
" nah begitu sayang ceritanya, makanya kakak ga mau ceritain diana ke kamu, karena menurut kakak namanya tidak pantas untuk di sebuta apalagi di ingat" jelasnya
" hmm begitu ya sayang, ya sudahlah kalau begitu, tooh itu juga masalalu kakak," jawabku dengan senyuman
" jadi gimana sayang sudah bisa belum malam pertama ini"
" hmm bentar ya kak, adek ke kamar mandi dulu, kok rasanyaa dek kayak datang bulan "
" oalah ya udah adek cek aja dulu"
tidak lama kemudian aku ke kamar mandi saat kulihat, ternyat iya aku datang bulan
" maaf ya sayang, adek benar datang bulan" jelasku sedih karena tidak dapat melayani suamiku
" hmmm gapapa sayang, mungkin belum waktunya, ya udah ayok kita tidur sayang, udah malam juga .
" ayok sayang,"
akhirnya kita tertidur dengan begitu lelap sambil kak bram memelukku dari belakang
***
Matahari mulai menunjukkan sinarnya, aku mulai mengerakkan badanku, ku lihat suamiku masih terlelap di sampingku, masih sedit kurang percaya, kalau hari ini aku sudah menjadi seorang istri.
ku gerakakn perlahan badanku menuruni tempat tidur suapaya suamiku tidak terbangun.
aku bergegas menuju dapur untuk mencuci mukaku kemudian masak untuk sarapan kami pagi ini .
__ADS_1
"selamat pagi nak" sapa ibuku yang sudah sibuk dengan urusan dapur
" pagi kembali bu, eeh kok ibu masak sih bu biarin icha aja bu, ibu ga usah kerja ibukan capek habis ngurusin acar pernikahanku . ibu istrhat saja" pintaku
" gapapa nak, biar ibu saja . kamu juga pasti capek, apalagi kamu bangun sesiang ini," ucap ibuku yang senyum-senyum . tentunya aku paham maksud dari kalimat ibuku
" aah ibu ada-ada aja . icha ga ngapa-ngapain bu, icha aja lagi halangan" keluh kuh
" ya gagal dong sayang malam pertamanya kalo kyak gitu, masih lamani ibu punya cucu" jawab ibuku sedikit kecewa
" iya bu gagal, terpaksa ibu harus bersabar sedikit lagi ahhahaah" akupun tertawa lepas
cukup lama. aku dan ibuku beurusan dengan dapur, hingga sarapan untuk pagi ini sudah di hidangkan
" ayok kamu panggil ayah dan suamimu nak, biar kita bisa sarapan bersama" perintah ibuku
yang oertama kali kutemui adalah ayahku yang kini sedang duduk di depan rumah
" yah ayok sarapan , ibu sudah menunggu di dapur"
" iya nak, sebentar lagi ayah ke dapur"
setelah menemui ayahku . aju pergi kekamar untuk membangunkan suamiku
" sayang bangun udah siang ini, yang ayoklah bangun kita sarapan"
" hoaaam, peluk dku cium dulu baru kakak bangun sayang" pinta suamiku dengan manja
__ADS_1
langsung kupeluk suamiku kemudian kucium pipinya
" terimakasih sayang . aku sayang banget sama kamu" jelasnya
" sama-sama sayang . ya udah cuci muka dulu trus kedapur kita sarapan, ayah ibu udah di dapur"
" oke istriku"
kamipun saralan dengan diselangi canda gurau, rumah kami yang dulunya terasa sepi kini sedikit bertambah keramaiannya .
***
sudah satu minggu aku dan kak bram di rumah ibuku . hari ini saatnya kami pulang ke asrama karena suamiku sudah mulai masuk kerja besok pagi .
aku dan kak bram berpamitan pada ayah dan ibu, terlihat raut wajah kesedihan pada kedua orang tuaku.
akupun berusaha semampuku untuk tidak menangis suapaya orang tuaku tidak semakin sedih
empat jam perjalanan untuk kami tiba di asrama, tiba di asra ku rebahkan tubuhku di kasur, karena saat ini aku begitu lelah dan sedih baru berpisah dengan orang tuaku .
"sayang, kamu gapapa kan" tanya suamiku
" iya sayang aku gapapa, mungkik karna baru-baru saja makanya masih terasa sedih " jelasku
" iya sayang, nanti kalo ada waktu libur atau senggang kita pulang kerumah ayah dan ibu, atau minta ayah ibu yang main ke tempat kita"
" iya sayang" jawabku .
__ADS_1
kak bram kini memelukku erat, seakan kami sudah lama tidak bertemu, mungkin salama ini ketika dirumah kak bram menahan diri, karena malu jika dilihat orang tua bermesraan walaupun sudah suami istri . ku balas oelukan suamiku tidak kalah eratnya . kuhirup aroma tubuhnya yang membuatku sedikit tenang .