Terpikat Pesona Cewek Cupu

Terpikat Pesona Cewek Cupu
Kekesalan Regan


__ADS_3

"Makasi yah arl atas tumpangan nya," Kata Pinky saat turun dari mobil Arnold.


"Bahkan aku mau kok bila perlu anter jemput elo setiap hari ke sekolah,"


"Ah gak usah, gak perlu makasih."


"Tapi kenapa elo tadi jalan kaki apa rumah lo di sekitar sana?" Tanya Arnold penasaran.


Kalau Pinky jujur sama Arnold dapat di pastikan masalahnya akan panjang."Yah aku tadi coba pengen jalan kaki aja, kan rumah aku emang gak terlalu jauh dari sekolah."


Dua sahabat Arnold menghampiri Arnold Dandi dan Martin.


"Woy di sini elo rupanya, wajar kita gak di jemput gak tau nya lagi sama gebetan baru nya nih ciee Arnol." Martin menggoda dengan mencolek dagu Arnold.


"Ih apaan sih lo lebay! Lagian kan elo bisa berangkat bareng dandi sekali kali kek sih dandi bawak mobil juga."


"Arnold ganteng kan elo tau sendiri gue lagi menghemat perbengsinan, tadi aja gue nyuruh Martin yang isi bengsin mobil gue nyampe fullteng."


"Iyaa Ar gara-gara Dandi nih uang gue habis, ganti uang bengsin gue dong Arl please."di sana Martin memeluk Arnold sontak membuat Pinky tertawa oleh tingkah temannya.

__ADS_1


"Ih elo kenapa sih mar tiba-tiba gini," Arnold jadi ngeri sendiri melihatnya.


"Yaudah kalau gitu aku ke kelas dulu yah Arnold,Dandi,Martin bye."Pinky beranjak dari parkiran meninggalan Arnold dan kedua temannya.


sepanjang jalan Pinky bergumam."Dasar Regan cowok itu, kenapa sih dia itu nyebelin banget coba aja dia gak jemput aku pasti aku gak jalan kaki kayak tadi!" Pinky menghentakan kakinya di lantai.


Teng.


Bel masuk ke kelas sudah berbunyi semua siswa dan siswi pun berhamburan masuk ke kelas. Terutama Pinky yang langsung berlari cepat ke kelasnya.


Regan berada di toilet sebelum masuk ke kelas Regan membasuh mukanya terlebih dahulu. Ia bergumam dan menatap dirinya di cermin toilet.


"Wajar aja dia minta turun di jalan rupanya dia udah janji nungguin Arnold di sana, kalau papa mau nyalahin salahin aja tuh cewek cupu dia sendiri kok yang mau minta turun."


Pinky sudah berada di kelas bersama temannya Lizia, mereka mengerjakan tugas fisika.


"Ki udah selesai belum?" Tanya Lizia


"2 menit, lagi nanti aku kasih tau jawaban nya kok"

__ADS_1


"oke gue tunggu."


selang beberapa detik ada ke tua osis beserta jajaran nya datang ke kelas Pinky. Di sana mereka menjelaskan minggu depan akan adanya sebuah perkemahan di hutan. Alhasil semua siswa siswi pun senang ada sebagian yang mau ikut dan ada sebagian yang tidak ikut.


Raiska bersorak riah."Dua tahun gue sekolah di sini dan akhirnya kesampean juga keinginan gue pergi berkemah."


"Aah gue juga mau kali ikutan kemah kaya gini," Tambah Elsa.


"Iyaa kita semua harus ikut dong, rugi kalau gak ikut," Dewi juga ikut berkomentar.


Lizia menghelah nafas ia sangat malas ikut kegiatan kayak gini tapi berhubung ia juga mempunyai teman pada akhirnya Lizia setuju saja jika Pinky mau ikut.


"kamu ikut yah Zi?" Tanya Pinky.


"Aku mau ikut, tapi elo juga harus ikut gimana?"


"Iya sih aku juga pengen ikut, tapiii" Pinky bergumam kecil."Pakek biaya gak?"


Lizia tersenyum."Gak usah khawatir kan sama aku jadi soal uang gampanglah hehehe"

__ADS_1


Pinky mengulum senyum "kamu ini,yaudah nanti aku bawain kamu pisang coklat lagi aja yah gimana?"


"Waah banget kesukaan aku, oke!"


__ADS_2