Ternyata Dia Jodohku

Ternyata Dia Jodohku
KEKECEWAAN ROBBY


__ADS_3

Nampak seorang lelaki tampan sedang duduk di atas kursi.Dengan kepala yang dirinya sandarkan di atas meja,seakan tubuh nya tidak kuat untuk menyangganya.Ada beberapa botol minuman keras yang berserakan di atas meja yang sama.Terkadang sesekali lelaki tampan tersebut meneriakkan nama seorang wanita,dan disusul dengan tangisan yang sesaat. Terkadang dirinya pun tertawa lepas dan kembali meneguk minuman keras tersebut. Nampak wajah frustasi dan putus asa yang terukir dari raut wajahnya.


"aku mencintaimu Mala...?tapi kenapa kamu malah mencintai kakakku...! Dan bodohnya aku,aku tidak pernah tahu kalau selama ini kamulah wanita yang sering di ceritakan oleh kakakku. Hiks... hiks... hiks... Aku tidak bisa jauh darimu Mala, aku tidak bisa. " ucap Robby sembari mengacak-acak rambutnya.


"andai saja aku lebih dulu mengenalmu dari dirinya. Pasti semua ini tidak pernah akan terjadi,aku terlambat untuk mengatakannya... hiks... hiks... hiks... " ucap Robby lagi di sela isak tangisnya.


Seorang pria nampak sedari tadi mengawasi nya.Pria tersebut pun akhirnya memutuskan untuk mendekati Robby. Sam pun memegang pundak Robby dari belakang.


"tuan Robby,anda tidak sepantasnya berbuat seperti ini. " ucap lelaki tersebut yang tidak lain adalah Sam sekretaris sang kakak.


Robby yang merasa pundaknya di sentuh oleh seseorang pun menoleh ke belakang.


"hah... bahkan pengawal setia kak Raihan, selalu ikut serta membayangi aku. " ucap Robby yang mengira jika Sam hanyalah bayangan.


"dengarkan aku sekretaris Sam,aku ini mencintai kekasih kak Raihan. Dan aku tidak tahu kalau wanita yang selama ini aku taksir adalah wanita dari kakakku sendiri.Bahkan sampai saat ini aku masih belum percaya jika ini kenyataannya. Sejauh ini,aku mengenal Mala. Kami tanpa sengaja bertemu di bandara London,dan sejak saat itu aku memutuskan untuk mengenalnya lebih dekat lagi. Robby pun bercerita tentang kenangannya saat pertama kali bertemu dengan Mala.


Flashback on.



Saat itu,,,

__ADS_1


Dengan tergesa-gesa seorang lelaki tampan berlarian.Tanpa sengaja lelaki tampan tersebut menabrak seorang wanita dengan paras yang rupawan.


" auw... "jerit wanita itu karena tidak bisa menjaga keseimbangan dan akhirnya terjatuh tersungkur dilantai. Ya,lelaki tampan tersebut menabraknya dengan keras.


Lelaki tampan tersebut hanya menoleh ke arah sang wanita sesaat dan dirinya mengambil tas nya yang sempat terjatuh bersamaan dengan wanita itu,berlalu pergi tanpa menolong wanita tersebut.


Wanita itu menggerutu sebal,dan berusaha berdiri.Tak lupa dirinya memungut barang-barang nya yang terjatuh tadi. Saat dirinya ingin mengambil ponsel yang berada di dalam tasnya. Wanita tersebut pun terperangah,karena dia baru sadar kalau tas yang dia pegang bukanlah miliknya.


Wanita itu pun mencari dimana pergi sang lelaki tadi.Dia juga berusaha untuk menghubungi lelaki tersebut dengan mendael nomor nya yang telah dirinya ketik di telepon genggam milik sang lelaki tampan tersebut.


Tak butuh waktu lama, sang lelaki pun menerima panggilan telepon dari sang wanita.


"hallo...! " ucap lelaki dibalik panggilan.


"tadi saya kan sudah bilang kalau saya pergi ke bandara, masih nanya saja...! " ucap sang lelaki.


"maaf tuan,sekarang ini anda berada di sebelah mana...?" tanya sang wanita dibalik telepon.


"kamu mau saya pecat ya...! cerewet banget sih...! " geram lelaki dari balik telepon genggam. Yang belum sadar kalau telepon genggam yang dipegangnya bukanlah miliknya.


"maaf tuan,tuan tak perlu pecat saya. Karena saya bukan bawahan anda,dan lagi pula saya tidak mengenal anda...! Saya hanya ingin berbicara,kalau tas kita tertukar tuan...! " geram sang wanita sembari menekankan setiap ucapan nya.

__ADS_1


"a... apa...!!?Tertukar...! " seru sang lelaki. Dan dengan segera dia melihat telepon genggam yang dipegangnya.


"oh... ma... maaf...! " ucap lelaki tersebut dari balik telepon.


"iya saya maafkan. Sekarang anda sedang berada di mana tuan,biar saya hampiri anda. " ucap sang wanita.


"e... maaf,saya sudah keluar jauh dari bandara. " bohong nya karena terlanjur malu.


"begini saja,karena saya ada jam mendadak jadi biar teman saya yang mengantarkan nya kepada anda, bagaimana...? " ucap nya lagi.


"tolong cepat tuan,karena sebentar lagi pesawat saya akan segera berangkat. " jawab wanita dari balik telepon dengan nada gugup.


"ya,akan secepatnya. Perkenalkan nama saya Robby. " kata Robby, namun panggilan telepon tersebut pun telah putus.


"putus...? wanita yang menarik. " gumamnya sembari mengembangkan seulas senyuman.


Robby pun menyuruh seseorang untuk memberikan tas tersebut dengan menukarkan nya dengan tas milik nya. Dan tidak lupa Robby menyuruh nya untuk mengaku sebagai temannya.Robby pun bersembunyi sembari mengawasi gerak-gerik sang wanita yang tidak lain adalah Mala.


Dan semenjak itu,Robby pun mulai menaruh hati pada Mala dengan berpura-pura menjadi teman dekat Mala.


flashback of....

__ADS_1


"kamu tahu Sam,perjuangan ku selama ini sia-sia. Aku bahkan sampai membohongi keluarga ku sendiri,jika aku sedang berada di London. Walaupun hanya sekali aku datang kesana,itupun hanya untuk beberapa jam. hehe... " tawa Robby dengan wajah sedih. Tatapan nampak kosong,dan perlahan dia pun pingsan.


__ADS_2