
Chapter 271. Kota Henjiu.
Duke Qing Fei, Master Jin dan Master Han telah menunggu Tian Zhi di depan altar dimensi antarkota. Setelah tiba di Kota Henjiu, Duke Qing Fei segera mengeluarkan altar dimensi dan meletakkan di tengah kota.
Akhirnya sosok pria keluar dari lubang hitam, dia adalah Tian Zhi, lalu disusul oleh He Hua, Ma Xiu dan yang lainnya. Gelak tawa terdengar ketika orang yang ditunggu-tunggu telah datang.
Kemudian Tian Zhi dipeluk oleh ayah mertuanya dan bersalaman dengan penuh semangat, lalu bergantian dengan Master Jin dan Master Han. Para penduduk yang mengenal Tian Zhi dan istrinya segera menghampiri dan ikut bersalaman.
"Selamat datang di Kota Henjiu, kota para bandit! Hahaha!" ucap Duke Qing Fei yang terlihat senang dengan kehadiran menantunya.
Tian Zhi dan rombongannya melihat Kota Henjiu yang tinggal reruntuhan, mereka melihat banyak tenda-tenda sementara untuk ditinggali oleh penduduk. Lalu Duke Qing Fei memandu Tian Zhi untuk melihat keseluruhan Kota Henjiu, sambil berjalan santai semua orang mengobrol.
"Apakah batas wilayah sudah dibuat?" tanya Tian Zhi kepada ayah mertuanya.
"Sudah! Kita telah meletakkan bendera Formasi sesuai instruksi Anda, tinggal mengaktifkannya!" jawab Duke Qing Fei.
Tian Zhi menghentakkan kakinya dan melayang setinggi 300 meter, lalu dia melihat sekelilingnya menentukan titik tengah pusat kota. Duke Qing Fei, Master Jin dan Master Han mengikutinya.
Tiba-tiba Tian Zhi mengeluarkan 10.000 Tubuh Ganda dan mengejutkan banyak orang. Seperti telah tahu apa yang harus dilakukan, 10.000 Tubuh Ganda segera bekerja. Dengan mengandalkan lima elemen, 10.000 Tubuh Ganda mulai bekerjasama dengan mengendalikan elemen sesuai kebutuhan, ada yang mengendalikan tanah, lalu api membakar tanah agar menjadi kuat, lalu terbentuk dinding untuk membuat rumah-rumah penduduk.
Ada yang membuat toko, gedung, jalan, infrastruktur penting dan banyak lagi, termasuk membuat dermaga. Aksi 10.000 Tubuh Ganda membuat banyak orang berdecak kagum.
He Hua tidak tinggal diam, dia mengeluarkan 10 Tubuh Bayangan untuk mendukung Tubuh Ganda, demikian juga dengan yang lainnya.
Kota Henjiu menjadi ramai dengan suara gemuruh tanah yang bergetar dan logam berdenting, semua kemampuan dalam mengendalikan elemen menjadi tontonan menarik bagi penduduk.
Disaat 10.000 Tubuh Ganda bekerja dan didukung 1.010 Tubuh Bayangan, Tian Zhi membuatkan menara kendali Formasi Array di pusat Kota Henjiu. Menara kendali ketinggiannya mencapai 850 meter, sengaja dibuat tinggi agar menjangkau seluruh wilayah dan juga untuk memantau perairan.
Menara kendali juga tempat pusat pemerintahan kota, ruang Alkemis, ruang Smelting, ruang Formasi Array dan tempat tinggal bagi tamu beserta petinggi kota. Menara kendali terdiri dari 160 lantai dengan anak tangga putar sebagai penghubung antar lantai satu dengan lainnya.
Duke Qing Fei, Master Han dan Master Jin tidak tinggal diam, mereka ikut membantu Tian Zhi membentuk dinding dari tanah dan dibakar hingga menjadi logam, bisa menjadi logam dikarenakan struktur tanah mengandung material biji besi, pasir pantai dan emas.
Agar menara kendali yang terbuat dari logam tidak membuat penghuninya kepanasan, Master Jin dan Master Han membuatkan pendingin yang terbuat dari Formasi Array.
Tian Zhi juga membuat dua ruang utama kendali Formasi Array, pertama di ruang bawah tanah tepat dibawah menara, kedua berada di lantai teratas yang difungsikan untuk memantau perairan.
Setelah menjelang sore, Tian Zhi telah menyelesaikan pembuatan menara kendali dan membuat penduduk bersorak-sorai. Disaat malam hari menara kendali mengeluarkan cahaya yang menerangi kota.
Tian Zhi dan semua orang berada di pintu gerbang menara kendali, lalu dia berbicara kepada semua orang, "menara ini akan menjadi ikon kota Henjiu, karena itu menara ini disebut Menara Henjiu. Silakan Nyonya dan Tuan masuk untuk melihat-lihat didalamnya."
Guo Shun langsung berlari terlebih dahulu sebelum keduluan anak-anak seusianya, kemudian disusul penduduk yang penasaran ada apa di dalam Menara Henjiu. Duke Qing Fei secara pribadi menjadi pemandunya, sebab dia yang akan memimpin Kota Henjiu dan harus melayani penduduknya.
__ADS_1
Sedangkan Tian Zhi masuk ke dalam ruang bawah tanah untuk mengaktifkan Formasi Perlindungan Kota Henjiu, Master Han dan Master Jin juga mengikutinya. He Hua dan saudarinya memilih langsung terbang agar sampai di puncak menara lebih cepat.
"Yang Mulia, hamba sudah meletakkan Mata Elang disetiap sudut kota... Nanti hamba akan memodifikasi ruang pengawasan agar terhubung dengan Mata Elang," kata Master Han yang ahli dalam Formasi Array, lalu dia menunjukkan benda berbentuk burung elang.
Walaupun kemampuannya hanya berada di tingkat Dewa Emas tahap menengah, Master Han seseorang yang visioner, kreatif dan inovatif, dia senang memodifikasi keterampilannya dalam Formasi Array.
Mata Elang adalah alat yang mampu melihat aktivitas setiap orang, mendeteksi segala bentuk kejahatan. Master Han sudah lama membuat Mata Elang, dia ingin memasangnya di Kota Qingshan tapi terkendala biaya.
Tian Zhi dalam sekali melihat Mata Elang, dia sudah mengetahui cara kerjanya, memang Mata Elang ini membutuhkan banyak energi agar bisa terus berfungsi.
"Bagus ini... Anda memang imajinatif dan kreatif!" pujian Tian Zhi dan membuat Master Han senang, "buat yang banyak dan segala biayanya aku yang tanggung...," Pintanya dan mengeluarkan sebuah kitab tebal yang berisi tentang pengetahuan Formasi Array tingkat Prajurit Surgawi tahap rendah.
"Tapi, pelajari ini dulu agar hasil Mata Elang lebih baik," kata Tian Zhi sambil memberikan kitab Formasi Array kepada Master Han.
Kedua tangan Master Han bergetar menerima kitab Formasi Array setingkat Prajurit Surgawi, dia tidak pernah membayangkan maupun bermimpi akan menjadi seorang ahli Formasi Array setingkat Prajurit Surgawi tahap rendah.
Master Jin yang melihat itu hanya bisa dibuat melongo, namun dia segera menghilangkan keterkejutannya, lalu mengeluarkan suatu benda untuk bahan presentasi, berharap alat yang dia ciptakan bisa berguna dan disukai oleh Tian Zhi.
"Yang Mulia, ini adalah senjata ciptaan hamba...," kata Master Jin sambil menunjukkan hasil kerja kerasnya, lalu meletakkannya di lantai dengan posisi berdiri.
Tian Zhi melihatnya dengan penuh minat, dia melihat kotak kayu berbentuk persegi panjang, panjangnya mencapai 150 cm, lebar 75 cm dan ketebalan kotak 25 cm. Lalu Master Jin meletakkan telapak tangan pada badan kotak secara acak dan mengalirkan energi spiritual.
"Hamba menyebutnya Kotak Seratus Pedang. Dengan mengalirkan energi spiritual si pengguna, akan mampu mengendalikan pedang yang bisa bergerak sesuai pikiran...," jelas Master Jin dan mengendalikan Kotak Seratus Pedang.
Keluar seratus pedang dalam kotak dan berputar-putar sesuai pikiran. Tian Zhi tersenyum melihat hasil karya Master Jin, dia langsung memiliki ide untuk memperkecil ukuran kotak kayu agar lebih praktis saat dibawa dalam pertarungan.
Lalu Tian Zhi mengeluarkan kitab yang berisi pengetahuan tentang menempa berbagai macam peralatan perang, itu adalah kitab Pandai Besi tingkat Prajurit Surgawi tahap rendah, dia memberikan kepada Master Jin.
Dengan hati yang gembira Master Jin segera menerima kitab Pandai Besi, tangannya bergetar memegang pengetahuan yang berharga.
"Aku suka dengan kreativitas mu! Buat kotak ini lebih ramping dan mudah dibawa-bawa. Gunakan imajinasi bagaimana ini menjadi senjata rahasia yang mampu digunakan sebagai serangan mendadak," pinta Tian Zhi.
"Hamba akan ... Tidak... Tapi pasti berusaha sekuat tenaga dan pikiran untuk menciptakan sesuai keinginan Anda!" jawab Master Jin dengan suara gemetaran dan tergagap.
Bagaimana Master Jin tidak gemetaran dan tergagap, dia secara pribadi melihat zirah perang bersayap yang ditunjukkan Tian Zhi saat bernegosiasi dengan Dewi Alkemis.
Tian Zhi tersenyum dan menepuk pundak Master Jin, lalu dia berkata kepada mereka berdua, "segala sesuatu bermula dari imajinasi yang berulang-ulang, sehingga daya kreativitas kita muncul dan menciptakan sesuatu yang tidak pernah ada. Pemikiran yang positif akan menjadi nyata sesuai dengan pikiran, demikian sebaliknya. Aku harap Anda bisa menuangkan segala imajinasi menjadi nyata."
Apa yang dikatakan oleh Tian Zhi adalah tentang pengetahuan alam bawah sadar, dimana alam bawah sadar akan merekam apa yang selalu dilihat, didengar dan dipikirkan sehingga menciptakan sesuatu yang tidak ada menjadi nyata. Contohnya selalu berpikiran negatif, maka yang terjadi adalah sesuatu yang buruk.
Master Jin dan Master Han menangkupkan kedua tangannya sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan yang diberikan oleh Tian Zhi. Dalam hati mereka akan berusaha semampunya untuk tidak mengecewakan Tian Zhi.
__ADS_1
"Aku minta ruang kendali disini dan diatas lebih banyak Formasi pengawasan Kota Henjiu dan pelabuhan. Pilih orang-orang terbaik dan terpercaya untuk menjadi personilnya!" perintah Tian Zhi.
"Baik, Yang Mulia!" jawab kedua master tersebut dengan serempak.
Lalu Tian Zhi mengeluarkan dua cincin dimensi tingkat rendah yang berisi sumber daya sesuai kebutuhan mereka berdua, lalu memberikannya.
"Kalian akan menjadi penasihat ayah mertua dalam memimpin kota ini. Gelar kalian adalah Duke of Han dan Duke of Jin, sedangkan ayah mertua bergelar High King of Qing Fei. Dimasa depan jika Kota Henjiu berkembang pesat, aku akan memberikan kalian wilayah pribadi!" ucap Tian Zhi.
Seketika Jin Dan dan Han Dang berlutut menerima gelar kehormatan, namun Tian Zhi segera menahan tubuh mereka dengan energi spiritual agar tidak berlutut, sebab ini baru wacana dan belum resmi.
"Nanti, setelah kota ini selesai dibangun!" alasan Tian Zhi, "baiklah, kalian bisa kembali beraktivitas." imbuhnya dan berjalan keluar dari ruang kendali kota.
"Baik, Yang Mulia."
Tian Zhi telah berada di puncak Menara Henjiu dan melihat istrinya yang sedang menikmati pemandangan kota di malam hari.
"Aku akan ke ibukota," kata Tian Zhi yang akan berpamitan kepada istrinya.
"Mau membuat altar dimensi?" tanya He Hua.
"Benar, sekaligus membicarakan hal-hal yang perlu!" jawab Tian Zhi.
"Biarkan kita yang mengurusnya, cukup berikan kami altar dimensi!" pinta Miao Jiang yang tidak ingin suaminya selalu bekerja keras.
Tian Zhi mengangguk mengerti dan mengeluarkan cincin dimensi, lalu memberikannya kepada Miao Jiang. "Didalam ada delapan altar dimensi, kalian bicarakan dengan Guang Liem. Kita akan berkumpul lagi di Kota Jalur Sutra dan besok saja kalian berangkatnya," katanya.
Kini kota yang dulu reruntuhan telah berubah total. Jika dilihat di kejauhan, Kota Henjiu yang terlindung oleh Formasi akan seperti sebuah mangkok kristal berwarna kebiruan.
Penduduk juga telah menepati rumah yang telah dibuat oleh 10.000 Tubuh Ganda, keindahan kota didekorasi oleh semua wanita dengan mengendalikan Tubuh Bayangan.
Saat sedang menikmati pemandangan, Tian Zhi melihat lima kapal angkasa sedang berlayar ke pelabuhan Henjiu.
"Tampaknya malam ini akan menjadi meriah!" ujar Tian Zhi dengan seringai kejam.
Lima kapal angkasa itu adalah milik para bandit. Ma Xiu yang kebetulan baru datang segera diminta oleh Tian Zhi untuk memanggil Qing Fei.
Tidak berselang lama, Ma Xiu datang bersama Qing Fei, Jin Dan dan Han Dang. Mereka melihat lima kapal angkasa yang sedang berlayar dengan kecepatan tinggi.
"Itu adalah bandit yang telah dimusnahkan oleh Jenderal Besar... Ternyata mereka masih ada yang hidup!" ungkap Qing Fei
"Bandit Lautan Api!" sahut Qing Huan yang tahu sejarah para bandit.
__ADS_1