Thrown Into Another World:Trapped In A Mysterious Maze

Thrown Into Another World:Trapped In A Mysterious Maze
Ch. 28 lima bersaudara {sudah revisi}


__ADS_3

.


.


"uwaah...!!"


"kenapa harus seperti ini!!?"


Ucap Dareen yang terjatuh dari langit dengan mulut yang sudah diterpa oleh angin hingga air liurnya menetes naik.


...* * * *...


Beberapa menit yang lalu...


"hum..."


"sebaiknya aku pilih portal yang mana?"


Ucap Dareen yang berpangku tangan menatap ke 2 portal di depannya sambil bersila.


"langsung ke lantai 50 atau lanjut ke lantai berikutnya?"


"ya sudahlah lebih cepat lebih baik"


Ucapnya lalu berdiri dari lamunannya dan berjalan menuju portal lantai ke 50 dengan tak ada rasa curiga sama sekali.


[Ding]


[labirin tersenyum lebar kepada anda +23.000 poin negatif]


"eh.. loh kok poin negatif?"


Ucap Dareen yang sudah duluan melangkahkan kakinya kedalam portal.


Dan seperti itulah Dareen tertipu oleh labirin dan terjatuh dari langit tanpa bisa menyiapkan dirinya.


...* * * *...


"sialan! seharusnya aku tak percaya semudah itu apalagi pada kesadaran yang tak pasti kehadirannya"


Ucap Dareen berteriak sejadi-jadinya mengumpat kepada kesadaran labirin yang sudah membuatnya terjatuh dari langit.


"oh iya aku kan punya sayap"


Ucapnya tersadar akan sayap yang sudah membantunya berkali-kali dalam situasi yang berbahaya.


Sebelum sayapnya muncul, ia merasa ada sesuatu yang dia tabrak tapi sesuatu itu tak terlalu berasa hingga system memberikan notifikasi.


[Ding]


[Anda mendapatkan roh yuan-hun bintang 11]


"hah... roh yuan-hun?"


"jadi sekarang kita(merujuk pada dirinya dan juga system) pindah ke dunia yuan-hun"


Ucapnya yang menyadari bahwa dirinya kini telah pindah ke dunia yuan-hun.


Yuan-hun sendiri adalah roh binatang yang terbentuk setelah binatang yuan mati. Roh yuan-hun harus segera diambil ketika sudah terbentuk, jika roh yuan-hun tidak diambil selama 3 hari maka roh yuan-hun akan memiliki kesadaran dan pikiran hingga roh yuan-hun yang belum diambil selama 4 hari akan pergi dan bersembunyi.


#NOTE: dunia yuan-hun author ambil dari komik first dragon yuan long, bagi yang udah baca pasti ngerti deh apa itu yuan-hun.

__ADS_1


"luar biasa, aku tak menyangka kita (merujuk pada dirinya sendiri dan system) bakalan pindah ke dunia yuan-hun"


Ucap Dareen yang menari-nari di atas awan dengan sayapnya dengan gembira.


...★ ★ ★ ★ ★...


Di suatu tempat yang penuh dengan pepohonan 4 orang sedang berlompat lompat dari satu pohon ke pohon lainnya.


Setelah beberapa waktu mereka akhirnya berhenti dari lompatan mereka dan berhenti di sebuah gubuk yang terpencil.


"hu hu... kakak..."


"ini semua salahku... andaikan...andaikan aku tidak pergi sembarangan... kakak.. kakak pasti tidak akan di tangkap... hiks..."


Ucap si A yang tengah menangis tersedu-sedu dan mengusap air matanya yang membasahi pipinya


"tenang saja kita akan mencarinya setelah ini"


Ucap si B menepuk-nepuk punggung si A yang tengah menangis.


"sudah jangan menangis, kakak mengorbankan dirinya demi keselamatanmu, jika kamu menangis dan menyalahkan dirimu seperti ini maka kakak pasti akan kecewa"


Ucap si D yang juga menenangkan si A.


"benar... kamu jangan menangis lagi, kita menjadi seperti ini karena kekuatan kita di segel"


"hanya tuan kita saja yang bisa membuka segel itu"


Ucap si D yang menjelaskan kebenaran kepada si A.


"terus, kenapa tuan kita tidak kunjung datang, jika tuan kita tidak datang-datang maka kakak.. kakak.. kakak akan.."


"sudah.. sudah jangan menangis lagi"


Ucap si B yang selesai bicara lalu seketika tubuh mereka berempat bagaikan di setrum listrik yang membuat tubuh mereka berempat tergidik.


"ini.."


Ucap mereka serempak menyadari bahwa detakan jantung yang membuatnya menyadari bahwa tuan yang mereka tunggu sudah datang.


"akhirnya tuan kita sudah dekat,hahaha.."


Ucap si B yang tahu bahwa tuan mereka akhirnya telah tiba ke dunia ini dan tertawa dengan bahagia.


>>>>>>>>>>


Jauh dari tempat mereka berempat, di sebuah penjara bawah tanah dengan jeruji besi yang kokoh...


Seseorang tengah di ikat dengan rantai dan tengah di cambuk oleh seorang lelaki.


Seseorang dengan tubuh mungil penuh dengan luka bekas cambukan itu diikat di kedua tangannya dan juga kedua kakinya hingga tubuhnya terbuka lebar membuat tubuhnya sangat bagus untuk mendaratkan cambukan.


"sebaiknya kau katakan saja dimana keberadaan orang-orang sesama Rasmu itu"


Ucap lelaki yang bertubuh kekar tengah menginterogasi seraya mencambuk tubuh mungil yang ada didepannya.


"percuma saja... aku tak akan mengatakannya"


"sebaiknya kalian bunuh saja aku"


Ucap seseorang dengan tubuh mungil itu tak ingin mengatakan apapun tentang keberadaan adik-adik nya.

__ADS_1


"sudahlah bahkan jika kau tidak mengatakannya mereka pasti akan datang dengan sendirinya hahaha..."


Ucap seorang wanita dengan tubuh lentik dan berbaju mewah di belakang lelaki kekar yang mencambuk tubuh mungil tersebut.


"kau... "


Ucap seseorang dengan tubuh mungil itu geram dan berekspresi marah ke arah wanita itu.


"kenapa? marah? percuma kau merahasiakan keberadaan mereka jika kau bahkan tak bisa mempertahankan dirimu"


Ucap wanita itu melangkah kearah tubuh mungil yang sedang di belenggu oleh rantai.


"sudahlah biarkan saja dia terkurung di bawah sini dan tunggu tikus masuk perangkap hahaha...."


Ucap wanita itu kemudian mengangkat dagu orang mungil itu.


"tubuh mungil ini sangat berharga jika di lelang"


Ucap wanita itu lalu beranjak pergi dari penjara itu diikuti dengan lelaki dengan tubuh kekar yang memegang cambuk dan mengunci pintu jeruji itu dengan banyak rantai.


Setelah punggung badan dari wanita itu pergi setelah beberapa waktu...


"kakak mu ini terlalu lemah, jadi kakak mohon agar kalian tidak usah datang dan menyelamatkan kakak"


Ucap seseorang yang bertubuh mungil itu dengan rintihan perih terasa pada tubuhnya yang penuh luka memar akibat cambukan.


Tak selang beberapa menit jantungnya berdegup keras dengan tubuhnya yang bergetar bak tersetrum listrik membuat nya merasa senang.


"akhirnya... akhirnya setelah menunggu selama beberapa generasi"


"ayah.. ibu.. kakek... semuanya... akhirnya tuan yang kalian tunggu seumur hidup tiba juga, kalian pasti iri kan kepada kami berlima"


"jadi kalian harus merasa tenang di atas sana"


Ucap seseorang dengan tubuh mungil itu kian meneteskan air mata dengan wajah bahagia yang terkandung perasaan sedih didalamnya.


...★ ★ ★ ★ ★...


"hacciuuh..."


"siapa yang membicarakanku di belakang"


"pasti ada yang membuat rencana jahat kepadaku"


Ucap Dareen yang kini sedang terbang menuju kerajaan terdekat dengan menggunakan sayapnya dan dengan bantuan system.


"system, apa benar di sini arahnya?"


Ucap Dareen yang merasa bahwa Arah yang ia tuju itu bukanlah arah tempat yang ingin dituju.


Mau bagaimanapun ia melihat hanya ada pepohonan sepanjang matanya memandang.


Setelah beberapa setengah jam ia terbang, akhirnya dari kejauhan nampak sebuah kota yang diapit oleh dua gunung di sisi selatan dan Utara serta hutan di bagian barat dan juga danau di Timur.


"woah.. itu dia.. akhirnya ketemu juga dengan kota nya"


"hiks.. setelah sekian lamanya terkurung dalam labirin yang gelap akhirnya... ketemu sama banyak orang"


Ucapnya menangis nasibnya yang malang, meski tidak mengeluarkan air mata.


...Bersambung:)...

__ADS_1


__ADS_2