Ternyata Dia Jodohku

Ternyata Dia Jodohku
WANITA SEWOT


__ADS_3

Pagi ini ada jam kuliah pagi, Mala pun berangkat lebih awal ke Universitas nya. Untuk menghindari macet Mala pun,sengaja menggunakan sepeda motor matic nya. Sesampainya di kampus, Mala tidak sengaja menyenggol sebuah mobil yang terpakir dan mengenai salah satu spion mobil.


"sial... " gerutu Mala.


Mala pun segera memakirkan sepeda motor matic nya dan melihat kondisi spion mobil yang di senggol nya tadi.


"duh bagaimana ini...? mata kuliah 5 menit lagi, bisa terlambat ini. Tapi bagaimana dengan mobil ini...! " ucap Mala bingung.


"baiklah aku akan mengurusnya nanti, lebih baik aku tulis saja nomor plat mobil ini. Jaga-jaga kalau dia nanti keburu pergi dan aku tak sempat untuk minta maaf dan mengganti perbaikan spion mobil nya. " ujar nya lagi.


cekreek.... "oke beres sekalian aku foto mobilnya saja. " guman Mala dan segera pergi dari sana menuju ruang kuliah nya.


Sesampainya di ruang kelas kuliah untung saja Mala belum terlambat. Karena kalau dirinya terlambat alamat dirinya tidak dapat mengikuti mata kuliah ini. Disebabkan oleh dosen yang terkenal killer dan disiplin.


Tak terasa mata kuliah pun selesai. Kini Mala bermaksud untuk menyelesaikan masalah nya tadi pagi. Namun pada saat dirinya sampai di parkiran, ternyata mobil itu sudah tidak ada di parkiran. Mala merasa agak kecewa, dan dirinya pun memutuskan untuk ke cafe milik nya.


Sebelum dirinya sampai di cafe milik nya, di jalan dirinya melihat mobil itu yang terpakir di area cafe yang tidak jauh dari cafe milik nya. Mala pun bermaksud untuk menghampiri pemilik mobil tersebut. Mala memikirkan motor matic milik nya, dan berjalan ke arah sang pemilik mobil yang kebetulan mau masuk ke dalam mobil milik nya.


"permisi tuan... maaf apakah mobil ini milik anda...? " tanya Mala memastikan.


"ya, benar ini mobil milik saya. Ada apa ya...? " tanya balik pemilik mobil tersebut.


"e... e... " ucap Mala ragu.


Akan tetapi pemilik mobil itu malah tersenyum melihat tingkah Mala.


"ada apa...? " tiba-tiba datang seorang wanita dan bertanya kepada Mala dengan nada ketus.


"ma... maaf tuan dan nona... apakah tadi spion mobil anda rusak...? " tanya Mala sembari memperhatikan spion mobil tersebut.


"iya, tadi memang rusak...!tapi sudah di ganti tu sama pacar saya,emang nya kenapa...? " ucap wanita tersebut dengan ketus.


"sayang sudah,kita pergi yuk...! " ajak lelaki tersebut.


"iya sayang... yuk!" jawab wanita tersebut dengan sombongnya.


Sang lelaki pun membukakan pintu mobil untuk kekasih nya. Dan pada saat dirinya hendak memasuki mobil Mala pun menghentikan nya.


"tu... tunggu, tuan...! " ucap Mala gugup.


Sang lelaki tersebut pun berhenti dan berbalik menatap Mala.


"ya, ada apa mbak...? " jawabnya bingung.


Mala pun mendekati nya dan berkata.


"ma... maaf tuan. Tadi saya tidak sengaja menyenggol spion mobil anda, maafkan saya tuan. Sa... saya akan mengganti uang perbaikannya... " ucap Mala dengan menundukkan kepala nya di depan lelaki tersebut.


Lelaki tersebut pun memperhatikan Mala dan berkata.


"sudahlah, tidak usah diganti. Saya gak papa kok. " ucap lelaki tersebut dan masuk ke dalam mobil milik nya. Lelaki tersebut pun menyalakan mesin mobil nya dan membuka jendela mobil nya sedikit.


"terimakasih, sudah berkata jujur dan mengakui kesalahan mu. " ucap lelaki tersebut dan melambaikan satu tangan.


Mala pun yang melihat nya bingung😕❓dan terus berkata.


"terimakasih tuan. " ucap nya sembari mencerna perkataan dari lelaki tersebut.


"lho kok dia tidak marah ya,kok malah berterima kasih. " ujar Mala lagi.

__ADS_1


Wanita yang mengaku pacar lelaki tersebut pun dengan geram menatap sinis ke arah Mala.


Mala pun melanjutkan pergi ke cafe milik nya.Setelah Mala sampai dicafe milik nya, dirinya pun langsung masuk ke ruang kerja nya. Sebelum itu dirinya bertemu dengan salah satu karyawan nya.


"selamat mbak Mala," sapa Cio.


"selamat pagi, " jawab Mala dengan senyuman, Mala pun masuk ke dalam ruang kerja nya.


Nayla yang mengetahui kehadiran Mala, dirinya pun langsung masuk keruangan Mala dan melaporkan semua tetang kondisi cafe.


tok... tok.. tokk... bunyi ketukan pintu.


Mala yang mendengar nya pun menyuruh Nayla untuk masuk ke ruangan nya.


"masuk Nay...! " ucap Mala dari dalam ruangan.


Mendengar sahutan dari dalam, Nayla pun segera masuk.


"permisi mbak Mala, ini laporan selama satu minggu ini. " ucap Nayla sembari menyerahkan file kepada Mala.


Mala pun menerima nya.


"ya, " jawab nya sembari menerima file tersebut.


"o, ya Nay. Aku dengar si Siti izin berhenti bekerja ada apa ya...? " tanya Mala kepada Nayla sembari membaca file di tangan nya.


"iya mbak, dia hamil. " jawab Nayla.


"hamil...?" seru Mala dengan wajah yang kebingungan.


Nayla yang melihat perubahan dari wajah Mala dengan berbicara.


" bu... bukankah si Siti belum menikah...? "tanya Mala lagi.


Nayla hanya menganggukkan kepala nya.


" ya udah, kamu cari saja pengganti nya. Aku serahkan semua ke kamu. Nay,nanti kamu kan antar aku ke rumah si Siti...? "ucap Mala kepada Nayla.


" iya, aku mau. Jam berapa mbak...? "tanya Nayla.


" setelah makan siang. "ujar Mala.


" tapi mbak...?! "jawab Nayla.


Mala yang mengerti maksud Nayla pun berkata.


" hari ini cafe nya sampai setengah hari saja. "ucap Mala


" o... oke mbak. "jawab Nayla dan berpamitan untuk melanjutkan pekerjaan nya kembali.


Mala pun melihat jam yang melingkar di tangan nya.


" masih pukul 10 lebih baik aku ke olshop dulu. "guman Mala dan dirinya pun pergi dari cafe milik nya.


Sampai di olshop milik nya,Mala pun melihat mobil yang tadi dirinya tabrak. Mala pun segera memakirkan sepeda motor matic nya dan masuk ke dalam.


Wanita yang mengaku pacar lelaki tersebut pun tidak sengaja menabrak Mala.


bruukk.... wanita itu pun jatuh beserta beberapa pakaian yang mau dirinya coba.

__ADS_1


"ma... maaf... " ucap Mala dan memunguti pakaian yang jatuh itu.


"kamu lagi...!! " seru wanita tersebut dengan geram.


"a... anda...!?? " ucap Mala dengan terbata.


Tanpa ragu wanita tersebut pun memaki-maki Mala didepan orang banyak, kebetulan saat ini toko sangat ramai karena ada diskon.


"hari ini kenapa aku jadi sial sekali. Ketemu dengan wanita seperti kamu, udah nabrak mobil orang gak tanggung jawab. Eh... ini lagi nabrak-nabrak orang...! kamu tahu gak pakaian disini tu mahal-mahal dan berkwalitas...! Pokoknya aku gak mau tau,kamu harus membeli semua pakaian ini. Ini adalah kompensasi atas kerugian saya hari ini yang disebabkan oleh kamu...! " ujar wanita tersebut dengan berteriak.


"maaf mbak, tapi saya.... " ucap Mala yang belum selesai berbicara namun telah disela oleh seorang lelaki yaitu pacar wanita itu.


"ada apa sayang...? " tanya nya kepada sang kekasih.


"ini sayang lihatlah...! " sembari menunjukkan pakaian-pakaian yang dibawa nya.


"kotor, " ucap wanita itu lagi.


"kan bisa ambil yang lain sayang. " ucap lelaki tersebut tanpa menoleh ke arah Mala.


"tapi aku suka nya yang ini sayang... " ucap wanita tersebut dengan manjanya.


"ya udah, kalau kotor kan bisa dicuci. " jawab lelaki tersebut dan melihat ke arah Mala.


"mbak nya...? " ucap lelaki tersebut dengan kaget nya.


"tuan... " jawab Mala dengan sedikit senyuman yang dipaksakan.


"maaf, " ujar Mala kemudian.


Datang lah Dea yang melihat ada keramaian. Dea yang melihat Mala pun mendekati Mala.


"mbak Mala...? " sapa Dea.


"De... " ucap Mala belum sempat menyelesaikan ucapan nya.


"eh wanita miskin...! hari ini kamu bisa lolos lagi, tapi lain kali jika sampai kamu buat kesalahan...! aku pastikan kamu akan mendapatkan balasan dari saya. " ucap wanita itu dengan ketus dan pergi mengikuti kekasih nya yang sudah mengantri di kasir.


"eh, mbak...! " ucap Dea yang segera dihentikan oleh Mala.


"apa...!! " jawab wanita itu dengan ketus.


"tidak mbak, tidak apa-apa. " jawab Mala sembari menutup mulut Dea dengan satu tangan nya.


"dasar si miskin...!!! " ucap wanita tersebut dengan memandang Mala dengan sinis nya.


"dasar wanita sewot... " ucap Dea setelah menarik paksa tangan Mala dari mulut nya.


"suuut.... " seru Mala.


"siapa sih wanita itu mbak... kok sewot kaya gitu, ngatain mbak Mala miskin lagi...! dia gak tau ya siapa pemilik olshop ini... " geram Dea.


"sudah, sudah biarkan saja. " ucap Mala.


"sana bantu Ratih dikasir, kelihatan nya dia kewalahan. " perintah Mala kepada Dea.


"siap bos, " jawab Dea.


Tanpa mereka sadari ternyata ada orang yang menguping pembicaraan mereka.

__ADS_1


"jadi dia pemilik olshop ini...?" ucap orang tersebut.


__ADS_2