Terpikat Pesona Cewek Cupu

Terpikat Pesona Cewek Cupu
Masa Masa Berkemah 3,


__ADS_3

Kini tiba lah mereka di bumi perkemahan hutan pinus, tapi sebelum memulai perkemahan Pak burhan memutuskan bagi peserta yang ikut berkemah untuk berdoa terlebih dahulu.


Usai melakukan doa pak Burhan menyuruh siswa siswi nya untuk melakukan aktivitas seperti memasang tenda,mencari kayu bakar,dan lain sebagainya.


Semua sibuk memasang tenda tapi Arnold malah sibuk bermain hp membiarkan Dandi serta Martin memasang tenda tanpa di bantu oleh Arnold.


"Woy elo malah main hp bantuin napa!" Omel Dandi pada Arnold.


"Iya nih Ar susah nih kita, bantuin dong."Kini Martin merengek meminta agar Arnold membantunya.


"Yaelah lebay banget kalian pasang tenda gitu doang masak gak bisa berdua. Itu aja regu cewek bisa berdua."Pandangan Arnold berpindah ia memandangin Lizia dan Pinky yang sepertinya kesusahan memasang tenda mereka. Arnold pun berjalan menghampiri mereka tidak perduli kedua sahabatnya memanggilanya.


Sama hal yang di rasakan oleh geng Raiska ketika Elsa dan Dewi sibuk memasang tenda Raiska malah sibuk mengunyah cemilan menikmati pemandangan indah yang ada di hutan."Princess Raiska bantuin kita dong, susah nih."


"Ah ribet lo pada gitu aja gak bisa! Lagian yah gue itu di sini seorang putri princes jadi mana ada Princes yang mau pasang tenda."Hap Raiska memakan cemilannya lagi.


Elsa meniup poninya kesal."Yaudah kalau gitu Princes Raiska lanjuti aja yah makannya."


"Eh Regan ganteng banget yah,apa lagi pas dia sibuk pasang tenda sama kedua temannya. Tuh gila tenda yang mereka pasang hampir selesai."Dewi menyuruh Elsa untuk mengamati Regan yang tidak jauh dari jarak mereka. Hal itu bisa di lihat dengan jelas oleh Raiska.


"Kalian tunggu di sini gue mau nyamperin Regan." Perintah Raiska agar kedua temannya tetap berada di tenda saja. Tak lupa Raiska mengambil beberapa lembar tissu.

__ADS_1


"Hallo Ki," Arnold menyapa Pinky di saat gadis itu sibuk memasang tenda.


"Arnold,"Lirih Pinky pelan.


"Ah sini deh gue bantui pasang tenda nya soalnya gue kasian liat lo kayak kesusahan gitu pasang tenda."


"Wah good deh kalau elo mau bantui kita pasang tenda. Tuh elo pegang yang sudut situ aja, nanti gue sama Pinky tarik yang sudut ujung sini." Kata Lizia memerintah nampaknya ia senang dengan di bantu Arnol pekerjaan nya menjadi ringan.


Regan pun nampak melihat di mana Pinky berada, di sana juga ada Arnold yang turut membantu Pinky dan Lizia memasang tenda.


melihat ada aura aura kecemburuan dari Pancaran mata Regan sontak membuat Romi tersenyum getir.


"Apaan sih elo Rom. Jangan mikir yang macem-macem deh."


"Masak sih, jadi elo belum tumbuh rasa yah gan?"Tanya Adit.


"Maksud lo apa dit?"


"Kalian hampir 2 malam loh bermalam di rumah sakit dan emang nya di antara kalian belum tumbuh rasa!"


"Ah Adit elo kok jadi ngaco! Elo gak tau siapa gue! Terus gimana benci nya gue sama sih cupu gak mungkinlah gue punya rasa sama dia!"

__ADS_1


"Adit udah stop yah, intinya Pinky bukan selerah Regan gitu aja deh."


"My Baby Regan,"Raiska tiba-tiba datang menyapa Regan pesonanya.


"Ah Raiska, kenapa yah?"


"Nih gue punya tissu buat elap keringet elo, tuh lihat wajah elo penuh keringat dengan kayak gini elo tuh tambah ganteng"


Tanpa aba aba dari Regan, perlahan Raisak mengelap keringat di wajah Regan. Regan menghenti kan tangan Raiska.


"Oh thanks yah Ris, tapi gue aja yang elap."


"Ih My Baby Regan, gak apa apa gak usah malu kali sama pacar sendiri."


"Apa pacar, emangnya sejak kapan kita jadian?" Regan melotot tak percaya.


"Semenjak hari ini lah Princess Raiska and My Baby Regan Resmi jadi pacar."


"Woy Regan elo udah resmi jadian sama mantan pacar gue, wah selamat yah Bro jadi elo gak bisa lagi dong ganggu hubungan gue sama Pinky" Teriak Arnold yang terspasi dari 3 tenda.


Mendengar hal itu kok rasanya aneh yah, Pinky heran apakah ini rasa cemburu atau bukan.

__ADS_1


__ADS_2