Ternyata Dia Jodohku

Ternyata Dia Jodohku
Episode 77


__ADS_3

"iya mbak,gapapa kok. Lagian, mbaknya kan gak sengaja. " Sahut Mala dengan tersenyum.


Siska membalasnya dengan senyuman. "Sekali lagi saya minta maaf ya, mbak. Saya tadi benar-benar tidak sengaja. " kata Siska dengan mode masih bersalah nya.


"iya mbak. " jawab Mala.


"mbak nya kerja disini ya...? " tanya Mala kepada Siska sembari tersenyum ramah.


Siska pun menjawabnya, "iya mbak. Tapi itu tadi sebelum saya memutuskan untuk berhenti bekerja. "ucap nya dengan tersenyum hambar.


Wajah Siska pun kembali sedih seperti semula,saat mereka baru bertabrakan tadi. Sedangkan Mala yang melihat perubahan wajah Siska pun,mengambil kesimpulan kalau ada sesuatu yang terjadi kepada Siska. Dirinya pun memberanikan diri untuk langsung bertanya kepada Siska.


"maaf mbak,bukannya saya kepo. Tapi saya rasa ada sesuatu hal yang terjadi dengan mbak nya. Kebetulan mbak, saya kenal dengan pemilik perusahaan ini. Siapa tahu saya bisa membantu...? " ucap Mala dengan tersenyum.


Siska pun terdiam mendengar ucapan dari Mala. Dirinya masih dalam pemikiran nya sendiri.


Siska pun menatap Mala yang tersenyum lembut memandangnya. "anda bilang, anda mengenal pemilik perusahaan ini...? " tanya Siska balik.


Mala pun menganggukkan kepala nya. "iya mbak saya kenal. " jawab Mala sembari tersenyum.


"kalau boleh tahu, siapa anda...?em... maksud saya, nama anda. Ya,siapa nama anda...? " tanya Siska kepada Mala.


"ops... saya lupa memperkenalkan nama saya. Kenalkan, nama sa... " belum sempat Mala menyelesaikan ucapan nya, tiba-tiba Sam memanggilnya.

__ADS_1


"nona... anda sudah ditunggu tuan Raihan. " ucap Sam secara tiba-tiba, entah sejak kapan si Sam berada disana.


"iya tuan. " jawab Mala.


Dan sebelum meninggalkan Siska, Mala pun hendak berpamitan dengan Siska terlebih dahulu. Namun ternyata Siska sudah tidak ada di dekatnya lagi. Siska sudah berjalan jauh dari tempat Mala berada.


"lho kok udah keburu pergi. " ucap Mala agak kecewa.


"nona...! " panggil Sam setelah melihat nona nya dengan raut wajah kecewa.


Mala pun menatap Sam,dan berjalan menuju ke ruangan Raihan yang berada di lantai paling atas.


Hari ini adalah hari pertama kalinya, Mala menginjakkan kakinya di perusahaan Raihan. Di sepanjang perjalanan menuju ke ruangan Raihan,banyak mata yang memandangnya. Tak kecuali Daffa,lelaki playboy yang penuh berkharisma. Jika dirinya mengikuti kompetisi pemilihan lelaki cap playboy nomor satu, jelas dialah pemenangnya.


"tolong jaga pandangan anda tuan Daffa. Jika anda tidak mau mata anda berpindah tempat. " ucap Sam pelan namun penuh dengan penekanan. Sedangkan sorot matanya menatap tajam ke arah Daffa.


Daffa pun langsung menciut mendengar nya,walaupun sesekali dirinya masih mencuri-curi pandang ke arah Mala yang berada tidak jauh dari belakang Sam.


"tuan Sam, dimana ruangan nya...? " tanya Mala yang tidak sabar menunggu Sam.


"maaf nona, mari ikuti saya. " jawab Sam dengan segera.


Mala pun segera mengekor di belakang Sam lagi. Tak berapa lama, mereka pun sampai diruang kerja Raihan.

__ADS_1


"sayang kamu ada disini...?? " tanya Raihan heran, karena sebelumnya Mala tidak mengabari nya terlebih dahulu.


Mala pun sama,dirinya juga heran kepada Raihan. Pasalnya tadi Sam bilang kalau Raihan telah menunggunya.Namun ternyata Raihan tidak tahu menahu tentang Mala kalau Mala akan datang ke perusahaan nya.


Mala pun langsung menatap tajam ke arah Sam.


"tuan Sam...!? " seru Mala dengan nada marah.


Sam yang mendengar namanya dipanggil pun hanya menundukkan kepala nya. "maaf nona, saya kira tadi tuan Raihan menunggu anda. "kilah Sam.


Raihan yang melihat Sam pun bertanya-tanya, ada apa yang terjadi sebenarnya.Raihan melihat, kalau sorot mata Sam seakan menyuruhnya untuk menolong Sam.


" baiklah, kamu berhutang jawaban yang harus kamu jawab nanti. "batin Raihan dalam hati.


" hm.. Sam tugas yang aku suruh, apa sudah kamu kerjakan...? "tanya Raihan yang mulai berpura-pura, berusaha menolong Sam dari intimidasi sorotan tajam mata Mala.


Sam pun langsung menegakkan kepala nya, dan menjawab pertanyaan dari Raihan.


" Belum tuan. Masih ada beberapa hal yang perlu dikerjakan lagi. "jawab Sam.


" sudah sana pergi...! cepat kerjakan...!! "perintah Raihan kepada Sam.


" saya permisi tuan. "jawab Sam.

__ADS_1


" saya permisi nona Mala. "ucap Sam kemudian.


__ADS_2