Ternyata Dia Jodohku

Ternyata Dia Jodohku
sisil


__ADS_3

*Sebelum membaca mari sama-sama kita mengucapkan Bismillah terlebih dahulu, awali lah sesuatu dengan menyebut nama Allah, agar apa yang kita lakukan mendapat berkah dari-Nya*


.


. Selamat membaca dan jangan lupa like dan kasih vote nya ya ❤️❤️.


***


*icha


kenapa ymayah tiba-tiba berbicara tentang perjodohan yang jelas-jelas akuh masih berumur 18 tahun, dan darimana ayah tahu kalu kak bram akan menjemputku atau anak dari teman papah adalah kak bram? tapi kenapa selama ini aku tidak pernah bertemu dengannya, aaahhh ini sungguh membuatku pusing


*bram


duuuh kok canggung gini sih bram, tadi aja kamu dirumah banyak bener pertanyaan yang kamu siapkan untuk bahan obrolan bersamanya,


tapi kok icha kayak bengong ya apa dia sedang memikirkan sesuatu sampai ber ekspresi seperti itu. tapi kalau di lihat-lihat lucu juga lihatnya seperti itu hehehehe


***


Sesampainya di toko aku ingin turun sendiri, dan bisa membukakan pintu mobil sendiri , tapi kak bram sudah turun untuk membukakan pintu mobil untuk ku.


Tak lama ada teman SMA ku , hmm lebih tepatnya bukan teman tapi wanita yang satu SMA dengan ku, karna jika dibilang teman kami tidak seakrab itu,..


wanita tersebut bernama sisil dia datang menghampiri ku, ya tentunya dengan sikap sok kecentilannya.

__ADS_1


"Eeh ada icha apa kabar cha udah lama ga ketemu, hmm ini abang mu ya cha, kenalin aku dong ke abang mu" ucap sisil yang bawel dan ganjen ini .


" Kenalin gue bram , pacarnya icha" ucap kak bram dan berhasil membuat aku terkejut, sisil pun hanya menjawab "ooooh" lalu pergi ke dalam toko. "


"sembarangan aja kakak bilang kita pacaran, mana ada kakak pacarku" ucapku sedikit ketus, ya gimana ga ketus aku kaget mendengar ucapannya barusan .


"Heheheh maaf maaf cha, kakak hanya menyelamatkan mu dari wanita tadi, kakak tahu kamu tidak menyukainya, makanya kakak bilang kayak gitu, maaf kalau kamu kebertan"


penjelasannya membuat aku tersenyum malu, karena aku tidak habis pikir kak bram bisa mengetahui kalo aku tidak menyukai sisil.


" ssstt jangan keras-keras ngomongnya kak nanti dia dengar gaenak aku kalo di dengarnya , mmm makasih ya kak udah nyelamatin aku" ujarku pada kak bram.


" Ya udah kakak pamit ya, soalnya bentar lagi apel pagi" kata bram.


" Hmm bentar kak , nanti sore kakak jemput aku apa ga? Tanyaku padanya .


Pekerjaan ku di toko berjalan lancar, hari ini ada pegawai baru yang bekerja di toko manisan bu ros, dia bernama nabila, aku dan Nabila langsung akrab walau baru bertemu beberapa jam yang lalu.


Nabila sangat baik padaku, di saat yang lain menjaga jarak ke padaku karena keadaan ekonomi keluargaku, ada juga yang iri karena kecantikan dan kepintaranku, padahal sebenarnya aku hanya wanita biasa-biasa saja hanya saja mereka berlebihan dalm menilaiku.


Jam kerjapun selesai aku dan nabila menunggu jemputan di depan toko setelah berpamitan pada bu ros dan suaminya .


" Kamu di jemput siapa bil?" Tanyaku pada nabila,


" sama pacarku dong" aku hanya tersenyum dan menganggugukan kepalaku tanda aku mengerti dengan jawabnnya.

__ADS_1


Tak lama kak brampun datang, masih menggunakan seragamnya tapi dia mengendarai motor bukan mobil yang tadi pagi menjemput ku .


" Kakak udah pulang kerumah ya kak"? Tanyaku bingung kerena kendaraan yang di gunakannya sudah berubah.


" Heheheh iya cha kakak tadi udah pulang tapi nanti udah magrib kakak ke kantor lagi soalnya ada acara". Ujarnya.


"cowok mu polisi juga cha? Leting berapa? Dinasnya dimana? " Tanya nabila kepadaku.


" Bukan kok bil....." Baru saja aku ingin menjelaskan tapi kak bram sudah memotong penjelasan ku.


"Iya saya pacarnya icha, saya letting 42 dan dinas di sebelah " jawab kak bram sambil tersenyum.


"Loh kakak satu letting sama pacarku dong" ucap nabila.


Tak lama pacarnya nabila datang, " sayang maaf telat, tadi aku siap-siap dulu karena setelah sholat magrib nanti ada kegiatan. Loh lek ngapain lu disini?" Ucap pacar nabila.


" Loh lek lu yang ngapain disni? Kalo gue jemput pacar gue lah " jawab kak bram .


"Oalah kalian saking kenal ternyata" ucapku pada mereka.


" Iya cha ini dio teman kerja kakak" jelas kak bram.


" ya udah ayok kita pulang cha , nanti kesorean, gaenak sama ibu dan ayah" ajak kak bram padaku


" ayok kak, kita duluan ya" pamitku pada nabila dan dio

__ADS_1


"iya cha , hati-hati ya, kapan-kapan kita jalan bareng ' jawab bila sambil tersenyum


"insyaallah" ujarku


__ADS_2