Terpikat Pesona Cewek Cupu

Terpikat Pesona Cewek Cupu
Upaya Regan Untuk Menemukan Pinky


__ADS_3

Hari ini di kelas Regan sedang mengadakan ulangan harian, di sini terlihat jika Regan sedang mengamati kertas ulangan yang ada di depanya saja. Ia tersenyum sendiri seperti sedang melihat sesuatu.


Wajar saja Regan terseyum sendiri karena di kertas ulangan itu ia melihat bayangan Pinky yang lagi tersenyum kemudian memberikannya semangat.


Adit dan Romi yang duduk saling berjauhan juga merasa aneh kenapa jadi tersenyum sendiri bak orang gila.


"Woy gan! Huss!" Adit melempar sebuah kertas yang sudah di remuk kecil-kecil tepat mengenai pelipis wajah Regan.


"Ah sial!siapa sih ganggu aja deh!" Pekik Regan dengan suara nyaring alhasil saat ini buk Mawar yang sedang mengawasi ulangan turut terganggu dengan suara Regan.


"Ada apa Regan!"


Di sana Romi menepuk jidat sembari mengutuk kebodohan Adit."Mampus!"Ucapnya pelan.


Sedangkan Adit juga memberi kode lewat matanya Regan agar Regan tidak angkat bicara.


"Adit bu, ganggu aja orang lagi fokus juga!"


yang Regan maksud bukan fokus ngerjai ulangan tapi lagi fokus lihat bayangan Pinky di kertas ulanganya.


Kini tatapan tajam bu mawar di lemparkan untuk Adit."Adit, kenapa kamu ngangguin Regan? Apa kamu ingin menyontek?"

__ADS_1


"E-enggak kok bu ibu cuma salah paham," Ucap Adit membela diri.


"Yasudah awas saja kalau kamu buat keributan lagi bisa-bisa kamu tidak ibu suruh ikut ulangan hari ini!" Ucap bu Mawar memperingati.


Regan melihat Adit dengan senyuman manisnya namun Adit terlihat memberi kode mematikan untuk Regan nanti.


Di perjalan pulang Raiska dan kedua temanya masih terlihat panik sampai-sampai berbisik pelan sembari berjalan menuju koridor


"Ris, gue nyampe sekarang masih kepikiran nasip sih cupu di gudang kayak gimana?"Ucap Elsa pelan.


"Iya gue juga takut nanti kalau dia nyampe mati, terus arwahnya gak tenang,terus dia ngedatengin kita dan..."


"Hussst kalian itu bisa diem gak sih, kalau mau bahas ini mending di luar aja. Apa kalian kira gue takut ha!"Raiska tidak suka jika ada yang membahas insiden tadi pagi.


Tanpa terasa siang begitu cepat menampakan malam tapi di malam ini terlihat ibunya Pinky sedang cemas karena Pinky belum pulang ke rumah.


Bahkan nomornya saja tidak aktif saat di telpon. Pada akhirnya jalan satu-satunya adalah menghubungi pak Raymon untuk menghubungi Regan siapa tau Regan bersama Pinky.


Saat ini di kamarnya Regan sedang bermain gitar sambil bernyanyi. Namun tiba-tiba papanya menelpon mengabarkan jika ibunya Pinky sedang cemas karena Pinky belum pulang-pulang. Regan mematikan telpon dari papa begitu saja, ia bergegas mengambil jaket dan kunci mobilnya.


"Lo den Regan mau kemana malem-malem gini?"Ujar Bik Dira yang saat ini sedang mengambil minum di dapur.

__ADS_1


"Bik aku pergi keluar bentar yah soalnya ada kesibukan mendadak dah bik assalamualaikum,"


"Waalaikumsalam den,hati-hati yah."


"Aduuh ki kamu di mana sih kok nyampe sekarang kamu belum pulang," Gumam Ibunya pinky merasa khawatir.


Tak lama hp ibunya Pinky berdering panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenal."hallo"


"Hallo tante ini aku Regan,"


"Nak Regan sekarang lagi sama Pinky yah?"


"Engga tante, tapi tante tenang saja yah ini aku lagi usaha buat nemui Pinky."


"Jadi Pinky gak sama kamu Gan," di sana Ibunya Pinky nampak kecewa.


"Udah tante gak usah kepikiran yang macem-macem pokoknya tante tenang aja aku akan cari Pinky nyampe ketemu."


"Yaudah tante percaya sama kamu, makasih yah nak Regan udah bantui tante."


"iya sama-sama Tan, udah yah tan. Sekarang aku lagi sibuk nyetir."

__ADS_1


"Iya nak Regan,hati-hati yah tante berharap kamu dapat menemui pinky."


"Iya tante amin,"


__ADS_2