Thrown Into Another World:Trapped In A Mysterious Maze

Thrown Into Another World:Trapped In A Mysterious Maze
Ch. 37 Perang antar 2 kubu {sudah revisi}


__ADS_3

#1 hari yang lalu


"yang mulia saya ada pertanyaan"


"apa yang membuatmu penasaran?"


"saya ingin tahu pria seperti apa yang anda sukai?"


Bincang Dareen yang penasaran terhadap pria idaman sang kaisar kepada Yao Siyue.


"pertanyaan apa itu?"


"tidak ada hubungan antara pria seperti apa yang kusuka dengan perang ini"


"tentu saja ada, hehehe"


"ada satu pria yang bisa dimanfaatkan dalam Haremmu"


Bincang mereka berdua yang membahas tentang Yao Siyue.


"hah... memangnya siapa dalam Haremku yang bisa ikut andil dalam perang"


"kau ingin aku membuat selir selirku mati dalam peperangan?"


Marah Yao Siyue karna Dareen melibatkan selirnya yang telah dijaga agar tidak lecet.


"bukan... bukan seperti itu yang mulia"


"tapi ada satu orang penghianat dalam Harem anda yang mulia"


Ucap Dareen menenangkan amarah Yao Siyue dengan kata penghianat.


"penghianat...?"


"katakan siapa penghianat itu?"


"akan kuhancurkan dan kuremukkan tubuhnya"


"beraninya mengkhianati kasih sayang ku"


Geram Yao Siyue karna tak suka dengan penghianatan apalagi orang yang sudah ia percayai dengan setulus hati.


"Xiu Ming"


"apa kau sama sekali tidak ingat dengan nama Ming Xiu?"


Ucap Dareen memberi tahukan tentang Xiu Ming yang merupakan anak dari Raja Ming.


"Xiu Ming... Ming... Ming Chun.."


"Ming Chun brengsek itu?"


"aku sudah berbaik hati memberikannya kesempatan untuk hidup"


"beraninya dia ingin balas dendam dan menaruh anaknya menjadi selir kesayanganku"


"tidak kusangka Xiu Ming merupakan Ming Xiu"


"dimana dia?"


"aku akan memenggal kepalanya dengan tanganku sendiri"


Ucap Yao Siyue geram hampir marah dan memancarkan aura yang membuat sekitarnya merasa tertekan dan ingin segera menjumpai Xiu Ming.


"tenang... tenang... tenanglah yang mulia"


"saya ada rencana untuk memanfaatkan penghianat ini"


"saya hanya perlu tahu pria seperti apa yang anda sukai"


"jadi bolehkah saya mengetahui pria seperti apa yang membuat anda ingin untuk mengurungnya dan tak ingin untuk diketahui siapapun?"


Ucap Dareen menenangkan amarah Yao Siyue dan bertanya kepadanya.


skip...


#penginapan teh wangi --->jauh disudut ruangan


Dareen melangkah kearah kursi yang berada di pojok dimana ada seorang pria yang memakai baju mewah dan cadar untuk membuatnya tak dikenali.

__ADS_1


"boleh saya duduk disini?"


Ucap Dareen dengan sopan dan lembut memegangi kursi yang berhadapan dengannya.


"hah... inikan si ja**** itu"


"mau apa dia?"


"tid..."


Batin Xiu Ming bertanya tanya dan penolakannya di potong oleh Dareen yang sudah duduk.


"hei aku belum mengiyakan kau untuk duduk disini!!"


Keluh Xiu Ming kepada Dareen yang menurutnya tidak sopan.


[Ding]


[Xiu Ming kesal atas kelakuan anda +3.000 poin negatif]


"oh... kukira kau akan mengiyakan jadi aku langsung duduk saja"


"tapi bagaimana dong...? aku sudah terlanjur duduk"


Ucap Dareen dengan ekspresi yang menikmati perannya.


"bagaimana kepalamu!!"


"sudah jelas ada banyak tempat yang masih kosong"


"oh iya tidak apa apa"


Batinnya kemudian membolehkan Dareen untuk duduk di depannya dengan wajah yang tidak ingin sama sekali.


[Ding]


[Xiu Ming kesal kepada anda +4.000 poin negatif]


[Xiu Ming kesal karena anda +3.500 poin negatif]


[Xiu Ming kesal kepada anda +4.500 poin negatif]


"sayang sekali aku ingin berbisnis tentang pria idaman kaisar Yao"


"kalau begitu saya permisi"


Ucap Dareen dan bergumam akan dirinya yang ingin membincangkan tentang Yao Siyue dan akan beranjak pergi.


"tunggu..."


"apa yang kau katakan tadi?"


Ucap Xiu Ming memegang tangan Dareen hendak menghentikan langkahnya dan bertanya kepada Dareen yang membuat Dareen menyunggingkan senyum licik.


"eh..."


"saya tadi bilang apa yah?"


"saya lupa, oh iya saya tadi bilang 'kalau begitu permisi', karna saya merasa tak disambut ditempat ini"


Ucap Dareen berakting dan menghayati perannya dengan ekspresi yang tampak sedih.


[Xiu Ming penasaran terhadap apa yang ada gumamkan +10.000 poin positif]


"bukan... bukan yang itu"


"tadi yang kau gumamkan"


"katanya kau ingin berbisnis tentang pria idaman kaisar Yao"


Ucap Xiu Ming memberitahukan apa yang ia dengar tadi dengan gumaman Dareen.


"eh... saya rasa anda salah dengar deh..."


"ha.. ha.. ha.."


"kalau begitu saya permisi"


Ucap Dareen membantah perkataan Xiu Ming dengan tawa garing dan hendak pergi tapi dihentikan oleh Xiu Ming yang masih penasaran.

__ADS_1


"aku tidak mungkin salah dengar"


"cepat katakan apa yang kau ketahui tentang pria idaman yang mulia kaisar Yao"


Cegat Xiu Ming yang penasaran terhadap Yao Siyue dengan memegangi tangan Dareen dan pandangan mata yang memancarkan aura mencekam.


"hah..."


"sudahlah..."


"akan kukatakan semuanya tapi aku ingin kau melakukan sesuatu untukku pangeran Ming Xiu"


#kembali ke kenyataan --->jauh didalam hutan ----> tempat dimana raja Ming dan antek-anteknya dan juga Ming Xiu berada.


"begitulah kenapa aku ada disini"


"dasar lelaki ja**** itu"


"jika bukan karena ini semua demi yang mulia kaisar Yao maka aku tak akan kembali ke tempat seperti ini"


"Ahk... sial... ja**** itu bahkan belum mengatakan seperti apa pria yang disukai yang mulia kaisar"


"sial dasar rubah jantan licik"


Batin Ming Xiu menggerutu kepada Dareen yang mengatakan sesuatu dengan setengah setengah.


Sementara itu jauh diatas awan Dareen tengah terbang dengan sayapnya dan mengintai musuh yang ada dibawahnya.


[Ding]


[Ming Xiu kesal kepada anda +4.500 poin negatif]


[Ming Xiu marah kepada anda +5.000 poin negatif]


[Ming Xiu kesal kepada anda +7.000 poin negatif]


[Ming Xiu geram karna tingkah laku anda +8.000 poin negatif]


"wah... terimakasih atas poin karma yang kau berikan"


"tidak baik kan, kalau hanya menerima saja tanpa memberi"


"kalau begitu akan kuberi hadiah untukmu"


Ucap Dareen yang kegirangan menerima poin negatif dari Ming Xiu dan berniat membagikan hadiah kepadanya.


"semoga kau dan ayahmu menikmati hadiah yang kuberikan"


"hahaha..."


Ucap Dareen kemudian diakhiri dengan tawa sepanjang kepulangannya.


...* * * * * *...


...KEESOKAN PAGINYA...


Matahari menyinari pelosok dunia dengan sinar rahmat yang hangat darinya.


Kicau-kicauan burung terdengar dari langit-langit kekaisaran.


Sungguh Pagi yang indah dengan darah kerusuhan dimana-mana.


Ibukota Yue memulai hari dengan peperangan antar 2 kubu yaitu pembela kekaisaran dan penghianat kekaisaran.


Pembela kekaisaran terdiri dari para wanita yang telah diselamatkan dan telah tinggal di kekaisaran semasa hidupnya serta para lelaki yang sudah mengabdikan dirinya kepada tuannya dengan segenap jiwanya.


Sedangkan kubu penghianat kekaisaran terdiri dari wanita-wanita yang merasa Kaisar Yao orang yang tidak adil karna kebanyakan wanita di sana hanyalah wanita yang belum lama tinggal di kekaisaran serta para budak lelaki yang merasa sengsara dan ada juga yang datang dari sel penjara dan ikut andil dalam peperangan dan ikut di kubu penghianat.


Perang sudah dimulai oleh rakyat kekaisaran itu sendiri meski ada yang tidak ikut andil dalam peperangan dan hanya diam menonton dan menunggu hasil, orang orang itu sering dikatakan kubu netral.


Sedangkan Dareen yang tengah tidur malah terbangun karna kegaduhan yang terdengar dari luar dan membuka jendela kamarnya.


Hingga katanya disinari oleh Rahmat sang matahari.


"oh..."


"perangnya sudah dimulai yah?"


Ucapnya memandangi kota yang sudah rusak parah akibat pertarungan antara 2 kubu diantara masyarakat kekaisaran Yao.

__ADS_1


...Bersambung:)...


__ADS_2