
Disebuah tempat yang dipenuhi oleh pepohonan di sekelilingnya hadirlah 10 orang berjubah hitam yang sedang bertarung melawan sekawanan monyet mesum.
Bentuk tubuhnya layaknya monyet biasa tapi tubuhnya lebih besar, telinganya ada 6 dan memiliki 3 ekor. Bulunya agak lebat dan wajahnya agak menyeramkan dengan giginya yang tajam serta merupakan binatang roh level 8.
Nampak ke 10 orang berjubah hitam itu mengeluarkan roh penjaganya, ternyata roh penjaga mereka sama semua yaitu serigala bayang bertaring.
"sudah kuduga ada yang aneh dari anak tadi"
Ucap nomor 5 yang tengah melawan menggunakan roh penjaganya.
"kita benar-benar sudah tertipu oleh anak kecil"
Ucap nomor 4 yang mengeluh sambil melawan monyet mesum dengan tangannya yang berubah menjadi semacam cakar serigala bayang.
"harusnya ku bunuh saja tadi anak itu"
Ucap nomor 8 yang marah marah sambil menggunakan pedang panjang dan perisai.
"tidak, kita harusnya membawanya bersama kita"
Ucap no nomor 7 yang geram karna telah tertipu oleh seorang anak kecil.
"Lain kali kalau aku bertemu dengannya akan ku tusuk tubuhnya dengan tombakku"
Ucap nomor 9 yang marah bersamaan dengan ia menusuk monyet mesum dengan tombaknya.
"lalu aku akan memotong motong tubuhnya menjadi beberapa bagian dulu"
Ucap nomor 6 menggunakan pedang pendek, ia memotong motong bagian tubuh monyet mesum yang melilit tubuhnya.
"sudah sudah... kalahkan yang didepanmu lalu
kita cari anak itu, pasti anak itulah yang menyelamatkan nona Shi Que"
Ucap nomor 1 menenangkan semuanya.
"hahaha... habislah kau anak muda"
Ucap ke 10 orang itu dalam hati dan tersenyum kejam.
Sementara itu Dareen dan Shi Que dalam pelarian. Dirasakannya punggung Dareen mendingin dan merasa merinding.
"pasti ada yang merindukanku"
Ucap Dareen yang tengah berlari bersama Shi Que.
"pastinya 10 orang tadi yang merindukanmu, hihihi..."
Ucap Shi Que menertawakan Dareen.
Dareen tahu bahwa yang dimaksud Shi Que adalah waktu ia berakting jadi waria. Ketika mengingat hal itu Dareen merasa mual.
[5 kesal kepada anda +30 poin negatif]
[4 mengeluh kepada anda +45 poin negatif]
[8 marah kepada anda +80 poin negatif]
[7 geram kepada anda +60 poin negatif]
__ADS_1
[9 marah dan geram kepada anda +179 poin negatif]
[6 berharap bisa memotong tubuh anda +65 poin negatif]
[1 akan mencari anda dan membunuh Anda di manapun itu +6.000 poin]
[1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 merencanakan hal buruk kepada anda +19.000 poin negatif]
"kurasa kali ini kau benar, mereka pasti akan mencari kita setelah selesai membunuh binatang roh di sana"
Ucap Dareen kepada Shi Que yang tampak ketakutan.
"hey... kau membuatku takut"
Ucap Shi Que yang merasa takut juga karna ucapan Dareen.
"yah... kita harus menemukan tempat untuk bersembunyi dulu untuk sementara"
Ucap Dareen menenangkan Shi Que dan terus berlari.
Mereka berlari menjauh berlawanan arah dengan tempat 10 orang berjubah hitam itu, lalu secara tak terduga seekor binatang roh singa hitam bersayap terbang mengejar mereka.
Singa ini besar dan berwarna hitam dengan sisik sisik seperti ular berwarna hitam keemasan, rambutnya berwarna ungu kehitaman, di punggungnya terdapat sepasang sayap yang mengeluarkan api ungu kehitaman serta ekornya memancarkan api ungu kehitaman.
"ss..si.. singa hitam bersayap!!"
Ucap Shi Que yang terkejut dan berteriak takut karna yang dihadapannya sekarang seekor binatang roh berlevel 8, bagi mereka berdua binatang roh ini sama sekali bukan tandingan mereka.
"sial... lari dari kawanan serigala malah ketemu singa, yang benar saja"
Ucap Dareen yang tak percaya bahwa nasibnya sungguh na'as.
Dareen dengan sigap mengeluarkan sayapnya dan memeluk Shi Que dengan erat lalu dengan semua kekuatannya ia terbang menjauhi singa hitam bersayap itu.
[anda telah memasuki wilayah labirin misterius]
Dan benar saja mereka seakan di pindahkan ke sebuah ruangan dengan satu pintu, yang di pintunya tertulis 'jelajahi labirin - hindari jebakan - bunuh monster -dapatkan harta - kalahkan bos labirin - dan keluar'
Di samping pintu itu juga terdapat tulisan dari darah yang bertuliskan 'kau tidak bisa keluar sebelum menyelesaikan labirin ini', '35 tahun belum juga bisa menyelesaikan labirin ini', 'tidak bisa diterima, aku menyesal memasuki labirin ini' dan masih banyak lagi pesan pesan dari orang yang terjebak dalam labirin sepertinya.
"tempat apa ini?"
[menjawab]
[anda memasuki labirin misterius, yang tidak tetap, dengan jebakan dan monster]
"aduh... gawat!!"
Ucap Dareen yang memijit jidatnya merasa bahwa akan gawat jika ia berlama-lama dalam labirin.
[Ding]
[sebuah labirin yang belum pernah terselesaikan ditemukan]
"kalau begitu buatkan peta labirin nya serta jalan yang harus dilewati ke ruangan bosnya"
[dimengerti]
[memindai area labirin]
__ADS_1
[area labirin telah di pindai dan akan di akumulasi kan menjadi peta]
Sebuah peta virtual yang menampilkan labirin jelas terpampang di depan Dareen lengkap dengan jalan yang harus dilalui tanpa jebakan.
"system tunjukkan lokasi Shi Que dalam peta"
Ucap Dareen yang merasa cemas kepada Shi Que yang baru baru ini ia selamatkan, meski ia tidak ada hubungan apapun dengannya.
[dimengerti]
[mencari aura Shi Que]
[lokasi Shi Que tidak terdeteksi dalam jarak 100 km]
"sial, labirin ini tidak sesederhana yang terlihat"
Ucap Shi Que yang merasakan kejanggalan dari labirin misterius yang ia masuki secara tak sengaja.
Namun sebelum ia menelusuri labirin, Dareen memutuskan untuk mendapatkan roh penjaganya terlebih dahulu.
"kurasa sebelum berangkat, lebih baik ku dapatkan dulu roh penjagaku"
Ucap Dareen dengan tangan yang menggaruk dagunya.
"sejauh ini roh penjaga ternyata sebuah keharusan dalam dunia daratan jiwa"
Ucap Dareen yang duduk bersila dengan bergumam.
[dimengerti]
[harap master merilekskan tubuh dan hilangkan pikiran yang mengganggu]
Dengan arahan system, Dareen merilekskan tubuh dan mengheningkan pikirannya. Agak susah karna Dareen tak pernah sekalipun berhenti berpikir, seperti di kehidupan sebelumnya ia tak berhenti berpikir bahkan ketika sedang mimpi.
[buka telapak kanan tangan anda]
Mengikuti arahan system Dareen membalikkan tangan kanannya yang sebelumnya menghadap pahanya.
[mengirimkan aura yang menekan jiwa]
Setelah notifikasi itu, sejumlah aura yang tebal dan mendominasi terpancar dari system yang membuat Dareen merasakan tekanan yang sedang.
"ukg... apa... yang terjadi... ahk"
Erangan Daren yang merasa tertekan oleh sejumlah aura dengan suara yang terputus-putus.
[mohon untuk menahan tekanan aura yang terpancar]
"sial... tekanan ini terasa sakit tapi juga tidak sakit, apa apaan ini?"
Ucap Dareen yang mengucap sumpah serapah dalam hatinya.
[huh... _-]
"hey... apaan itu, kau mengejekku, sial akh..."
Ucap Dareen yang kesal kepada system tapi tidak bisa apa-apa.
Setelah beberapa menit, akhirnya roh penjaganya pun muncul.
__ADS_1
"iii... i.. ini?!"
...Bersambung:)...