Ternyata Dia Jodohku

Ternyata Dia Jodohku
Bertunangan


__ADS_3

*Sebelum membaca mari sama-sama kita mengucapkan Bismillah terlebih dahulu, awali lah sesuatu dengan menyebut nama Allah, agar apa yang kita lakukan mendapat berkah dari-Nya*


.


. Selamat membaca dan jangan lupa like dan kasih vote nya ya ❤️❤️.


***


Seminggu telah berlalu, hari ini orang tuaku menelfon untuk memintaku pulang kerumah karena kekuarga dari calon tunanganku akan datang dua hari lagi.


sebenarnya berat hatiku untuk kembali ke rumah , tapi aku juga tidak ingin menjadi anak durhaka yang membanta keinginan orang tua.


butuh waktu 4 jam perjalanan hingga aku tiba dirumah, rasa lekah di badanku , di tambah lagi rasa sakit mendengar kak bram akan bertungan makin memeperparah keadaan ku. enatahlah aku merasa tidak ada kebahagiaan akhir-akhir ini kurasakan.


***


Hari ini hari calon tunangan ku akan datang kerumah, saat aku terbangun dari tidur , kulihat ruang tamu rumah sudah di dekor untuk acara malam nanti .


"Aah secepat ini dia melamar ku, namanya pun akau tak tau, tapi sudahla aku malas memikirkanya membuat kepalaku semakin sakit, ( dalam bantinku).


"Icha cha kamu dimana nak" suara ibu memanggilku, .


" Iya bu kenapa icha di kamar".


" Kamu lagi ngapain kok ga siap-siap , jangan lupa gunakan baju yang ada di dalam kota di lemarimu ya nak". Pesan ibu kepadaku dana ku hanya membalasnya dengan anggukan .


Jam sudah menunjukkan pukul 19:30, aku mulai memoles tipis wajah ku agar tidak terlihat begitu kusam dan pucat , kemudian ku buka kotak baju di dalam lemariku .


" Kenapa kebaya ini mirip sekali dengan kebaya yang aku pilihkan untuk tunangan kak bram ?" Pikirku.

__ADS_1


Tapi aku langsung menepis pikiranku yang berharap bahwa kak bram yang akan datang melamarku,


"sudhalah cha toko pakaian di Indonesia ini bnyak bukan cuman satu, jadi ga ush berharap" kataku pada diriku sendiri,


"ayok nak keluar, calonmu sudah datang bersama keluarganya" ucap ibu.


"Iya bu" jawabku singkat.


" ya'Allah MasyaAllah cantik sekali anak ibu memakai kebaya ini. Ga nyangka ya nak bentar lagi kamu bakalan menikah." Ucap ibu yang matanya mulai berkaca-kaca.


. Aku dan ibu berjalan menuju ruang tamu ,


alangkah terkejutnya aku , saat ku lihat yang datanga dalah kak bram dan keluarganya.


" Loh kakak ngapain disini?" Tanyaku pada kak bram kaget.


" Jadi bram ini adalah anak teman ayah nak saat ayah SMA, ayah dan om berteman begitu dekat, seperti saudara kandung, kerena kedekatan itulah perjodohan ini terjadi " jelas ayah .


Setelah acara tungan sekaligus lamaran itu aku dan kak bram menjalani kesibukan kita masing-masing.


Terkadang kak bram mengantar jemput ku kuliah kalau dirinya sedang tidak sibuk . Tapi terkadang aku membawa motor sendiri,


yaaah setelah pertunangan itu aku di berikan motor oleh calon mertua ku , katanya biar tidak terhambat kalau ingin pergi kemana-mana saat kak bram lagi ada kerjaan.


***


hari ini aku pergi ke ksot nabila untuk menjemounya kuliah,


*Via WhatsApp

__ADS_1


aku: bil aku udah di depan kost mu nihh, buruan keluar


nabila: oke bentar ya pake selatu dulu


tidak lama kemudian nabila kekuar dari dalam kostnya .


"cha hari ini ternyata kita ga masuk loh, katanya dosennya lagi ada kepentingan diluar kota, jadi perkuliahan kita di unur minggu depan" jelas bila yang baru baca WhatsApp


"aah yang bener vil, kita udah mau nympe ni, trus gimana dong kita pulang lagi kekos gitu? tanyaku


"hmmm gimana kalo kita jalan ke mall aja cha, kan jarang-jarang kita kesna," ajak nabila


" gimana ya aku belum izin ama kak bram, aku takut dia marah nanti, kan dia taunya aku kuliah bil" jawabku bingung


" ya udaj gininya nantia ku yang bantu kamu jelasin ke kak bram ya , aku rasa dia enggakan marah kok" rayu nabila


" baiklah kalau bigitu, tapi kamu janji ya bantu jelasin", tanyaku menuntut keyakinan.


" iya cha iya, ga percaya bener"


sekitar tiga puluh menit aku dan bila tiba di salah satu mall. kami berdua masuk dan langsung menuju tempat makan karena kita belum ada yang sarapan sedangkan ini udah masuk waktu siang,


saat pesan makan tiba-tiba ada bapak-bapak polisi yang sedang patroli di mall, mengkin melihat dan memantau keamanan di dalamnya


salah satu dari polisi tersebut ada yang aku kenalai, yaaah dia adalah tunanganku. dari kejauhan kulihat raut wajahnya yang kebingungan menatapku ada di mall.


aku mulai cemas karna takut kak bram akan marah,


pada jam dinas kak bram sangat profesional dirinya tidak menghampiriku karna tidak mungkin di saat kerja di sibuk mengurus urusan pribadinya.

__ADS_1


tapiiiii dari sorot mata kak bram bisa kulihat kalau dirinya menuntut penjelasan dariku kenapa aku bisa ada di maal bukannya KULIAH.


__ADS_2