Ternyata Dia Jodohku

Ternyata Dia Jodohku
RENCANA GIRHAN


__ADS_3

Pagi ini Raihan merasa gembira. Karena siang nanti dirinya akan pulang ke tanah air. Semua urusan pekerjaannya telah usai, dan semua seperti apa yang diharapkan.


Pukul 07.00 pagi Raihan ada rapat yang perlu dirinya hadiri. Rapat ini sengaja di jadwalkan pagi atas kehendak Raihan. Raihan pun sudah tidak sabar ingin segera pulang ke tanah air,alasannya dikarenakan rasa rindunya terhadap Mala.


"Sam,nanti sebelum pulang. Aku mau kita mencari oleh-oleh dulu. " ucap Raihan sembari berjalan menuju ruang rapat.


"baik tuan, " jawab Sam dengan mengikuti Raihan dari belakang.


Kurang lebih satu setengah jam rapat pun selesai. Raihan dengan sumringah dan semangat segera meninggalkan ruangan rapat tidak lupa seutas senyuman yang sedari tadi mengembang dari wajahnya.


Banyak para karyawan yang sedang sibuk berbisik-bisik memuji ketampanan Raihan. Rahang tegas, hidung mancung,mata sipit dan kulit putih bersih. Bak seorang bintang film.


"Sam,kita langsung saja ke tujuan awal. " ucap Raihan kepada Sam yang sedang menyetir mobil.


"baik tuan. " jawab Sam singkat.


"kita ke mana dulu tuan, Orchard Road, Bugis Street Market, Chinatown Street Market atau ke The Shoppes Marina Bay Sands. " tutur Sam menawarkan beberapa pusat berbelanjaan yang akan di kunjungi oleh Raihan.


"waktu kita mana cukup Sam...! " jawab Raihan kecus.


"lantas tuan,kemana kita akan pergi sekarang ini...? " tanya Sam kepada Raihan.


"kita ke Chinatown Street Market saja. " ucap Raihan.


"baik tuan. " jawab Sam.


Di tempat lain,di Indonesia.


"Rob,nanti siang tolong temani aku ke rumah customer lagi ya. " ucap Mala sembari memohon dengan memonyongkan bibir nya ke arah Robby.


"iya, gak perlu tuh bibir di monyongkan kayak gitu. Minta di cium ya, " ucap Robby dengan senyum menyeringai.


"apa'an sih," jawab Mala.


"beb,ada yang perlu aku omongin ke kamu. " ujar Robby ragu.


"apa Rob," jawab Mala berhenti.Karena bunyi handphone miliknya berdering....


"bentar ya, " ucap Mala dan mengangkat panggilan tersebut.

__ADS_1


"hallo assalamu'alaikum, " ucap Mala.


"Waalaikumsalam sayang, " jawaban dari balik telepon.


"Raihan...! " seru Mala dengan sumringah.


Robby yang sedari tadi melihat tingkah Mala hanya bisa menggelengkan kepala nya.


"siapa yang menghubungi nya...?Sehingga membuatnya bahagia seperti itu. Senyum itu,senyum yang selama ini aku nantikan darinya.Siapa gerangan yang mampu membuatnya sebahagia itu. " guman Robby dalam hati.


Mala pun telah selesai berteleponan dengan seseorang dari balik telepon. Seseorang itu, adalah sosok yang selama satu minggu ini dirinya rindukan. Siapa lagi kalau bukan Raihan, kekasih nya.


"Robby." ucap Mala.


"iya, ada apa beb...? " jawab Robby.


"nanti siang aku gak jadi antar barang ke rumah customer. " kata Mala.


"tapi Dea yang menggantikan aku. " ucap Mala lagi.


"Dea...? " jawab Robby.


"iya Dea, kamu mau kan tolong aku.Tolong antarkan Dea, " kata Mala dengan ragu.


"a... aku...? " ucap Mala gagap sembari menunjuk ke arah dirinya sendiri.


"yap tul... " jawab Robby.


"a... aku,aku mau ke bandara. " ucap Mala.


"ke bandara...? emang kamu mau kemana beb, kok ke bandara.? " ucap Robby penasaran.


"mau pergi lah, masak mau ngamen. " jawab Mala kesal karena dari tadi Robby bersikap terlalu kepo.


"ngambek ya...? cepat tua baru rasa... " ujar Robby memancing emosi Mala.


"kamu itu yang bikin aku cepat tua...! " sahut Mala ketus.


"widih...! beneran ngambek... " goda Robby.

__ADS_1


"bodo ah,aku mau ke atas dulu. " jawab Mala dengan malas.


Robby pun yang merasa menang bisa membuat Mala jengkel pun malah tertawa.


"andai kamu melihat cintaku yang tulus terhadapmu Mala." guman Robby pelan.


Di tempat lain.


Seorang lelaki tampan sedang duduk di kursi kebesarannya. Dirinya saat ini sedang membaca berkas-berkas yang dirinya rasa sangat menarik.


"RAIHAN ANGGORO dan ROBBY ANGGORO... kedua kakak beradik ini mencintai wanita yang sama, sungguh menarik. " guman Girhan.


"NURMALA KUSUMA...?? siapa wanita ini...? " tanya Girhan terhadap pria suruhan nya itu.


"wanita ini lah yang mereka cintai tuan. " jawab pria suruhan tersebut.


"aku ingin informasi lengkap dari wanita ini. " ucap Girhan datar.


"baik tuan. " jawab pria suruhan itu.


"Aku tahu kita memang teman,tapi aku terlalu terluka akan sikapmu waktu itu.Tidak kusangka,setelah sekian lama aku bisa menemukanmu...! " ucap Girhan dengan tersenyum licik.


"Priya... akhirnya aku akan segera membalaskan sakit hati mu itu. " guman Girhan pelan dan meneteskan air mata nya.


Raihan pun telah sampai di Indonesia. Dengan wajah yang berbunga-bunga dirinya tidak hentinya menebarkan senyuman pada setiap orang yang dirinya temui.


Sam hanya bisa terdiam melihat nya.Sam pun memahami kalau tuan muda nya itu sedang jatuh cinta,makanya menjadi bucin.


Mala yang melihat Raihan di bandara pun segera hendak menghampiri Raihan. Namun tiba-tiba niatnya dirinya urungkan karena melihat Raihan sedang berpelukan dengan seorang wanita cantik.


"siapa dia...? " lirih Mala dengan meneteskan air mata.


Mala pun berbalik dan tidak jadi menemui Raihan. Padahal sebenarnya kedatangannya ke bandara ini,ingin membuat suprise untuk Raihan. Namun ternyata malah dirinya lah yang mendapatkan suprise terlebih dahulu dari Raihan.


Dengan berurai air mata Mala pun meninggalkan bandara dengan menaiki taksi online.


Di dalam mobil tak henti-hentinya dirinya menangis. Sopir taksi pun hanya melihat nya dari kaca spion mobil.


"kenapa dengan nona ini...? " guman sopir taksi pelan.

__ADS_1


"turunkan saya ke jalan Z pak. " ucap Mala kepada sopir taksi online yang di tumpanginya.


"baik, nona. " jawab sopir taksi online tersebut.


__ADS_2