Ternyata Dia Jodohku

Ternyata Dia Jodohku
kecewa


__ADS_3

*Sebelum membaca mari sama-sama kita mengucapkan Bismillah terlebih dahulu, awali lah sesuatu dengan menyebut nama Allah, agar apa yang kita lakukan mendapat berkah dari-Nya*


.


. Selamat membaca dan jangan lupa like dan kasih vote nya ya ❤️❤️.


***


Tut...tut...tut ( telfon terputus)


*Icha


Kok jantung aku deg degkan gini sini, kol aku bahagia banget ya di telfon kak bram, uhhhuuuy ga sabar lagi buat besok ,


tidur dulu aahhhh


*bram


Alhamdulillah dia udah ga marah dan mau di ajak pergi besok.


***


Jam sudah menunjukan pukul 07.00 WIB, hari ini aku kesiangan bangun karena sulit tidur malam tadi,


sudah dapat di pastikan kalo hari ini aku akan terlambat kuliah, kuliah dimulai jam 07:30 WIB sedangkan aku baru bangun tiga puluh menit sebelumnya,


cepat-cepat aku mandi dan siap-siap kuliah, setidaknya walaupun terlambat masuk tidak terlalu lama.


tiba dikampus aku ngos-ngosan karena tadi jalannya agak sedikit lari, tapi saat kudengar ruang belajar ku masih begitu ribut dengan suara-suara yang berbagai macam, itu tandanya dosen yang mengajar belum tiba di kelas

__ADS_1


" pagi bil" sapaku pada nabila


" pagi kembali cha, tumben telat? , biasanya paling pagi" ujar nabila


"tadi malam aku kesulitan tidur bil, jadi begadang deh " dengan muka sedih


"kok bisa, kamu mikirin kak bram ya? , hayoo ngaku" goda nabila kepadaku


"apaan sih bil, ga ada loh ya" jawabku gelagapan karena takut ketahuan kalo aku emang memikirkan kak bram


setelah berbincang-bincang cukup lama, dosen yang mengajarpun tiba, suasana kelas mendadak hening tanpa suara.


perkuliahan hari ini berjalan dengan lancar, tanpa ada halangan hanya saja ada tugas yang diberikan dosen.


aku sudah berjalan keluar kelas, menuju parkiran untuk menunggu kak bram jemput aku pulang ,


" cie seneng ni yeee , seneng banget pasti udah lama ga ketemu eeh di jemput" yang langsung ku tutup mulutnya supaya tidak mengeluarkan kalimat yang lainnya.


Jam sudah menunjukkan pukul 14.45, aku dan kak bram langsung pamit pada nabila untuk langsung pergi, karena takut kemalaman manti pulang kekost. .


Sekitar 25 menit perjalanan tibalah kami di sebuah toko pakaian,


" loh kak , kenapa kita kesini," tanya ku keheranan.


" Kakak mau beli kebaya dan batik yang couple gitu cha". Jawabnya.


" Emang buat siapa kak?", Tanyaku kebingungan.


" Buat kakak dan calon tunangan kakak cha" jawabnya lagi.

__ADS_1


Kalian tahu rasanya ketika kak bram jawab seperti itu, hatiku sakit, mataku langsung memerah, tapi kutahan air mataku agar tidak terjatuh di hadapannya, saat itu juga aku izin untuk kekamar mandi . Tidak ada alasan lain kecuali kekamar mandi .


" Mau kemana cha?" Tanya nya padaku tapi aku tidak menghiraukannya, karena aku sudah tidak tahan menahan air mata ini


*Bram


maafpin kakak dek, kakak ga tega sebenernya liat kamu menangis kakak tahu pasti sakit banget hati kamu dengar kakak bilang kayak gitu, tapi nanti setelah kamu tahu kamu akan bahagia sayang, sabar ya ( batin Bram)


di kamar mandi icha sudah menangis sejadinya karena sakit hati yang di rasakannya


*icha


kok skit banget rasanya dengar jawaban kak bram tadi, aku kenapa sebenarnya apakah selama ini aku sudah mencintainya, kamu bodoh cha, kamu benar-benar bodoh (icha menyalahkan dirinya sendiri) harusnya kamu sadar diri ga mungkin kak bram mencintai perempuan kayak kamu, kamu bukan tipenya, dia bekerja dengan mapan sedangkan kamu,? kamu hanya kuliah dengan biaya pas-pasan. sadar Cha sadar.


setelah merasa lega, icha kembali menghampiri bram dirinya takut bram akan curiga kalau dia terlalu lama di kamar mandi


Setelah mendapat kan kebaya dan batik sesuai dengan keinginan icha, mereka melanjutkan perjalanan menuju toko perhiasan yang tentunya perhiasan itu sama ukurannya dengan jari icha..


icha sebernnya bingung kenapa semuanya harus sesuai dengan ke inginnannya tapi dirinya mengubur dalam-dalam rasa ingin tahunya.


kak bram menawarkan makan untukku tapi aku menolak nya karena aju sudah tidak bisa menahan rasa sakit di hatiku, saat ini yang aku inginkan hanya pulang ke kost dan menangis disana.


***


Seminggu telah berlalu, hari ini orang tuaku menelfon untuk memintaku pulang kerumah karena kekuarga dari calon tunanganku akan datang dua hari lagi.


sebenarnya berat hatiku untuk kembali ke rumah , tapi aku juga tidak ingin menjadi anak durhaka yang membanta keinginan orang tua.


butuh waktu 4 jam perjalanan hingga aku tiba dirumah, rasa lekah di badanku , di tambah lagi rasa sakit mendengar kak bram akan bertungan makin memeperparah keadaan ku. enatahlah aku merasa tidak ada kebahagiaan akhir-akhir ini kurasakan.

__ADS_1


__ADS_2