
Kini Raihan, Sam dan Mala sudah berada di depan rumah Mala.
"kamu yakin sayang, mau langsung pulang sekarang...? " tanya Raihan kepada Mala dengan wajah yang sedikit kecewa, karena Mala memutuskan untuk pulang.
"ya,sayang.Kamu pergi saja sama si Sam, dia pasti mau...! " jawab Mala sembari melirik Sam dengan tatapan tajam.Mala pun membuka pintu mobil dan bergegas pergi.
"sayang,sayang....? " panggil Raihan yang tidak diperdulikan oleh Mala.
"dia kenapa Sam...?" tanya Raihan kepada si Sam.
"saya tidak tahu tuan. " jawab Sam.
"ayoo jalan...!! " ujar Raihan dengan raut wajah datar.
Sedangkan Sam yang mendapat perintah dari Raihan pun malah tersenyum.
"Sam aku menyuruhmu untuk menjalankan mobilnya,bukan untuk tersenyum seperti itu...! " ketus Raihan dengan wajah kesalnya.
Sam yang masih tersenyum pun keluar dari mobil dan mengetuk pintu mobil depan.
tok... took... tookk... bunyi suara kethukan mobil.
Raihan yang masih merasa kesal pun belum sadar dengan apa yang dirinya lakukan. Padahal saat ini dirinya lah yang duduk di tempat kemudi.
tok... tok... took... lagi bunyi suara kethukan mobil bersuara.
__ADS_1
Raihan yang dalam mode datar pun tak menyadari nya,malah dirinya marah-marah.
"apa yang kamu lakukan Sam...! aku menyuruh kamu untuk segera menjalankan mobil ini bukan turun dan mengetok-ngetok pintu mobil...!! " sarkas Raihan dengan marah, sembari menurunkan jendela kaca mobil.
"maaf tuan, silakan anda turun. " jawab Sam hormat.
"Sam...! rupanya kamu sudah bosan kerja denganku ya...!! " gertak Raihan dengan nada marah.
"tuan tolonglah...! bagaimana saya akan menjalankan mobilnya,jika anda saja sedari tadi duduk di tempat mengemudi. " batin Sam.
"kenapa diam...!kamu pasti sedang mengumpat aku ya...? " tebak Raihan dengan menyeringai.
"maaf tuan saya tidak berani. " jawab Sam singkat.
"maklum bucin...! " gerutu Sam dalam hati.
"maaf tuan,bagaimana saya mau mengemudi. Sedangkan anda saja,duduk di bangku mengemudi. " terang Sam, yang mampu membuat wajah Raihan malu.
Seketika Raihan pun terkejut.Dirinya turun dari mobil dan pindah ke belakang jok supir.
"kenapa kamu tidak bilang dari tadi...! " gerutu Raihan.
"maaf tuan. " jawab Sam singkat.
Mereka pun akhirnya pergi meninggalkan pekarangan rumah Mala. Tanpa mereka sadari ternyata sedari tadi Mala memperhatikan dan mendengar semua ucapan mereka berdua. Mala hanya tersenyum tersimpul menanggapinya.
__ADS_1
"dasar pria aneh. " ucap Mala sembari menggelengkan kepala nya dan tersenyum.
Di dalam mobil Raihan.
"Sam aku mau kamu mengawasi Mala terus,jangan sampai sedikitpun terlewatkan tentang nya. " ucap Raihan dengan raut wajah datarnya.
"aku merasa kalau ada yang disembunyikan oleh Mala dibelakangku." ucap Raihan kemudian.
"tuan-tuan,anda terlalu cemburu dengan nona Mala. Padahal jelas-jelas nona Mala sangat mencintai anda. " batin Sam.
"baik tuan. " jawab Sam singkat.
Di tempat lain.
"tuan,ini laporan mengenai nona Mala yang anda minta. " ucap seorang pria dewasa dengan memakai setelan berwarna hitam, sembari menyerahkan sebuah mop berwarna hijau kepada tuan nya.
"ya taruh di situ...! " jawab sang tuan.
Lelaki itu pun kemudian mengambil mop tersebut, dan langsung memeriksa nya.
"jadi ternyata kamu adalah kekasih dari Raihan Anggoro...?" gumam lelaki tersebut.
"awasi wanita itu terus...! " perintah lelaki yang disebut dengan tuan itu.
"baik tuan. " jawab orang suruhan nya. Lelaki tersebut pun meninggalkan tuan nya.
__ADS_1
"Mala Kusuma,aku yakin aku akan mendapatkan hatimu...!! " ucap nya kemudian.
"kalau tidak jangan sebut namaku ARYA HANDOKO, hahaha.... " ucap nya.