Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 122.


__ADS_3

Chapter 122. Dong Jian.


Dengan wujud menjadi udara, Tian Zhi dengan bebas masuk tembok pertahanan, dia segera mencari gedung Alkemis.


Cukup lama dia mencarinya setelah berkeliling dan keluar masuk setiap gedung, sebab banyak infrastruktur sudah mengalami kerusakan dan tidak ada papan namanya.


Setelah menemukan gedung Alkemis, yang Tian Zhi lihat gedung telah berubah menjadi tempat pengungsian, dan yang lebih menyulitkan Tian Zhi mencari targetnya, dia melihat wajah-wajah setiap penduduknya yang kotor, lusuh dan sulit membedakannya.


Tian Zhi terus mencarinya hingga melihat seseorang yang sedang mengobati penduduk tampak dia kenali, lalu dia mengambil informasi target yang menunjukkan gambar wajah Dong Jian.


"Akhirnya ketemu juga! Kenapa aku merasa mengenalnya ... Jangan-jangan dulu aku berhubungan dekat dengannya! " batin Tian Zhi dan berniat mengetahui Dong Jian lebih dekat sebelum membunuhnya.


Setelah Dong Jian mengobati penduduk yang terluka, dia yang kelelahan segera kembali ke tempat pribadinya. Tian Zhi mengikutinya hingga Dong Jian menuju ke rumah kecil yang masih utuh dan terawat.


Setelah Dong Jian masuk ke rumahnya dan masih diikuti oleh Tian Zhi, dia mengambil dupa dan membakarnya, lalu menancapkan di sebuah guci.


Tian Zhi tercengang saat melihat lukisan menempel dinding di depan guci, lukisan itu sangat mirip dengan dirinya, bukan saja mirip tapi memang lukisan itu dirinya.


"Guru, maafkan murid yang tidak bisa menjaga semua wanita Anda dari kejaran Permaisuri Yin hingga dibawah oleh tiga orang misterius!" ucap Dong Jian sambil meneteskan air mata karena merasa bersalah tidak bisa melindungi Li Yenny, Lang Yin dan yang lainnya, hingga saat ini rasa bersalahnya tidak bisa dia hilangkan.


Kejadian tiga orang misterius yang membawa semua kekasih Tian Zhi berada Di Benua Awan Timur dan sebelum kemunculan lubang dimensi. Tian Zhi mengurungkan niatnya untuk membunuh Dong Jian, dia ingin tahu apakah dia memang memiliki kekasih dan bagaimana jalan cerita yang tidak dia ingat.


Lalu, Dong Jian membaringkan tubuhnya dan memejamkan mata, dia sangat lelah telah banyak mengobati penduduk yang terluka. Sedangkan Tian Zhi menyesal tidak memilih kehidupan sebelum, padahal gurunya telah memberikan kesempatan.


Tian Zhi memutuskan untuk menunjukkan dirinya kepada Dong Jian yang mengakuinya sebagai guru, walaupun apa yang dia lakukan melanggar aturan Organisasi Tangan Hitam.


"Permaisuri Yin dan tiga orang misterius...! Apakah semua ini terkait dengan orang yang mengendalikan hidupku? Hmm! Aku akan tanya kepada kekasihku saja! " gumam Tian Zhi yang berusaha mengingat dan mencari jawaban atas yang terjadi pada hidupnya, tapi dia kesulitan mengingat kejadian dulu.


Dengan perasaan yang makin membingungkan dan Tian Zhi pun menampakkan dirinya, lalu duduk menunggu Dong Jian sampai terbangun, kemudian dia pun berkultivasi secara normal.


Disaat Tian Zhi dalam keadaan bermeditasi, dia seakan-akan memasuki dunia yang tidak pernah dia alami, dimana dia melihat banyak Ras Manusia yang melimpah dan makmur.

__ADS_1


Dalam kehidupan yang damai, Ras Manusia kedatangan musuh yang tidak lain dari Ras Iblis. Pertarungan diantara dua ras pun terjadi.


Tian Zhi yang seakan-akan berada di dalam sempat merasakan ketakutan saat penguasa Ras Iblis datang, penguasa itu disembah oleh Ras Iblis dan memanggilnya sebagai "Heavenly Demon Lord".


Kedatangan Heavenly Demon Lord, membuat Ras Manusia dalam keadaan tersudut dan banyak korbannya berjatuhan, kepala mereka dipenggal, darah menjadi minuman, daging menjadi makanan sehari-hari, pria diperbudak dan wanita dijadikan pelampiasan kejantanan para iblis pria, setelah tua dan puas, pria dibunuh dan wanita dijadikan santapan binatang buas.


Setelah manusia menyisakan 20℅ dan khususnya wanita dan anak-anak yang masih hidup, Heavenly Demon Lord menjadikan mereka pelayannya dan juga sebagai wadah untuk berkembang biak...


Tian Zhi yang sejak awal tidak melihat wajah Heavenly Demon Lord, akhirnya mengetahui dan membuatnya tercengang saat wajah Heavenly Demon Lord mirip sekali dengannya.


"Mustahil, apakah ini hanya mimpi buruk atau nyata! " gumam Tian Zhi dan segera menyelesaikan meditasi-nya, dia sangat ketakutan melihat Heavenly Demon Lord dan kekejaman Ras Iblis melebihi Ras Asyura, sebab apa yang dia lihat terasa sangat nyata.


Namun keinginannya untuk membuka mata sangat sulit dilakukan, sampai Heavenly Demon Lord tiba-tiba melihatnya.


Lalu, Heavenly Demon Lord, berkata:


"Aku adalah kamu dan kamu adalah aku. Ini adalah pengelihatan masa depan, setelah kamu bereinkarnasi lagi. Apa yang kamu lihat bisa berubah asal... Kamu bisa menjadi diri sendiri, karena iblis selalu ada di hati setiap kehidupan. Hahaha! "


"Tidak, ini hanya mimpi...! Aku akan menjadi diriku sendiri!" gumam Tian Zhi yang tidak ingin ucapan Heavenly Demon Lord menjadi nyata, dia ingin menjadi diri sendiri dan tidak mau kehidupannya dikendalikan lagi.


Dong Jian langsung terbangun saat merasakan seseorang berada di kamar, dia melihat sosok yang dia kenal sedang duduk bersila dengan wajah pucat dan berkeringat. Spontan Dong Jian beranjak dari tempat tidur.


"Guru! "


Dong Jian langsung berlutut di depan Tian Zhi dengan tubuhnya yang gemetaran. Tian Zhi buru-buru berdiri dan mengangkat kedua bahu Dong Jian.


"Berdiri! " perintah Tian Zhi dengan tegas saat Dong Jian tidak mau menghentikan tindakannya yang berlutut.


Segera Dong Jian berdiri dan tetap menunduk seperti seorang anak dihadapan gurunya. Tian Zhi geleng-geleng melihat sikap seorang pria tua yang terlalu berlebihan.


Jelas Tian Zhi tidak tahu perasaan Dong Jian yang sebenarnya, rasa bersalah yang tidak mampu melindungi selalu menghantuinya, sebab gurunya telah memberikan pengetahuan dan juga mendukungnya dalam meningkatkan kekuatan.

__ADS_1


"Kamu duduk dan ceritakan apa yang sebenarnya terjadi? " tanya Tian Zhi yang berpura-pura menjadi dirinya dulu, karena dia ingin tahu apa yang terjadi.


Dong Jian pun duduk dengan tetap menunduk, kemudian dia bercerita. Ceritanya hampir sama seperti Wu Liqin kekasih Tian Zhi yang telah berkhianat.


Hanya ada cerita yang tidak Wu Liqin ceritakan, dimana setelah ketiga orang misterius membawa semua wanita, anak buahnya termasuk Tsai Yelu dan Dong Jian.


Ketiga orang misterius itu membawa Tsai Yelu, Dong Jian, Lima Singa Bersaudara dan semua anak buah Tian Zhi ke Benua Bintang, dan meninggal mereka semua tanpa kejelasan, sedangkan semua wanitanya dibawa oleh orang misterius itu tanpa penjelasan apapun.


Tsai Yelu, Dong Jian dan Lima Singa Bersaudara melawan tiga orang misterius tersebut walaupun tahu kesenjangan kekuatan mereka jelas jauh berbeda, akhirnya Tsai Yelu, Lima Singa Bersaudara dan seluruh anak buahnya terbunuh dengan sia-sia.


Hanya Dong Jian saja yang selamat karena diminta oleh Tsai Yelu menjadi saksi untuk mengabarkan kepada gurunya...


"... Jadi, orang misterius itu membawa semua wanita dengan rantai terikat seperti budak. Padahal awalnya mereka berniat baik dengan berjanji kepada Raja Jun, tapi nyatanya...!"


Dong Jian tidak berbicara lagi saat Tian Zhi mengangkat tangan, tanda tahu apa yang akan terjadi selanjutnya terhadap kekasihnya. Walaupun Tian Zhi tidak mengingat tentang dirinya dulu, dia sebagai dirinya sekarang jelas marah dan berniat membuat perhitungan kepada tiga orang misterius itu.


"Apakah ada pembicaraan mereka yang kamu ingat sebagai petunjuk mencari keberadaan semua kekasihku? " tanya Tian Zhi yang ingin mencari tiga orang misterius itu.


Dong Jian terdiam sejenak untuk mengingat kejadian itu, tak berselang lama dia pun menjawab:


"Ada, mereka sedikit berbicara tentang dua tempat... Benua Dewa dan Benua Lubang Hitam. Tapi tidak membicarakan apa tujuan mereka. "


Benua Lubang Hitam adalah domain pribadi penguasa Alam Semesta Aurora dan Benua Dewa merupakan tempat yang subur dan dihuni banyak Dewa dan Dewi. Khusus Benua Dewa, Tian Zhi berniat menuju ke sana.


Tapi, Tian Zhi mengepalkan kedua tangannya saat mendengar kata 'Benua Lubang Hitam', sebab dia tahu tentang Dewi Cahaya yang berasal dari sana, dia menebak jika Dewi Cahaya adalah dalang dibalik kehidupannya.


Tapi, Tian Zhi tidak mengetahui jika Dewi Cahaya adalah Ratu Yuna Aurora sang penguasa alami ini, dan seorang wanita yang tidak mungkin bisa dia lawan untuk saat ini.


"Sialan!? Dia lagi, dia lagi... Apa tidak ada kesibukan yang lain selain mengurusi hidupku, dan apa haknya dia mengatur aku. Apakah tidak ada pria lain yang bisa dia mainkan hidupnya, hah!? " teriakan di dalam hati Tian Zhi kepada Dewi Cahaya, dia berjanji akan menghancurkan Dewi Cahaya saat dia kuat.


Dong Jian menahan rasa takutnya saat merasakan kekuatan gurunya yang tanpa sengaja merembes dari jubah penyamaran, dia tidak menyangka gurunya telah meningkat drastis, padahal baru beberapa tahun tidak bertemu.

__ADS_1


Di dalam hati Dong Jian, dia sangat bangga dan berharap gurunya membalaskan dendam kepada tiga orang misterius itu.


__ADS_2