Terpikat Pesona Cewek Cupu

Terpikat Pesona Cewek Cupu
Regan Dan Arnold Yang Merasa Bersalah


__ADS_3

Sebuah berita gembira yang berasal dari rumah sakit Medika mengabarkan jika saat ini pinky telah siuman. berita itu pun kini telah sampai di telinga Regan, Regan yang saat ini baru bangun tidur pada jam 10 pagi buru-buru ke kamar mandi untuk mandi.


Bukan hanya Regan saja yang tau kabar itu, bahkan saat ini Arnold telah rapi dengan tampilan dan ia sudah di berada di depan ruang tempat Pinky di rawat.


Tok tok tok..


"Iya masuk,"Ujar seseorang dari dalam ruangan ICU.ternyata itu adalah ibunya Pinky.


Dengan perlahan Arnold pun membuka pintu itu, senyumnya mengembang di saat ia melihat Pinky yang terbaring sembari di suapin makan bubur oleh ibunya.


"Permisih tante.."


"iya ,ayo sini masuk."


"Arnold," Lirih Pinky pelan saat tau orang menjenguknya adalah Arnold.


"Hay ki, alhamdulilah aku jadi seneng liat loh udah sadarkan diri." Oh iya tante, Pinky ini aku ada buah untuk di makan."


Perlahan Arnold menyerahkan keranjang berisi buah tersebut pada ibunya Pinky, dan dengan senang hati ibu Pinky pun menerimanya.


"Aduuh makasih yah, pakek repot-repot segala kamu ini."


"hehehe gak apa-apa tante namanya juga jenguk orang sakit, yah kudu bawa buah supaya orang yang sakit bisa sehat kembali."


"Ibu dia Arnold kakak kelas nya aku," Ujar Pinky menjelasnkan.


"ooh bearti nak Arnold ini temen kelasnya Regan juga yah,"Ucap ibunya Pinky menebak.

__ADS_1


Hal itu sontak di tolak mentah-mentah oleh Arnold."Bukan tante, bukan. Aku bukan temen Regan!"


"Ooh iya-iya tante ngerti pasti kamu sama Regan bukan temen itu karena beda kelas yah."


Sebuah ketukan pintu yang berasal dari luar justru menyita perhatian mereka, langsung saja ibunya Pinky menyuruh orang yang mengetuk pintu itu di persilakan masuk.


"Masuk aja.."


"Permisi tante, " rupanya yang datang itu adalah Regan sontak hal itu membuat Arnold membulatkan mata saat matanya dan mata Regan bertemu.


"Elo!"Ucap Arnold.


Regan pun maju perlahan dan menunjuk Arnold.


"Elo ngapain ada di sini!"


"Yah gue dateng ke sini karena gue mau jenguk Pinky lah!"


"Ya elah dengan elo datang kesini yang ada cuma ganggu suana doang yang tadinya suana ini baik-baik saja namun saat elo dateng kesini jadi angker nih ruangan!"celetuk Arnold pada Regan.


"Wah sialan, jadi elo kira gue ini setan! gitu!"


Pinky tiba-tiba kepalanya jadi puyeng kembali ketika mendengarkan perdebatan di antara dua cowok itu. Regan dan Arnold memang tidak pernah akur jika di pertemukan.


"eh eh kalian kok pada berantem!"Ucap ibunya Pinky sembari melerai keduanya.


Kini Regan kembali menunjuk muka Arnold.

__ADS_1


"Ini tante penyebabnya, dia yang cari gara-gara duluan."


Arnold yang tak mau kalah kembali mencoba membela dirinya.


"Yang ada elo tu selalu bawa masalah!."


"Arnold Regan kalian tuh bisa gak sih kalau ketemu gak usah pakek aduh debat," Ujar Pinkt menasihati keduanya.


Regan pun terdiam,lalu ia tersenyum sembari menatap Pinky.


"Ki gue bersyukur akhirnya elo udah sadarkan diri, oh oya ki ini gue bawa buah sama coklat buat elo.!" Regan pun menaru apa yang kini ia bawa ke atas meja di samping ranjang inap pinky.


"Woy di mana sejaranya orang kalau lagi sakit di suruh makan coklat!"Celetuk Arnold kembali.


Hal ini sontak membuat Regan mengadu kepada ibunya Pinky.


"Lihat tante dia yang mulai perlawanan duluan."


"Sudah-sudah kalian itu gak boleh ribut sini nanti kasian Pinky keganggu. ngertikan kalian"


"Oh iya tante, tante gak perlu khawatir karena orang yang udah nyelakain Pinky di sekolah udah dapat ganjarannya di sekolah."Ujar Arnold menjelaskan.


Pinky terdiam sesaat, kini pandangan matanya beralih pada sang ibu.


"Jujur tante kecewa dengan sekolah itu ternyata masih aja khasus bully di sekolah. Tante kalau tau siapa yang sering bully Pinky di sekolah, udan pasti akan sulit buat tante maafin."


Kalimat serius yang di ucapkan ibunya Pinky seketika membuat nyali Regan dan Juga Arnold menciut, bagaimana pun mereka dulu ada orang yang sering membully Pinky, lalu bagaimana jika ibunya pinky tau hal ini. Sudah pasti ia akan memindahkan Pinky ke sekolah lain dan sudah pasti Pinky akan di keras untuk berteman dengan mereka.

__ADS_1


__ADS_2