Thrown Into Another World:Trapped In A Mysterious Maze

Thrown Into Another World:Trapped In A Mysterious Maze
Ch. 15 boss meninggalkan ruangannya {sudah revisi}


__ADS_3

Seperti kemarin, tikus pelahap datang secara berbondong-bondong kearah Dareen tapi seketika berhenti karna tau bahwa ruangan yang mereka tuju itu penuh dengan jebakan.


Nampak barisan depan tikus pelahap itu berhenti dengan cepat ketika tiba dipinggir pintu itu.


Alhasil tikus pelahap yang berada di belakangnya mendorong dan tikus pelahap yang ada dibarisan paling depan terdorong dan terkena jebakan.


[Ding]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


........


[Ding]


[terdeteksi tersisa 90.000 moster tikus pelahap]


"hah..."


Ucap Dareen terkejut karna sedari tadi tikus pelahap yang terkena jebakan sudah 10.000 lebih dan jebakan yang tersisa tinggal setengah ruangan itu.


Baru 45 menit berlalu tapi sudah membunuh 10.000 tikus pelahap. Yang anehnya adalah tikus pelahap masih ada sebanyak 90.000 tikus pelahap yang berada diluar ruangan itu.


"aish... apa-apaan sih dengan lantai ke 3 ini?"


"pantas saja tidak ada yang bisa keluar dari labirin ini, bahkan jika punya banyak keberuntungan"


Ucap Dareen memaklumi atas semua yang telah mendahuluinya mati dengan mengenaskan.


Ia menyatukan kedua telapak tangannya dan menunduk memberi penghormatan kepada pendahulunya.


★ ★ ★


Sudah 5 jam berlalu tikus pelahap yang tersisa tinggal 10.000. Tikus yang mati menghilang beserta jebakan yang mengenainya dan meninggalkan kristal berwarna merah berkilau dan genangan darah.


[selamat anda berhasil membunuh 80.000 tikus pelahap dalam 5 jam]


[anda berhasil mencetak rekor orang tercepat membunuh 90.000 tikus selama 5 jam]


[labirin merasa terkesan dengan kepintaran anda +40.000 poin positif]


"hah... labirin ini lagi, kukira terakhir kali itu cuman mimpi"

__ADS_1


Ucapnya karna melihat notifikasi yang menyatakan bahwa labirin sedang mengawasinya disuatu tempat.


Jebakan yang tersisa tinggal 5 langkah dari arah Dareen, tikus pelahap itu tak berhenti disitu saja dan terus berdatangan kearahnya.


Dareen hendak berpikir bagaimana caranya agar tikus itu tak mencapainya tapi anehnya semua tikus itu berhenti dan menyebar ke arah samping menuju dinding seakan-akan memberi sebuah jalan kepada seseorang.


Meski sebagian tikus pelahap terkena jebakan ketika memberi jalan tapi mereka tetap membuat sebuah jalan.


[Ding]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


...........


Tak lama sebuah guncangan seperti pijakan kaki raksasa yang terasa hingga ke dalam ruangan terdengar dari luar ruangan.


[Ding]


[raja tikus pelahap bergerak meninggalkan ruangannya dan menuju kearah anda lebih tepatnya kearah keju yang anda pegang]


"hah... cuman karna keju monster yang seharusnya adalah boss dari lantai ke 3 ini malah meninggalkan sarangnya.


[Ding]


[labirin tersenyum menyeringai kepada anda]


"jadi labirin ikut campur dalam hal ini, sungguh curang"


Ucap Dareen ingin menangis karna ia belum mempersiapkan dirinya untuk bertarung dengan boss satu ini.


Ternyata labirin ikut campur dalam hal kecil untuk mengetes Dareen dengan mengeluarkan raja tikus pelahap dari ruangannya.


Tak lama tikus dengan ukuran mungkin sebesar gajah tiba di depan pintu ruangan itu kemudian menggunakan cakarnya untuk membuat jalan baginya untuk masuk ke ruangan Dareen.


Melihat hal tersebut Dareen tercengang melihat ukuran monster kali ini lebih besar dari boss monster sebelumnya.


Meski tangan raja tikus pelahap itu terkena jebakan tapi jebakan itu seolah-olah tak memberikan pengaruh apapun.

__ADS_1


Dan puing-puing ruangan yang ada diatas berjatuhan menimpa beberapa tikus pelahap yang ada dibawah.


[Ding]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


[anda berhasil memancing tikus pelahap kearah jebakan labirin +1.500 poin exp]


...........


Mungkin 500 tikus telah mati dan menghilang dan meninggalkan kristal berwarna merah berkilau serta genangan darah.


"mungkinkah ini juga ada sangkut-pautnya labirin"


Ucap Dareen membatin dan menduga-duga mungkin labirin ikut campur lagi dalam pertarungannya.


"terkutuk kau labirin sialan"


Ucapnya mengutuk labirin didalam hatinya karna tak mau memancing amarah labirin dan menambah kesulitannya.


Dareen perlu mendongak keatas untuk sekadar melihat si tikus pelahap itu. Tubuhnya sebesar gajah, punggungnya penuh duri seperti landak tapi kali ini memiliki racun di setiap durinya, matanya merah menyala, kumisnya semacam kumis kecoak dengan ukuran besar, kaki depannya memiliki cakar yang seperti tikus tanah tapi cakar kali ini panjang dan tajam berbeda dengan tikus tanah yang dibumi.


Yang membuat raja tikus pelahap itu berbeda dengan yang lain adalah raja tikus pelahap itu bisa berdiri apalagi berjalan.


Dareen mengeluarkan roh penjaga tombak berwarna oranye kemerahan dengan ukiran naga yang dililit sebuah ular berwarna hijau kebiruan yang ada di tangan kanannya dan menyerang raja tikus pelahap itu.


Namun sebelum itu ia meneguk air liurnya karna melihatnya saja sudah sangat mustahil untuk dikalahkan dan juga ia memasukkan keju tadi kedalam kotak penyimpanan.


Menggunakan teknik langkah kecepatan ia berlari di atas udara seperti ia berpijak pada udara, lalu menebas dari segala arah pada bagian tubuh depan raja tikus pelahap itu.


Namun tubuh raja tikus pelahap itu sangat keras untuknya menebasnya bahkan tombaknya terpental karna sangking kerasnya.


Raja tikus pelahap itu tersenyum seperti merendahkan Dareen dan ia kemudian becicit seakan-akan berbicara pada kawanan tikus pelahap yang ada dibawah.


Dan benar saja tebakan Dareen bahwa raja tikus pelahap sedang merencanakan sesuatu. Dareen melihat kebawah dan tampaklah tikus pelahap yang ada dibawah mengibaskan badannya.


Tikus-tikus tersebut menggoyangkan pinggulnya dan duri yang ada dipunggung mereka meregang dan melesat kearah Dareen.


"huh... hampir daja"

__ADS_1


Ucap Dareen dengan cekatan menggunakan skill pelindung aura yang sudah membaik.


...Bersambung:)...


__ADS_2