Ternyata Dia Jodohku

Ternyata Dia Jodohku
DI SANGKA ORANG JAHAT TERNYATA SAYANGKU


__ADS_3

Pagi berganti dengan siang,siang silih berganti dengan malam. Kini Mala sudah selesai menyelesaikan tugas-tugasnya yang sempat tertunda minggu lalu.Dirinya merasa sangat lelah,karena banyaknya tugas yang terkumpul. Mala pun tak ingin pergi kemana-mana selain pulang ke rumah nya. Dirinya pun berjalan ke area parkiran untuk mengambil motor matic miliknya yang terpakir disana. Setelah sampai parkiran,Mala segera mengemudikan motor matic miliknya. Beberapa menit kemudian, dirinya pun telah sampai di depan rumah nya.


"ya... mati lampu ya...!?"keluh Mala.


cekrek.... bunyi suara pintu rumah Mala. Setelah Mala membuka kunci pintu tersebut.


" gelap sekali...! "seru Mala. Sembari menggerayangi saku celana panjang nya, guna mencari telepon genggam miliknya.


" handphone ku dimana ya...?oh... iya aku lupa, handphone ku kan ketinggalan.Ops...! "ucap Mala sembari menutup mulutnya dengan satu tangannya.


Mala meraba-raba untuk mencari lilin ditempatnya,dan beruntung nya lilin itu masih ada beberapa batang. Mala pun menyalakan lilin-lilin putih tersebut, disetiap ruang rumah yang dirinya lewati. Maklum saja Mala kan takut kegelapan.


Saat Mala hendak menaiki tangga ke lantai atas. Dirinya mendengar ada suara dengkuran seseorang.


" siapa yang mendengkur di kamar aku...? bukankah tidak ada siapa-siapa dirumah ini selain aku.?! "tanya Mala kepada dirinya sendiri.


Dengan hati-hati Mala pun melangkah menaiki anak tangga ke lantai atas. Sebelumnya, Mala mengambil payung untuk berjaga-jaga kalau saja ada hal yang tidak diinginkan


Siapa tau orang yang mendengkur dikamarnya adalah orang jahat. Bisa saja itu pencuri yang ketiduran, pikir Mala menduga-duga.


Dengan hati-hati,Mala membuka pintu kamar nya agar tidak membangunkan orang tersebut.Secara perlahan-lahan, Mala masuk ke dalam kamarnya.


Orang itu nampak seperti seorang lelaki,karena kaki dan tangan nya nampak berotot. Sedangkan wajahnya tertutup kain selimut. Untuk menjaga-jaga,Mala mengikat tangan dan kaki lelaki tersebut. Tanpa membangunkan si pria tersebut, karena Mala bertindak sangat berhati-hati.


Dan saat Mala hendak menyingkap kain selimut tersebut... betapa terkejutnya Mala saat mengetahui siapa lelaki tersebut.


"sa... sayang...! " seru Mala terkejut.


Sedangkan Raihan yang masih terlelap pun tanpa menunjukkan reaksi.


Dengan segera Mala pun melepaskan kembali ikatan-ikatan pada tangan dan kaki Raihan.


"aduh sayang! kenapa kamu bisa tidur disini. Pantas saja sejak pagi aku tidak melihat kamu... ternyata kamu terkurung disini... " ucap Mala sembari senyam senyum sendiri.


"maafkan aku sayang,aku lupa kalau pagi-pagi sekali tadi kamu datang kerumah. " ucap Mala kemudian.


Lampu pun menyala.


"alhamdulillah, akhirnya nyala juga lampunya. " seru Mala.


Mala yang baru pulang dari kampus pun akhirnya memutuskan untuk membersihkan dirinya dulu.


Mala menyiapkan pakaian yang hendak dirinya pakai terlebih dahulu,mengingat Raihan yang sedang tidur dikamar nya.

__ADS_1


Setelah semua dirasa nya cukup,Mala pun masuk ke kamar mandi dan tidak lupa untuk mengunci pintu kamar mandi itu.


Kurang lebih lima belas menitan,Mala sudah selesai mandi. Dirinya melihat kalau Raihan masih terlelap tidur. Mala pun mendekati Raihan, dan membenarkan kain selimut yang hampir terjatuh. Setelah nya Mala pun turun ke bawah. Mala hendak memasak sesuatu untuk dirinya dan Raihan makan malam ini.


Dilihat nya ada beberapa masakan di meja makan. Mala pun berniat untuk mencicipi nya.


"emm,enak banget...! " puji Mala, setelah mencicipi masakan tersebut.


"siapa yang memasak nya...? mungkinkah Raihan...? " ucap Mala.


"ah mana mungkin...! pasti dia pesan dari restoran. "ucap nya lagi.


" ini masih ada lumayan,biar aku panaskan saja ini untuk makan malam. "ucap Mala.


Kurang lebih sepuluh menitan kemudian, Mala telah selesai memanasi masakan Raihan. Mala pun kembali ke atas untuk membangunkan Raihan.


Setelah sampai di atas dikamarnya,Mala duduk disamping Raihan tidur. Dengan perlahan,Mala mulai membangunkan Raihan.


" sayang... "ucap Mala sembari menyentuh tangan Raihan secara perlahan.


Namun tak ada respon dari Raihan.


" sayang... "ucap Mala mengulangi ucapan nya.


" sayang..., ayo bangun...! "ucap Mala lagi.


Lagi-lagi Raihan hanya mengeliat tanpa merespon ucapan dari Mala.


" gak nyangka jika dia tidurnya kayak kebo...!CEO kebo...!hehe... "ucap Mala dalam hati sembari cengengesan,mengatai Raihan kayak kebo.


" hmm... jangan berpikir yang tidak-tidak, saya dengar ucapan kamu barusan, sayang...! "kata Raihan dengan suara khas orang bangun tidur yang seakan tahu tentang pemikiran Mala.


" ops...! "jawab Mala sembari menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


" kamu sudah bangun sayang...!? "ucap Mala mengalihkan ucapan Raihan.


" hm. "jawab Raihan yang masih menutup matanya.


" sayang,yuk kita turun. Aku lapar...! "ujar Mala.


Raihan yang mendengar kalau Mala lapar, dirinya pun langsung duduk bersila. Walaupun masih bermalas-malasan.


" jom...! "ajak Raihan.

__ADS_1


Mala pun tersenyum lembut menanggapi nya.


" ayo sayang...! "jawab Mala.


Mereka pun turun ke bawah bersama.


Setelah sampai di meja makan.


" sayang,kamu pesan semua masakan ini dari restoran mana...? "tanya Mala kepada Raihan.


Raihan hanya menaikan salah satu alisnya.


" emangnya kenapa sayang...? apa tidak enak masakannya...? "tanya balik Raihan kepada Mala.


" hehe... tadi aku mencicipi nya, sayang.Dan rasanya enak banget...!Maka dari itu aku tanya,kamu pesannya dari restoran mana...? "jawab Mala. Yang tak henti-henti memuji masakan tersebut.


" ooo... gitu ya... kalau kamu suka,aku pesankan lagi ya...?! "sahut Raihan. Yang pura-pura berakting.


" jangan sayang...! ini kan, masih banyak. Lain kali saja ya...! "jawab Mala.


" oke. "sahut Raihan.


" ayo makan...! "ucap Mala.


Raihan pun merespon nya dengan memberikan senyuman semanis mungkin untuk Mala.


" alhamdulillah kalau dia suka masakanku. Koki nya ada di depan kamu sayang...! "ucap Raihan dalam hati sembari tersenyum ke arah Mala.


Lima belas menit kemudian, mereka pun telah selesai makan.Setelah membersihkan meja makan dan mencuci piring maupun gelas yang mereka pakai. Mereka pun duduk-duduk di ruang tengah, atau ruang keluarga.


Mala pun mengawali obrolan.


" sayang, aku minta maaf lho... atas kejadian hari ini...a... aku benar-benar lupa kalau kamu ada di rumahku. "ucap Mala.


" tidak apa sayang,orang namanya lupa kok! kan gak bisa disalahin. "jawab Raihan. Sembari tersenyum lembut.


" hehe... dan buka hanya itu saja sayang...! "ucap Mala lagi.


" hm... "jawab Raihan.


" tadi aku kira ada orang jahat,tapi ternyata ada sayangku.... "ujar Mala sembari tersenyum terkekeh...


" iya benar orang jahat ini lho...! "jawab Raihan sembari dengan tiba-tiba menggelitiki badan Mala.

__ADS_1


" ampun sayang,ampun...! "kata Mala dan berusaha untuk menghindari Raihan.


__ADS_2