Ternyata Dia Jodohku

Ternyata Dia Jodohku
Hal yang sempat tertunda


__ADS_3

"sayang, kamu gapapa kan" tanya suamiku


" iya sayang aku gapapa, mungkik karna baru-baru saja makanya masih terasa sedih " jelasku


" iya sayang, nanti kalo ada waktu libur atau senggang kita pulang kerumah ayah dan ibu, atau minta ayah ibu yang main ke tempat kita"


" iya sayang" jawabku .


kak bram kini memelukku erat, seakan kami sudah lama tidak bertemu, mungkin salama ini ketika dirumah kak bram menahan diri, karena malu jika dilihat orang tua bermesraan walaupun sudah suami istri . ku balas pelukan suamiku tidak kalah eratnya . kuhirup aroma tubuhnya yang membuatku sedikit tenang .


***


jam sudah menunjukkan pukul 21:00 setelah banyak kegiatan yang kami lewati, seperi masak dan beres-beres asrama, kak bram juga sudah apel di kantornya, kini waktunya kami beristirahat.


malam ini kak bram menginginkan haknya sebagai suami


"sayang apakah kamu sudah siap" tanya nya padaku


"iya sayang siap kok"


kak bram mulai mencumbuku, di ciumnya keningku, kemudian turun ke leh**rku, disana dirinya mulai memberikan tanda kepe****li**kannya .


jari-jari kak bram mulai turun mebuka bajuku , terlihatlah gu**n**kanku disana . mulai di ciuminya **** ku, aku mulai men*d*sah tak tertahankan,


" sudah sayang" pintaku kepadanya


kak bram semakin jadi menyedot P****ng **** membuatku semakin menggila, tangan kak bram mulai turun menuju daerah in*t**mku, dimainkannya jarinya disana. membuat aku me*d*s*h semkin nikmat, kini kak bram menci*mi setiap inci di tubuhku. hingga ke daerah se*n**if ku di jil**nya ***** hingga aku merasakan ke*k**tan yang luar biasa hingga aku kli**ks


aku sudah tidak tahan lagi kubuka b*k**r suamiku . aku menuntut lebih darinya hingga terjadilah se* t*l*u* bertemu s*l s*p**ma.. selesai kegiatan panas tersebut aku dan suamiku tertidur dengan dia memelukku erat


***


pagi sudah menyapa kulihat suamiku masih tetidur pulas, kucium keningnya, aku ingin bergerak ke kamar mandi tapi saat aku ingin berjalan kurasakan sakit yang luar biasa di daerah se*n*t*f ku.


aku meringis kesakitan, dan berhasil membuat suamiku terbangun


"sayang kamu kenapa?"


"ini (menunjuk ke arah area s*n*itif) sakit kak, jadi ga bisa jalan" rengeku


" ya'Allah maaf ya sayang, ya udah adek tunggu disni kakak yang ngambilin yang adek perlukan. adek mau apa?" tanyanya padaku


" adek mau kekamar mandi yang"


"ya sudah sini kakak gendong"


di gendongnya aku dengan suamiku menuju kamar mandi, di bantunya pula aku membersihkan diriku disana. aku sanagt bersyukur memiliki suami yang begitu perhatian dan penyayang seperti kak bram

__ADS_1


***


pagi ini sebelum berangkat kerja kak bram menyiapkan semua kebutuhan aku , seperti makanan, minum dan lain sebagainya, biar nanti ketika dirinya kerja aku tidak perlu banyak bergerak yaaaa karena area ke wa*t****ku masih begitu sakit.


saat kak bram berangkat kerja ,aku menelfon ibuku


*menelfon ibu


ibu: hallo assalamualaikum nak, ada apa,? kok pagi-pagi udah nelfon


aku: waalaikumussalam bu, gapap bu aku cuman rindu. hmm bu aku juga ingin nanya, tapi ibu jangan ketawain aku ya


ibu: iya nak mau nanya apa?


aku: bu malam tadi aku dan kak bram pertama kali melakukannya dan sekarang daerah ke****anku begitu sakit saat berjalan,


ibu: hahahahahhaha, iya nak dulu ibu pun merasakannya, bahakan semua wanita di dunia ini merasakannya, kamu minum jamu kunyit saja buat mengurangi rasa sakitnya nanti ibu telfon suamimu untuk minta dia membelikan jamu tersebut .


aku: tu kan ibu ngetawain aku, padahal tadi aku udah bilang ke ibu jangan ketawain aku.


ibu: hehehe maaf ya sayang . ya udah kamu istrhat aja . jangan banyak gerak dulu.


aku: oke siap bu, makasih ya bu. aku sayang ibu


ibu: ibu juga menyayangimu nak . jaga diri baik-baik disana


aku: oke siap bu, ibu juga ya .


***


hari sdudah sore suamiku belum juga pulang aku tidam tahan lagi ingi kekamar mandi , kupaksakan diriku berjalan kesana, sekuat tenaga aku berusaha menahan rasa sakit yang ada. sampai meneteskan air mataku .


ya Tuhan berikan aku kekuatan untuk menahan rasa sakitnya, aku melakukan semua ini karena melayani suamiku ( begitulah batinku memohon pada Tuhan)


setelah usaha yang cukup keras aku tiba di kamar mandi , ada perasaan lega ketika hajatku terpenuhi. aku mulai memikirkan bagaimana caraku agar tidak merasakan sakit berjalan untuk pulang ke kamar.


kalian tahu yang kulakukan yakni berjalan merangkak seperti bayi, setelah cukup lama aku merangkak akhirnya aku tiba kembali di tempat tidurku, .


tidak lama kemudian seuamiku pulang dengan membawa jamu yang tadi ibuku bilang,


" sayang kakak pulang" katanya sambil berjalan menuju kearahku dan mencium keningku .


" iya sayang" ucapku sambil mengambil tangannya untuk ku salim


"oh ya ini jamu yang tadi ibu bilang dek, kakak seduh bentar ya"


" iya kak, kakak istirahat aja duku ganti baju dulu, kakak pasti capek pulang kerja.

__ADS_1


" gapapa sayang, nanti setelah seduh ini kakak mandi trus langsung tiduran di samping istriku tercinta hehheheeh"


" ya udah mana baiknya menurut kakak saja" balasku sambil tersenyum


tidak lama suamiku telah kembali dengan membawa secangkir jamu di tangannya, kuminum jamu tersebut dengan tidak lupa membaca doa berharap Allah memberikan kuasanya untuk menghilangkan rasa sakit yang kurasakan karena baktiku pada suami .


***


hari mulai malam, seteah panjang perbincangan kami berdua, sudah juga sholat berjamaah, aku mulai kelaparan .


kruuuk kruuuuuk , suara perutku . ku oegang perutku agar suaranya tidak semakin jadi


" hahahaha sayang lapar ya" tanya kak bram padaku


" iya kak, hehehe"


" ya udah mau makan apa kakak beliin"


" aku mau makan sate madura, ga pake lontong, trus mau makan rkti bakar juga" jawabku .


" ya udah ya tunggu kakak bliin dulu ya tuan putri" ucapnya sambil bersiap- untuk pergi


" baiklah suamiku tercinta, hati-hati di jalan, jangan lupa baca doa, jaga hati dan matanya, kamu harus ingat ada istrimu yang menunggu di rumah" jelasku


" aamaaan kakak ga macam-macam kok. ya udah kakak berangkat dulu ya. assalamualaikum


" waalaikumussalam.


lebih dari 30 menit aku menunggunya pulang, tapi suamiku tak kunjung datang, ku telfon-telfon nomornya tidak di angkat, aku semakin khawatir takut terjadi apa-apa pada suamiku, peraan khawatir bercampur bersalah karena mintanya membelikan aku makanan semakin menghantuiku.


banyak kalimat penyesalan yang terlintas di benakku, seperti kenapa tadi aku tidak memintanya pesan pake Maxim atau grab saja. kenapa tadi aku tidak ikut saja. dan banyak lagi kalimat penyesalan lainnya .


hampir satu jam setengah akhirnya suamiku pulang, ketika dia tiba dirumah aku berlari menghampirnya sambil memeluk erat tubuhnya dan menangis


" kakak maafpin adek," ucapku padanya di selah tangisku


" adek kenapa kok minta maaf, kenapa nangis sayang?. ada yang nyakitin adek? tanyanya bingung dengan keadaanku


" gak, gak ada yang nyakitin adek kak, adek cemas nungguin kakak pulang lama bener ga nyampe-nyampe , adek khawatir kakak kenapa-kenapa" jelasku pada kak bram


" oalah sayang tadi kakak nyari roti bakar ga ketemu-ketemu makanya lama, kakak kenapa-kenapa kok, udah berhenti nangis nmnya " pinta kak bram sambil menghapus air mataku dengan jarinya


" kan adek ga tau tadi adek telfon kakak ga angkat" rengekku


" hp kakak tinggal sayang. maaf ya kakak udah buat adek khawatir"


" iya sayang gapapa" jawabku

__ADS_1


" ya udah ayok kita makan, nanti keburu dingin "


aku dan kak bram makan dalam keheningan, karena aku sudah begitu lapar jadi aku makan dengan lahapnya . hehheehhe setelah makan kita tidur deh .


__ADS_2