Ternyata Dia Jodohku

Ternyata Dia Jodohku
Episode 84


__ADS_3

"Kamu sudah siuman sayang....? " Ucap Raihan yang melihat Mala membuka kedua matanya.


Perlahan Mala mulai mengedarkan pandangan mata nya. Dirinya mengingat kembali dengan apa yang terjadi sebelumnya. Tak ada satupun memori yang dirinya ingat, semakin dirinya memaksa mengingat nya.Semakin sakit pula yang dirinya rasakan.Ya rasa sakit yang luar biasa ia rasakan pada kepala nya.


Tiba-tiba pandangan nya mulai ber kunang-kunang,Mala pun kembali tidak sadarkan diri.


Raihan pun panik seketika,dirinya pun memanggil dokter. Setelah dokter tiba, dengan segera dokter itu memeriksa kondisi Mala.


"kondisi nona muda baik-baik saja tuan Raihan.Anda tidak perlu cemas,... " Ucap sang dokter setelah memeriksa kondisi Mala.


"jangan cemas katamu...?!! " ucap Raihan dengan sorot mata tajam ke arah sang dokter.


"dia baru saja sadar dan tiba-tiba dia tidak sadarkan diri lagi. Bagaimana aku tidak cemas...!!" bentak Raihan.


"maaf tuan, saya tidak bermaksud... " belum sempat sang dokter menyelesaikan ucapan nya, Raihan sudah memotong nya.


"kemasi barang-barang mu,aku tidak ingin melihat kamu disini lagi...!! " ucap Raihan dengan amarah.


"tapi tuan, saya minta maaf... " ucap sang dokter dengan memohon.


Raihan pun meraih ponsel miliknya dan menghubungi seseorang.


"cepat kemari...! " Ucap Raihan singkat tanpa menunggu jawaban dari orang yang dihubungi nya itu.

__ADS_1


Tak butuh waktu lama,orang yang dihubungi nya pun datang.


"permisi tuan, " Jawab Sam asisten pribadi Raihan.


"kamu urus dia...!! " perintah Raihan.


"baik tuan. " jawab singkat Sam.


Sam pun menyuruh sang dokter untuk mengikuti nya pergi.


Tak ada pilihan lain selain patuh pada ucapan sang atasan.


Kurang lebih satu jam,Mala pun kembali sadar. Sembari memegangi kepala nya yang masih terasa sedikit pusing.


Mala merasa heran dan kebingungan,karena dirinya merasa tidak mengenal Raihan.


Mala pun berkata,


"maaf, om ini siapa...?? " tanya Mala kepada Raihan dengan wajah polosnya.


Raihan yang mendengar ucapan dari Mala pun baru sadar kalau ternyata sudah siuman atau sudah sadar dari pingsan nya.


Raihan tidak menghiraukan ucapan Mala barusan,saking senang nya dirinya malah segera menghampiri Mala. Raihan meraih tangan Mala dan menggenggam nya, yang sesekali mencium tangan Mala.

__ADS_1


"sayang kamu sudah sadar akhirnya.Aku senang melihat kamu sudah sadar sayang, aku begitu merindukan mu. " ucap Raihan yang antusias menatap lekat wajah pucat cantik Mala.


Mala mencerna setiap kata yang diucapkan oleh Raihan.


"siapa dia,kenapa om ini memperlakukan aku seperti ini. Seakan-akan aku ini adalah kekasih nya. Tapi mana mungkin aku berpacaran dengan om-om...? pikir Mala.


Secara perlahan Mala, melepas tangannya dari genggaman tangan Raihan.


Raihan nampak begitu terkejut karena sikap Mala, namun perasaan itu segera dirinya buang jauh-jauh dan memaklumi sikap Mala.


" maaf kalau boleh tahu,Om ini siapa ya...?? "tanya Mala dengan wajah polos nya.


" a... apa...? siapa saya, Om...?? "seru Raihan karena saking kagetnya, sembari menunjuk ke arah dirinya sendiri.


Mala pun menganggukkan kepala nya.


" iya, Om. Om ini siapa...?? "Jawab Mala.


Raihan pun berpikir sejenak dan berpamitan untuk memanggil dokter.


" sebentar ya sayang,aku panggil dokter dulu. "pamit Raihan.


Mala pun menganggukkan kepala nya, dan menatap kepergian Raihan.

__ADS_1


" kenapa aku berada disini,apa yang sebenarnya terjadi. "ucap Mala sendiri.


__ADS_2