cassandra yang menatapnya dengan tatapan sinis.

__ADS_1


Setelah memasukannya kedalam mobil, entah kemana Richard akan membawanya pergi apa dia akan membawanya kedalam rumahnya, markasnya atau kah menjualnya kepada pria mesum entahlah.


Berada dalam satu mobil yang sama tidak terdengar akan suara atau pun sahutan yang dilakukan diantara keduanya.


"Ini orang sebenarnya maksudnya apa sih. Dan kenapa dia sedingin ini jadi orang. Aku ada disampingnya tapi kenapa mulutnya tidak ngoceh atau pun mengajakku untuk bicara, apa dia hanya menganggapku hanya sebatas bayangan aja?" batinnya dengan menatap kearah Richard dengan tatapan kesalnya.


"Kamu kenapa melihatku?" tanya Cassandra yang spontan membuat Richard pun memperhentikkan laju kendaraannya karena terkejut.


"Astaga apa kamu udah gila. Apa kamu ingin membuat kita kecelakaan!" bentaknya Richard yang seketika membuat Cassandra terdiam.


"Kamu?" sekali lagi kamu bicara maka aku sendiri yang akan mengikat mulutmu jadi diam-lah apa kamu mengerti," bentaknya lagi yang membuat Cassandra berhenti terucap.


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2