Thrown Into Another World:Trapped In A Mysterious Maze

Thrown Into Another World:Trapped In A Mysterious Maze
Ch. 01 Reinkarnasi {sudah revisi}


__ADS_3

Dalam keadaan tak sadar, mendengar suara yang menggema di dalam kepalanya...


"bertahan hidup lah dan nikmati kehidupan barumu".


Meskipun terdengar samar-samar, tapi karena menggema suara itu terdengar berulang ulang kali hingga membuatnya mengingat suara tersebut.


"berisik!"


Karena tidak bisa menahan untuk terbangun dari tidurnya, ia pun terbangun dengan perasaan kesal akibat suara berisik itu.


[selamat pagi tuan]


Terkejut dan penasaran ketika mendengar suara itu, ia melihat ke kanan dan ke kiri namun tak menemukan sosok tersebut. tak kunjung ketemu ia pun mencoba berbicara.


"hmm.. um.. kh.."


"kenapa ini?, suaraku tak keluar"


[menjawab]


[karena jiwa anda lemah anda tidak bisa mendapatkan tubuh manusia, dan menemukan bahwa jiwa anda cocok dengan benih tanpa nama yang telah bertunas]


"suara itu lagi, siapa itu?!"


[menjawab]


[saya adalah system bertahan hidup yang menimpa anda dalam perjalanan, dan secara tak sengaja menjalin hubungan master dan pelayan, tapi karna tubuh utama anda telah rusak, saya mereinkarnasikan jiwa anda ke dunia lain]


"sebentar sebentar, jadi aku mati pas lagi berangkat ke rumah nenek karna tertimpa benda aneh yang jatuh entah dari mana, trus menjalin kontrak master dan pelayan dengan benda itu, lalu bereinkarnasi jadi benih bertunas ini".


[menjawab]


[benar(-_-;)]


Dareen tidak tahu harus berekspresi seperti apa atas hal yang menimpanya, sebagai penulis dia sangat senang karena bisa bereinkarnasi layaknya novel novel fantasi reinkarnasi yang banyak ia tulis dan baca di kehidupan sebelumnya, atau sedih karna bereinkarnasi jadi tumbuhan.


"ya Tuhan... kenapa harus jadi kecambah begini..."


"seperti toge, kemana tubuh kekar ku dulu"


Batinnya menangisi tubuh barunya yang berupa benih yang baru saja berkecambah dan menangisi angan-angan tentang tubuhnya yang kekar.


Dareen tidak terima atas hal yang menimpanya dengan berbagai macam kata kasar dan keluhannya hingga beberapa menit telah berlalu ia pun berangsur-angsur tenang dan kembali rileks.


"mau seperti apapun aku berpikir, sekarang aku sangat lemah, bagaimana bisa menikmati hidup dalam tubuh yang lemah, bahkan bertahan hidup pun susah".


[menjawab]


[karena tubuh anda yang sangat sangat lemah, anda berhak menerima hadiah awal dari system']


[mendapatkan 10 kotak hadiah]


[apakah anda ingin membuka semua kotak hadiah]


"tentu saja buka"


"aku hampir saja melupakan kalau ada system yang akan menemaniku"


Ekspresi bahagia terpancar disekitar daun yang baru saj bertunas, ia tampak girang dan senang tidak sendirian didalam hutan antah berantah.

__ADS_1


[menjawab]


[membuka 10 kotak hadiah]


[selamat anda mendapatkan skill bertahan hidup]


[selamat anda mendapatkan skill pertumbuhan cepat]


[selamat anda mendapatkan skill penyerapan darah]


[selamat anda mendapatkan skill pelindung aura]


[selamat anda mendapatkan buku cara bertahan hidup di daratan jiwa]


[selamat anda mendapatkan buku informasi tentang semua monster di daratan jiwa]


[selamat anda mendapatkan buku pengetahuan dasar tentang dunia daratan jiwa]


[selamat anda mendapatkan senjata jiwa bintang 3]


[selamat anda mendapatkan buku pengetahuan dasar meramu obat]


[selamat anda mendapatkan buku kultivasi jiwa]


Dareen akhirnya lega setelah tahu setelah system memberikan kotak hadiah awal. Ia tahu bahwa akan sulit untuk bertahan hidup tanpa kekuatan dan pengetahuan.


Meski merasa puas dengan hadiah yang diberikan oleh system, terlihat jelas bahwa dia masih belum mengerti bagaimana menggunakan system dengan benar.


Disaat dia ingin bertanya ia tanpa sadar merasa lapar dan haus, dengan suara perut yang entah keluar dari mana?, dia ingin makan tapi sadar bahwa ia tidak punya mulut.


Mengingat bahwa sekarang ia tumbuhan, makan dan minum dilakukan dengan menyerap mineral dan air yang ada di dalam tanah.


Dengan perlahan ia membayangkan ia sedang meminum air. Akhirnya akar di bawah tanah merambat turun dan menyerap air di tanah.


Yang satunya adalah Phoenix api hijau dan satunya lagi harimau es bertanduk. Keduanya sangat besar untuk seukuran tumbuhan kecil seperti Dareen.


Phoenix dan harimau itu bertarung dengan sangat sengit untuk memperebutkan buah apel kristal. Apel kristal adalah apel yang tumbuh dari pohon apel berusia 1.000.000 tahun, dan dapat membantu binatang roh untuk membentuk tubuh manusia nya, terlepas dari tingkatannya.


Kedua binatang itu terus bertarung selama 3 hari 3 malam, dan mereka bertarung hingga hampir sampai ke tempat Dareen berada.


Dareen terus menyaksikan pertarungan kedua binatang roh itu.


Nampak Phoenix api hijau yang awalnya menyerang dengan terbang kini sudah jatuh dan bertarung di darat, sementara harimau es bertanduk membekukan sayap Phoenix.


Phoenix mencairkan es yang membekukan sayapnya, namun meskipun es itu meleleh tetap sayap nya tidak bisa terbang di akibatkan oleh air yang mencair dari bongkahan es tersebut.


Harimau es bertanduk bersiap menyerang dengan semburan esnya namun berhasil di halau dengan kepakan sayap yang mengeluarkan api hijau.


Setelah 3 hari berlalu, kedua binatang roh itu sudah sangat kelelahan, dampak dari pertarungan mereka mencapai Dareen.


Serangan es dan api itu memberikan dampak yang sangat besar terhadap hutan.


Meski begitu mereka tak berhenti bertarung dan terus melanjutkan pertarungannya. Nampak Phoenix dan harimau itu akan mengeluarkan seluruh kekuatan mereka untuk satu serangan akhir yang akan menentukan akhir dari segalanya.


Sebuah bola api besar berwarna hijau ke unguan dan sebilah bongkahan es yang juga tak kalah besar melayang di atas kedua binatang itu, lalu dengan raungan mereka meluncurkan serangan penentuan.


Serangan akhir dan penentuan dari kedua binatang roh itu benar benar dahsyat sampai menggoncang tanah di sekitar termasuk Dareen.


Angin terhembus kencang dari arah benturan serangan kedua binatang roh itu hingga menimbulkan dampak yang luar biasa.

__ADS_1


Angin panas yang silih bergantian dengan angin dingin membuat area sekitar tidak tahan dengan pergantian panas dan dingin hingga pohon menjadi layu.


Adapula pohon yang terbakar hangus serta tanah yang terlalap api serta pohon dan tanah yang membeku.


Sangking dahsyatnya pertarungan mereka hingga membentuk kawah yang dalam di tengah ledakan dahsyat itu.


"uwaa..., skill pelindung aura tidak mempan, matilah sudah, matilah aku, padahal aku masih perjaka"


Teriaknya sambil menangisi nasibnya yang sangat pendek, baru saja 4 hari yang lalu ia bereinkarnasi sudah akan mati lagi.


[peringatan]


[tubuh master tidak bisa menahan serangan yang akan diterima]


[peringatan]


[kerusakan 99% diterima oleh tubuh anda akibat benturan energi yang sangat besar]


[mulai mengambil alih otoritas atas tubuh master]


"habis sudah, padahal sudah diberikan kesempatan kedua untuk hidup"


"tapi masih saja lemah"


"selamat tinggal system"


Tubuh Dareen sudah dalam kondisi terhempas dan hanya menyisakan batang kecil.


Pada akhirnya kedua binatang roh itu mati dan memunculkan cincin roh berwarna merah. Darah mereka berhamburan ke segala arah dan tak sengaja terserap oleh batang Dareen.


[Ding]


[kondisi terpenuhi]


[memakai skill penyerapan darah]


Kesadaran Dareen berangsur-angsur hilang karna tubuhnya telah hancur dan menyisakan batangnya saja.


System' memutuskan untuk mengambil alih tubuh masternya lalu menggunakan skill penyerapan darah untuk mempertahankan tubuh masternya.


...bersambung:)...


...mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat....


...berhubung ini karya pertama aku jadi mohon saran dan kritikannya....


...agar author bisa rubah jika ada yang salah atau harus diperbaiki....


...mohon dukungan kalian(◍•ᴗ•◍)...


...jangan lupa like...


...komen...


...dan...


...share ke teman teman kalian...


...serta menambahkan cerita ini ke favorit...

__ADS_1


...agar tidak ketinggalan update terbaru...


...(◠‿◕)...


__ADS_2