
*Sebelum membaca mari sama-sama kita mengucapkan Bismillah terlebih dahulu, awali lah sesuatu dengan menyebut nama Allah, agar apa yang kita lakukan mendapat berkah dari-Nya*
.
. Selamat membaca dan jangan lupa like dan kasih vote nya ya ❤️❤️.
.***
Tak lama pacarnya nabila datang, " sayang maaf telat, tadi aku siap-siap dulu karena setelah sholat magrib nanti ada kegiatan. Loh lek ngapain lu disini?" Ucap pacar nabila.
" Loh lek lu yang ngapain disni? Kalo gue jemput pacar gue lah " jawab kak bram .
"Oalah kalian saking kenal ternyata" ucapku pada mereka.
" Iya cha ini dio teman kerja kakak" jelas kak bram.
" ya udah ayok kita pulang cha , nanti kesorean, gaenak sama ibu dan ayah" ajak kak bram padaku
" ayok kak, kita duluan ya" pamitku pada nabila dan dio
__ADS_1
"iya cha , hati-hati ya, kapan-kapan kita jalan bareng ' jawab bila sambil tersenyum
"insyaallah" ujarku
***
Kak bram melajukan motornya dengan sangat hati-hati,
di perjalanan tidak ada yang bersuara, sampai akhirnya kak bram memulai pembicaraan.
" Kamu kenapa cha kakak libat dari tadi pagi kamu diam aja kayak ada yang di pikirkan ?".
" Hmmm gimana ya kak, aku bingung, aku boleh sharing ama kakak, buat minta solusi gitu?" Ucapku.
"Icha bingung kak . Icha baru mau kuliah tapi ayah tadi pagi tiba-tiba bicara kalo icha sudah di jodohkan sama salah satu anak temannya. Padahal icha belum mau menikah, icha masih mau kuliah, dan bekerja. " Jelasku .
" Mmmm kalo boleh tahu alasan ayah icha ngejodohin icha apa?". Ayah bilang ayah menjodohkan aku karena mereka tidak ingin aku merasakan penderitaan yang mereka rasakan . Mereka tidak tega melihat anak mereka satu-satunya harus merasakan kesulitan ekonomi seperti orangtuanya. di tambah lagi ayah sudah berjanji oada temannnya akan menjodohkan kami dari umur icha 3 tahun" Jelasku .
heniing tidak ada suara dari kak bram ntah apa yang di pikirkan nya tapi dirinya hanya diam tidak menjawab perkataan ku
__ADS_1
* bram
bagaiman ini, aku tidak tau bagaimana respon icha kalo ternyata yang di jodohkan dengannya adalah aku, apakah aku sudah merenggut kebahagiaan wanita yang aku cintai, apakah dia akan menderita ketika aku menikahinya? Tuhan apa yang harus aku lakukan . akupun sebernnya sama terkejutnya seperti icha saat mengetahui kalau papa menjodohkan ku, bahkan aku sempat ingin menilaknya, tapi ku batalakan penolakan itu saat aku lihat wanita di photo itu,
bagaimana bisa aku menolak perjodohan dengan wanita yang kukagumi dari beberapa hari yang lalu .
"Coba di bicarakan lagi cha, kamu samapikan baik-baik bagaimana inginmu".
"kak , kakak kok diam aja sih kak, kakak dengar ga icha ngomong apa dari tadi?"
suara icha menyadarkan bram dari lamunanya
"hmmm gimana ya cha kakak juga bingung harus jawab gimana, ciba icha bicarakan baik-baik dengan ayah icha , siapa tahu ada solusi terbaik" jelas bram
" kata ayah saat ini solusi terbainya adalah tunangan kalo icha belum mau menikah"
"mungkin itu lebih baik cha, orang tua mengetahui mana yang terbaik untuk anaknya" jelas bram hati-hati takut menyinggung perasaan icha
" hmm ya udahlah klo memang itu yang terbaik untuk icha . icha akan ikuti kak, semoga saja nanti laki-laki yang di jodohkan ke icha adalah laki-laki yang baik"
__ADS_1
"aamiin" jawab bram
ada sedikit perasaan lega di hati bram, karena icha tidak menolak untuk menikah dengannya, walaupun mereka belum bisa menikah sekarang, setidaknya mereka bisa bertunangan .