Terpaksa Menikahi Tuan Muda (New Version Story Of Love By Accident)

Terpaksa Menikahi Tuan Muda (New Version Story Of Love By Accident)
Episode 74


__ADS_3

Aksa dan Katya turun ke bawah dan bergabung dengan para orang tua yang lagi duduk di ruang keluarga.


Kevin melihat kakaknya berjalan mendekat ke arah mereka langsung bangkit dan memeluk kakaknya.


"Kakak aku sangat merindukanmu," ujar Kevin.


Katya mengacak rambut Kevin secara kasar, "aku baru pergi beberapa hari kau sudah merindukan aku."


Kevin melepaskan pelukannya dan langsung memeluk Aksa. "Selamat ulang tahun kak," ucapnya.


"Terima kasih sayang," balas Aksa mengecup salah satu pipi adik iparnya.


Katya duduk di samping ibu mertuanya dan Aksa mengambil posisi duduk di samping ibu asuh istrinya.


"Selamat ulang tahun Aksa," ucap Wati halus.


"Terima kasih ibu," balas Aksa.


Alex berjalan memasuki ruang keluarga bersama Bella yang lagi menggendong Anastasia, mereka mendaratkan bokong mereka ke sofa.


"Perkenalkan ini putra tertuaku Alex dan menantuku Bella," ujar David.


"Kenalkan aku ibu Katya dan ini adiknya Kevin," balas Wati menunjuk Kevin yang bergelayut manja pada Aksa.


Bayi Anastasia menatap polos pada pria kecil yang duduk di pangkuan pamannya, ia mengerang dan melayangkan tangannya ke udara.


Bella bingung dengan gelagat putri kecilnya, "kenapa sayang?" tanyanya sambil mengusap kepala putrinya.


Anastasia tetap saja mengayunkan kedua tangan mungilnya ke udara membuat semua orang kebingungan dengan tingkahnya.


Richard mengambil alih menggendong Anastasia, "kenapa cicitku sayang!" ucapnya dengan mengelus halus pipi chubby cicitnya.


Anastasia tetap mengayunkan tangannya ke udara, Richard memperhatikan sorot mata cicitnya yang mengarah pada pria kecil yang duduk di pangkuan cucunya.


Richard mendekatkan Anastasia ke Kevin dan itu berhasil membuat ia tenang. Kevin melipat dahinya ke dalam melihat bayi tepat berada di depan wajahnya.


"Hush..." ucap Kevin mengibaskan tangannya mengusir secara halus.


"Kevin," tegur Katya dengan sorot mata tajam.


Kevin tidak takut yang ada ia malah mengangkat suaranya, "pergi menjauh dariku," ucapnya tanpa rasa bersalah.


Anastasia tetap menatap Kevin dengan tatapan berbinar dan ia memajukan wajahnya dan mengecup pipi kiri Kevin. Aksi yang dilakukan bayi berusia dua tahun tersebut berhasil membuat semua orang merasa gemas dengan tingkahnya.


"Putriku ternyata tahu orang tampan," ujar Bella tertawa.

__ADS_1


"Kau masih kecil Anastasia tapi matamu sudah jeli," sambung Rika.


Kevin yang pipinya dikecup langsung mengusap kasar, "dasar bayi genit," umpatnya dengan mata melotot ke Anastasia.


Anastasia tidak takut dengan tatapan Kevin yang ada ia malah tertawa khas bayi. Kevin yang melihat Anastasia tertawa merasa diejek.


"Pergi sana bayi genit," ujar Kevin mengibas tangannya.


"Kevin, kau tidak boleh seperti itu," tegur Wati halus.


"Aku tidak suka dengannya," balas Kevin ketus.


Keluarga Wijaya tidak masalah dengan protes yang dikeluarkan Kevin, mereka malah gemas dengan pemandangan interaksi antara Kevin dan Anastasia.


Anastasia mengulurkan tangannya ke arah Kevin dengan tatapan polos. Kevin yang dasarnya tidak peka malah mengabaikan bayi mungil tersebut.


Katya menghela nafas panjang, "Kevin gendong dia," perintahnya.


"Engga mau, dia pasti berat," tolak Kevin yang membuang wajahnya ke samping.


Aksa mengelus pucuk kepala Kevin layaknya seorang ayah pada anaknya. "Gendong Anastasia Kevin kalau kau tidak mau kakak akan sangat sedih," tuturnya lembut.


Mendengar penuturan kakak iparnya Kevin dengan wajah dongkol mengendong Anastasia dan itu berhasil membuat ia tertawa riang.


Anastasia sedikit lasak membuat Kevin kesusahan dalam mengendong dan Kevin akui bayi ini cukup berat dan berhasil buat tangannya pegal.


"Wah sungguh lucu sekali," sambung Lisa.


"Kevin senyum sayang," ucap Katya yang mengarahkan kamera ke arah Kevin.


Kevin malah memasang wajah cemberut sedangkan Anastasia tersenyum lebar. Semua orang tertawa melihat kelucuan yang dibuat oleh Kevin dan Anastasia.


"Ayo kita ke taman!" Seru Rika.


Mereka melangkah kakinya ke arah taman belakang, dan mereka duduk di kursi yang telah disusun kecuali Aksa yang duduk di kursi rodanya.


"Di mana Cherry?" tanya Aksa mengedarkan pandangannya mencari keberadaan adiknya.


"Cherry pasti lagi mandi, tadi mami lihat dia baru bangun tidur," jawab Rika.


"Kita tunggu Cherry datang baru kita mulai," sambung Katya


Cherry datang setelah mereka menunggu selama 10 menit, Cherry duduk dengan santai tanpa memasang ekspresi bersalah pada wajahnya.


"Cherry udah datang mari kita mulai," seru Rika.

__ADS_1


"Tidak perlu meniup lilin aku bukan anak-anak lagi," ujar Aksa menghela nafas kasar.


"Kita tetap akan melakukannya," ucap Rika tanpa penolakan.


Aksa cuma bisa pasrah bisa ia lihat lilin sudah menyala dan keluarganya mulai menyanyikan lagu ulang tahun. Aksa meniup lilin dan semua orang bertepuk tangan untuknya.


Aksa memotong kue dan potongan pertama kue ia suapkan ke istrinya, Katya merasa senang langsung membuka mulutnya.


"Kalian sungguh so sweet," ujar Bella.


"Aku berharap hubungan kalian bertahan sampai maut memisahkan," sambung Alex.


"Terima kasih kak atas doanya," balas Katya.


Aksa memotong kue kembali dan menyuapi seluruh anggotanya, mereka cukup senang walaupun ada satu anggota keluarga Wijaya yang tidak ada yaitu, Jordan karena ia masih harus mengurus bisnis yang ada di Singapura.


Kevin menggoyahkan lengan Aksa dan Aksa menoleh. "Apa?" tanyanya.


"Kakak engga suapin aku sama bayi genit ini kue!" jawab Kevin ketus.


Aksa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali, "maaf kakak lupa," ucapnya cengengesan.


Aksa menyuap kue ke Kevin dan Anastasia, Kevin meminta kue lagi dan ia malah mengusap cream kue ke wajah Anastasia.


"Kevin," pekik Katya.


"Bagaimana hasil karyaku cantik kan!" ujar Kevin menampilkan deretan giginya.


Anastasia tertawa riang dan tangannya menjangkau kue yang ada di sela tangan Kevin dan ia mengusap cream kue ke hidung Kevin.


Mereka tertawa melihat Anastasia yang membalas Kevin, dan Kevin tidak tinggal diam ia kembali mengusap cream ke wajah Anastasia sampai wajahnya berantakan.


Bella memotret mereka dengan kameranya dan hasil foto terlihat bagus layaknya seorang kakak laki-laki yang menjahili adiknya.


"Kenapa aku malah berharap Kevin bisa menjadi pasangan Anastasia!" ujar Richard terkekeh.


"Kakek, mereka masih kecil biarlah waktu yang menentukan," balas Aksa.


"Putraku masih kecil tapi aku menunggu Anastasia dewasa," sambung Wati santai seraya menyesap teh hijau.


"Katya, aku booking Kevin untuk jadi menantuku," canda Bella yang berhasil membuat Katya tersedak.


"Pelan-pelan saja," kata Aksa sambil mengusap punggung belakang Katya.


"Bella," tegur suaminya Alex.

__ADS_1


"Aku cuma bercanda sayang," balas Bella bergelayut manja di lengan Alex.


Anastasia dan Kevin masih berbalas mencolek cream ke wajah masing-masing dan tidak peduli dengan apa yang dibicarakan oleh orang dewasa, mereka malah asik dengan dunia mereka sendiri.


__ADS_2