Thrown Into Another World:Trapped In A Mysterious Maze

Thrown Into Another World:Trapped In A Mysterious Maze
Ch. 31 Mengandung bayiku? {sudah revisi}


__ADS_3

Dareen yang sedang tidur mereka terganggu oleh suara bising dan desahan erotis yang menggema di ruangan itu hingga membuatnya ingin bangun.


"berisik!"


"siapa sih?"


"aneh, kenapa suaraku tidak bisa keluar"


"mulutku hanya ternganga tapi tidak bisa digerakkan"


Batin Dareen karena suaranya tidak terlantunkan karena tubuhnya terasa kemas dan tidak bisa digerakkan.


"hah... apa ini?"


Ia terkejut karena hal yang ia lihat setelah membuka mata adalah Mrs.V yang berada tepat di depan matanya lebih tepatnya di atas mulutnya.


"ini mimpi yah?"


"sungguh mimpi yang indah"


"akhirnya bisa melepaskan diri dari keperjakaan"


"meski ini di dalam mimpi"


"hahaha..."


"sensasi ini"


"perasaan ini"


"aroma ini"


"sungguh sangat nyata"


"tunggu ada yang terasa janggal... system!"


"apa yang terjadi dengan tubuhku?"


Batin Dareen yang menikmati suasana dalam mimpinya tapi merasa ada yang janggal dengan tidak bisanya ia bergerak. Untuk memastikan hal tersebut ia memanggil dan bertanya kepada system.


[menjawab]


[Anda telah terkena racun pelumpuh dan telah mengirup racun pembangkit gairah]


[tubuh anda menerima efek samping]


[kelumpuhan pada setiap anggota tubuh kecuali bagian kepala serta bagian sekitar Mr.P]


[apakah anda ingin menetralisir racun dan menghilangkan efek samping]


"tentu saja bodoh"


"cepat hilangkan racunnya sebelum aku semakin terlarut dalam racun ini"


Ucapnya dalam hati menyuruh system untuk menghilangkan racun dalam rubuhnya karena jika terlambat ia akan semakin ingin untuk bersetubuh.


[dimengerti]

__ADS_1


[menetralisir racun dan menghilangkan efek samping]


[menghapus racun dan efek samping membutuhkan waktu 3 menit]


Shiu dan Shia sudah terlanjur menikmati persetubuhan mereka bertiga meski hal ini baru pertama kali bagi mereka semua termasuk Dareen.


Karena efek samping dari racun dan juga dupa, Dareen tidak bisa melakukan apapun selama tiga menit, ia hanya bisa bertahan dan menunggu tiga menit itu berlalu.


Tapi karena rasa nikmat yang ia rasakan pada Mr.Pnya ia semakin dan semakin tidak bisa menahan nafsunya.


Perasaan nikmat untuk pertama kalinya ia merasakan hal seperti itu dalam hidupnya yang membuat ia semakin tak tahan.


Begitu juga dengan Shiu dan Shia yang pertama kalinya berhubungan badan membuat pikiran mereka menyatu dengan gerakan tubuh mereka.


Keperawanan yang mereka jaga hingga kini yang akhirnya mereka lepaskan sendiri membuat Mrs.Vnya mengeluarkan bercak darah.


Mereka berdua sudah terjatuh dalam kenikmatan, membuat diri mereka sendiri menjadi candu dengan perasaan nikmat yang dirasakannya.


Tiga menit pun berlalu dengan desahan dari dua orang insan yang pikirannya sudah diambil alih oleh perasaan kenikmatan.


Dareen yang sudah menahan dirinya selama tiga menit merasa goyah setelah berpikir berulangkali.


Dirinya juga ikut terlena oleh nafsunya, ia sudah menunggu-nunggu perasaan yang nikmat itu selama 2 kehidupan.


Pikirannya juga jadi kacau, meski ia sudah banyak membaca situasi seperti sekarang tapi tanpa adanya pengalaman ia tak bisa untuk mengontrol dirinya sendiri.


Pada akhirnya mereka bertiga bersetubuh sepanjang malam, Dareen terus menggoyangkan pinggulnya dengan kasar dan cepat.


Desahan dari tiga orang lajang sepanjang malam bergema didalam ruangan tanpa henti.


Meski Dareen sudah mendapatkan kembali kontrol atas pikirannya, tapi ia tetap melanjutkan permainan dengan kasar karena niat dua orang itu memang untuk membunuhnya.


Shiu dan Shia yang awalnya disuruh membunuh malah ingin memperk*sa Dareen, tapi dengan bantuan system Dareen berhasil lepas dari efek samping racun yang masuk kedalam tubuhnya.


Perjalanan panjang dimalam hari tanpa bisa menolak di tembaki benih seorang pria yang entah siapa namanya itu membuat tubuh mereka jadi lemas dan tak sanggup untuk bergerak apalagi untuk menghentikan gerakan pria yang malam menikmati diri mereka.


Dareen yang tak puas hanya dengan beberapa gerakan yang membuat dua orang tumbang dalam tiga jam berlalu tapi masih tidak puas.


Lalu tiga jam lagi berlalu dengan keheningan yang hanya mendengar suara 'pok' 'pok' 'pok' kedua wanita itu sudah sangat lelah, mereka hanya bisa pasrah dengan keadaan tubuh mereka yang balik 'diperk*sa' oleh pria asing sepanjang malam.


Tubuh mereka tak bisa digerakkan lagi, mata mereka menatap kosong ke atas. Meski mereka sudah berkali-kali memohon dan memaksa kepada pria itu tapi malah tidak didengar dan tidak berhenti.


...★ ★ ★ ★ ★...


Sang mentari akhirnya bangkit dari tidurnya dan menyinari seluruh pelosok daratan dengan cahayanya yang cerah.


Jendela yang terbuka karena tertiup angin membuat ruangan yang semula gelap kini menjadi terang dan hangat.


Dibarengi dengan kicauan burung yang terbang dengan riangnya bersama-sama.


Dareen yang masih saja tidak lelah menembakkan benih-benih kehidupannya pada kedua insan yang terkapar tak sadarkan diri dan tak berdaya.


"sigh..."


"sudah pagi!"


Decik Dareen memandang tidak puas dengan kedua wanita yang sudah terkapar tidak bisa bergerak, sambil mengkondisikan rambutnya yang terlerai menghalangi pandangannya.

__ADS_1


Ia melepaskan Mr.Pnya yang tertancap dengan perasaan tak puas, tapi karena sudah pagi ia tidak ingin membuat suasana hatinya kacau.


"lebih baik mereka dibunuh atau kulepaskan saja?"


Ucap Dareen beranjak dari tempat tidur lalu memakai pakaian tipis menyerupai handuk yang menutupi bagian bawahnya berniat untuk mandi.


[menjawab]


[karna Shiu dan Shia merupakan orang jahat yang berusaha membunuh tuan meski dengan cara yang sedikit luar biasa]


"oh... jadi nama mereka Shiu dan Shia?"


"nama yang cantik"


Ucapnya mengagumi nama kedua saudari kembar didepannya yang sudah menemaninya sepanjang malam.


[dan mempertimbangkan tentang bayi yang yang sudah berusia 2 Minggu 3 hari dalam perut mereka berdua]


[maka lebih baik jika anda memasukkan merek kedalam menara 9 tingkat di ruangan istirahat tuan]


"hum.. hum.."


"hah apa?... mereka hamil 2 Minggu?"


"kau pasti bercanda kan?"


[menjawab]


[system tidak mungkin bercanda]


"kita baru saja main selama 6 jam tanpa henti"


"masa sudah hamil, apalagi udah 2 minggu dalam kandungan"


"kau bercanda kan"


[menjawab]


[dimengerti]


[pada dasarnya spe*** anda cenderung berbeda dengan spe*** biasa hingga membuat pertumbuhan mereka menjadi 2 kali lebih cepat dari hamil yang normal]


[dan dengan di berkahi dengan darah-darah yang mengalir dalam tubuh anda juga dipengaruhi dengan skill pertumbuhan cepat membuat bayi bayi anda tumbuh lebih cepat]


"eh... astaga bisa bisanya, ck ck..."


"jadi kedepannya harus lebih hati-hati nih...?"


"ck.. ck..."


"lain kali harus pake pengaman"


Ucapnya kemudian memasukkan Shiu dan Shia ke dalam menara 9 tingkat.


Dan seketika Shiu dan Shia menghilang dan masuk kedalam menara 9 tingkat, tepatnya di lantai 4.


Setelah itu Dareen menuju kearah sudut ruangan yang ada bak mandi serta air yang masih hangat entah bagaimana masih hangat.

__ADS_1


Dengan menggunakan pembatas berupa tirai yang menggunakan kayu yang bisa di perpanjang jika ditarik membuat tubuhnya tidak bisa dilihat oleh seseorang.


...Bersambung:)...


__ADS_2