Ternyata Dia Jodohku

Ternyata Dia Jodohku
KECEMBURUAN RAIHAN


__ADS_3

Kini Mala sudah berada di dalam mobil Raihan, begitu juga dengan Raihan dan Sam. Raihan yang melihat Mala duduk dibangku depan pun akhirnya bersuara.


"sayang...! kok kamu duduk di samping si Sam sihh...?duduklah sini di dekatku...! Ujar Raihan.


Mala hanya terdiam tanpa memperdulikan ucapan dari Raihan. Sekilas Sam melirik Mala dan kemudian juga melirik Raihan dari spion kaca depan.


" ada apa lagi dengan mereka berdua...? tingkah mereka bagaikan anak kecil. "batin Sam.


" jangan bilang kamu mencibirku Sam...!?? "ucap Raihan kepada Sam dengan raut wajah datar dan dingin.


Sedangkan Mala,dirinya hanya diam saja. Karena sebenarnya Mala marah dengan Raihan. Karena selalu membawa Sam, disaat mereka pergi kencan.


" tidak tuan,saya tidak berani berpikir sejauh itu. "bela Sam kepada dirinya sendiri.


Raut wajah Raihan pun berubah memelas menatap Mala yang sedari tadi hanya terdiam.


" sayang...! "seru Raihan.


" hm... "di jawab Mala dengan deheman saja.


" aku salah ya...? kok kamu tiba-tiba mau pulang...? "tanya Raihan yang memberanikan diri untuk bertanya kepada Mala.

__ADS_1


" tidak. "jawab Mala singkat.


" ayo tuan Sam,kita jalan...!! "ucap Mala kepada Sam untuk segera melajukan mesin mobil yang mereka tumpangi.


" baik nona. "jawab Sam tanpa meminta izin dulu dengan tuan nya Raihan.


"tunggu Sam. " cegah Raihan.


"sayang...? kamu yakin mau duduk di depan...? " tanya Raihan lembut kepada Mala.


Mala hanya menganggukkan kepala nya saja, tanpa menoleh ke arah yang sedang bertanya.


Sedangkan Mala malah mendelikkan kedua mata nya. Karena merasa terkejut dengan tingkah Raihan.


"tapi tuan...? " protes Sam. Yang mana, malah mendapatkan sorotan tajam dari Raihan.


"baik tuan. " jawab Sam kemudian.


Dan akhirnya kini Raihan lah yang mengemudi. Itu semua Raihan lakukan demi bisa lebih berdekatan dengan Mala.


"kita mau kemana dulu sayang...? " tanya Raihan kepada Mala.

__ADS_1


"aku mau pulang saja sayang. Lagian percuma kan kalau kita kencan, ujung-ujungnya ada pengawal pribadi kamu yang selalu mengikuti kita. " jawab Mala ketus tanpa menoleh ke arah Raihan.


"jadi dia marah beneran ya...? tapi apa salahnya dengan Sam, jika si Sam ikut...? toh si Sam juga tidak mengganggu. " batin Raihan mencerna ucapan dari kekasihnya itu.


"kamu terganggu dengan Sam ya sayang...? " tanya Raihan kepada Mala.


"kenapa...? kamu sudah bosan ya, melihat tampang si Sam...? kalau iya bilang saja...! nanti biar aku suruh si Sam memakai topeng saat sedang bersama kita. " ucap Raihan dengan nada lembut kepada Mala tanpa memperdulikan wajah Mala yang benar-benar jengah dibuatnya, karena mendengar ucapan dari Raihan.


"ini orang ya, benar-benar aneh...!" batin Mala yang kesal akan ucapan dari Raihan.


"percuma saja kalau bicara dengan orang ini... " ucap Mala dalam hati sembari menatap Raihan dengan tatapan tajam.


"aku mau pulang sayang, aku capek. " jawab Mala sembari memaksakan untuk tersenyum walaupun kini hatinya tengah jengkel.


"tapi sayang, bukankah kita baru saja... " ucapan Raihan pun berhenti sebab Mala memotongnya.


"AKU MAU PULANG SAYANG...! " jawab Mala sembari menekankan setiap kata yang dirinya ucapkan.


"oke,baiklah." sahut Raihan.


Sedangkan Sam yang tengah duduk terdiam di jok belakang. Hanya lah menjadi penonton setia dari sepasang kekasih di depan nya.

__ADS_1


__ADS_2