Terpikat Pesona Cewek Cupu

Terpikat Pesona Cewek Cupu
Aku Bukan Baby Sitter


__ADS_3

Masih di rumah sakit kini pinky masih bersantai dengan membaca buku novel yang ia pinjam ia duduk di atas sofa tanpa ia ketahui Regan sadari tadi memperhatikannya.


"Pu. Cupu. Husst."


"Apa." Jawab Pinky minat, kemudian ia melanjutkan membaca buku novelnya kembali.


"Kupasin gue buah mangga dong,"


Pinky menghela nafas, ia terpaksa menutup buku novel itu. Segera Pinky mengambil pisau lalu mengupas buah mangga itu.


"Nih," Gadis itu mengulurkan mangga yang sudah ia di kupas untuk Regan.


"Elo gila yah! Gimana caranya gue makan.Tangan gue kan lagi ada infusan gak boleh gerak."


"Yah terus?"


"Suapin dong. Aagg," Regan membuka mulutnya dengan lebar.


Pinky yang paham kemudian ia mulai menyuapi Regan dengan potongan mangga darinya..

__ADS_1


Regan merasa dirinya tak pernah berperilaku manja seperti ini, apa lagi lagi terlibat manja pada cewek bahkan Pinky cewek pertama yang berhasil menyuapin nya.


"Udah belum makanya." Ini adalah suapan ke lima Regan tidak bohong mangga yang di bawakan ibu Pinky ini sangat manis sampai sampai ia tidak berhentih menguyah.


"Udah-udah cukup."


"oke," Pinky dengan telaten manaru sisa mangga itu ke dalam kulkas. Kemudian ia mulai melanjutkan membaca novel yang sempat tertunda.


"Hey cupu! Belum selesai nih tubuh gue gerah. ini kan udah malem gue mau mandi nih elo bantuin gue yah."


Pinky berdiri dengan wajah yang memerah."Enggak Regan! Kalau kamu mau mandi atau mau ganti baju yah silakan lakukan lah dengan sendiri! Jangan libatkan aku!"


Sebenarnya Pinky gak mau hal seperti tadi sore nyampe ke ulang lagi memikirkan nya saja mampu membuat wajah Pinky seperti tomat.


"Yaudah mending kamu gak usah mandi, apa lagi kamu lagi kamu masih sakit."


"Gak bisa, gue gerah kalau gak mandi!"


"Regan kamu itu keras kepala banget yah, kalau kamu ngotot pengen mandi mending aku panggilin perawat aja supaya mereka bisa mandiin kamu!"

__ADS_1


"Lah terus apa guna nya elo di sini kalau bukan untuk ngejaga sama ngurusin gue."


"Aku di sini buat jagain kamu ngasih kamu makan,minum, bukan buat bantuin kamu bukain baju. Kamu bukan bayi aku pun bukan baby sitter!"


"Hahaha lucu yah loh, dasar cewek aneh!"


"Iya aku memang cewek aneh,bukanya kamu benci sama aku! Udah ah aku ngantuk pengen tidur."


Regan hanya diam ia tidak mampu rasanya membalas kelimat terakhir Pinky memilih bungkam adalah jalan terbaik dari pada nantinya Pinky ngambek terus pulang ninggalin dia dalam ke adaan sendiri nah itu lebih gawat. Mengalah dalam kondisi seperti ini itu lebih baik.


Sedari tadi Regan tidak bisa tidur apa mungkin karena ia belum terbiasa tidur di rumah sakit, sedangkan Pinky seperti nya gadis cupu itu sudah berada di alam mimpi.


Pinky tidur dengan memeluk dirinya sendiri, tidak ada selimut baju rajut panjang yang ia kenakan hanya 60 persen mampu menghangatkan.


Regan Turun dari ranjang pasien ia menghampiri Pinky yang tidur sambil memeluk dirinya. Ia menunduk menyamai posisi Pinky.Tak lama Regan mengambil selimut yang ia pakai lalu ia balutkan selimut itu ke tubuh Pinky.


"Selamat tidur cewek cupu yang nyebelin"


Chupp.Regan mencium pucuk kepala Pinky tanpa Pinky sadari.

__ADS_1


__ADS_2