Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 206. Berharap Kepada Kaisar Tian!


__ADS_3

Chapter 206. Berharap Kepada Kaisar Tian


Mungkin bagi Tian Zhi Pil Kultivasi tingkat Prajurit Surgawi tidak berharga. Namun berbeda dengan Guang Liem dan semua orang, mereka akan sangat bahagia memiliki Pil Kultivasi tingkat Prajurit Surgawi, belum lagi ratusan ribu Batu Kuno, kekayaan yang bisa digunakan selama empat generasi.


Melihat gerak-gerik Guang Liem yang ketakutan dirampok, banyak pengunjung yang menduga jika cincin dimensi itu berisi sesuatu yang sangat berharga, lalu beberapa dari pengunjung mengikutinya.


"Kita kembali ke istana!" ajak Guang Liem karena khawatir saat diikuti pengunjung Mansion Kerajaan Air.


Namun, setelah keluar dari mansion, jalur menuju ke istana telah diblokir empat orang yang memakai jubah penyamaran dengan niat buruk. Mereka adalah anggota Sekte Teratai Api yang telah dipersiapkan untuk menculik Permaisuri Guang Liem.


Kekhwatiran Guang Liem pun terjadi, dia segera mengeluarkan bambu sinyal bala bantuan, namun Tian Zhi mencegahnya.


"Jangan dulu, aku ingin meregangkan otot-otot yang kaku!" ujar Tian Zhi dan langsung menggendong Guang Liem di depan layaknya seorang putri.


Guang Liem jelas terkejut, ingin berontak namun Tian Zhi telah terbang menuju keluar ibukota. Empat anggota Sekte Teratai Api segera mengikuti dan juga pengunjung yang ingin merampok Guang Liem.


Setelah keluar dari ibukota, Tian Zhi segera masuk ke dalam hutan dan menggunakan skill perubahan wujud menjadi udara. Jantung Guang Liem berdebar-debar bukan karena Tian Zhi, melainkan dikejar-kejar oleh banyak orang yang jelas berniat buruk.


"Aku akan panggil bala bantuan," kata Guang Liem yang ketakutan sambil menatap wajah Tian Zhi yang terlihat senang.


"Santai saja! Aku ingin bersenang-senang dengan mereka!" cegah Tian Zhi.


"Tapi mereka dari Sekte Teratai Api, salah satu dari mereka adalah Pang Yong pemimpinnya!" jelas Guang Liem yang takut dengan Pang Yong.


Pang Yong memiliki kekuatan Sang Void level tujuh dan lebih kuat dari Tian Zhi dua level. Namun Tian Zhi tidak takut dengannya.


"Bagus, dantian mereka adalah harta yang lebih berharga dari Pil Kultivasi tingkat Prajurit Surgawi!" ucap Tian Zhi dan berhenti di batang pohon besar.


"Jangan bunuh dia, aku sangat membutuhkan mereka untuk melawan Song Shen!" ungkap Guang Liem yang tidak ingin Tian Zhi membuat Sekte Teratai Api menjadi musuh.


Tian Zhi menarik nafas berat dan menurunkan Guang Liem. "Aku bisa dengan mudah menjadi penguasa tunggal Alam Mahadewa!" batinnya, lalu dia merubah wujudnya seperti semula.


Guang Liem tidak tahu jika Tian Zhi berubah menjadi udara, dia tidak merasakan apapun selain gerakan Tian Zhi yang sangat cepat.


"Kamu memelihara duri di dalam daging!" peringatan Tian Zhi yang tahu niat buruk pemimpin Sekte Teratai Api.


"Aku tahu, tapi kita juga membutuhkan mereka melawan Song Shen yang memiliki banyak pendukung kuat!" jelas Guang Liem agar Tian Zhi mengerti.


Tian Zhi diam saja untuk melihat pergerakan Pang Yong, Pang Heng dan anggotanya yang mencari Guang Liem, dia sebenarnya enggan berdebat dengan Guang Liem.


"Aku akan antar kamu kembali," kata Tian Zhi dan kembali menggendong Guang Liem seperti seorang putri.


Tian Zhi kembali berubah menjadi udara tanpa diketahui oleh Guang Liem. Guang Liem tercengang saat Tian Zhi mampu melewati Pang Yong dan anggotanya tanpa diketahui, padahal dia dan Tian Zhi berada di atas mereka.

__ADS_1


"Bagaimana mereka tidak tahu keberadaan kita!" gumam Guang Liem yang melihat mereka masih menyusuri hutan.


Tian Zhi diam saja dan terbang sangat cepat menuju istana. Tidak berselang lama mereka telah tiba di atas istana dan menurunkan Guang Liem.


"Beruntung kita selamat dan tidak menjadi musuh Patriark Pang Yong!" ungkap Guang Liem yang bisa bernafas lega.


"Baiklah, aku akan kembali, kamu jaga diri baik-baik!" pamit Tian Zhi dan melepaskan tangan Guang Liem.


"Tunggu!" cegah Guang Liem, namun dia terlambat memegang tangan Tian Zhi yang tiba-tiba menghilang.


Dengan Tian Zhi tidak menyentuh Guang Liem, wujudnya yang menjadi udara jelas tidak bisa dilihat oleh Guang Liem, padahal dia masih berada di depannya.


Guang Liem menahan air mata dengan menghela nafas berat, dia tidak menemukan keberadaan Tian Zhi di sekitar istana, lalu dia segera turun dari atap istana untuk melaporkan apa yang baru saja dia alami.


"Wanita itu dalam kebingungan, Tuan," kata Long De si Naga Bumi, dia melihat apa yang Tian Zhi lakukan.


"Dia seorang wanita yang diperalat oleh keluarga serta pendukungnya... Benar-benar kasihan hidupnya!" sahut Bai Hu yang merasa kasihan kepada Guang Liem.


Tian Zhi mendengar ucapan mereka sambil mengawasi Guang Liem yang sudah bertemu dengan keluarganya, dia paham akan sikap Guang Liem yang serba salah. Sikap Guang Liem yang keras kepala, naif dan selalu waspada karena faktor lingkungan kekaisaran yang dipenuhi oleh intrik, sebab itu Tian Zhi tidak ingin berdebat dengan Guang Liem.


Tian Zhi segera masuk ke dalam cincin dimensi, setelah mendengar Guang Liem yang membicarakan tentang dia dan pemimpin Sekte Teratai Api.


Tian Zhi segera berdiskusi dengan semua wanitanya untuk menguasai Alam Mahadewa dengan memanfaatkan konflik perebutan kekuasaan. Tian Zhi menceritakan segala apa yang telah diketahuinya.


"Kamu istirahat saja, biar kami yang mencari solusinya!" sahut He Hua yang ingin Tian Zhi beristirahat, sebab dia dan semua wanita melihat Tian Zhi lelah berpikir.


Tian Zhi tersenyum dan berjalan menuju ke kamar pribadinya. Sebenarnya Tian Zhi memang kelelahan secara psikologis dengan banyak hal yang dipikirkan.


...****************...


Setelah tidak berhasil menculik Permaisuri Guang Liem, Pang Yong dan semua anggotanya kembali ke Sekte Teratai Api dengan kekecewaan berat. Namun, setelah tiga hari, dekrit kekaisaran turun dan meminta bantuan, sebab Song Shen akan kembali membawa pasukan untuk menguasai ibukota Kekaisaran Song.


"Aku bisa membantu kalian secara maksimal, tapi aku ingin putraku menjadi pasangan Dao Permaisuri Guang Liem. Kembali, dan katakan keinginanku kepada Keluarga Besar Guang," kata Pang Yong yang memanfaatkan kesempatan ini untuk menjalin pernikahan antara Pang Heng dan Guang Liem.


"Kalau begitu, saya akan melaporkan keinginan Patriark Yong. Saya undur diri, permisi!" pamit utusan Permaisuri Guang Liem.


"Baik, semoga ada kabar baik sebelum pasukan putra mahkota tiba!" ujar Pang Yong dengan mengembangkan senyuman senang setelahnya.


Pang Heng yang juga hadir memberi acungan jempol kepada ayahnya. "Ayah sangat cerdas!" pujiannya dengan tulus.


Pang Yong tertawa lepas setelah utusan keluar dari Balai Kepempimpinan, dia sudah lama ingin menjodohkan putranya dengan Guang Liem setelah kematian Kaisar Song.


Setelah waktu empat dupa, utusan telah bertemu dengan Permaisuri Guang Liem, dia menceritakan keinginan Pang Yong. Guang Liem jelas geram saat tahu tujuan Pang Yong.

__ADS_1


Guang Liang bersama keluarga besarnya segera berdiskusi mengenai keinginan Pang Yong.


"Apakah ada berita tentang Kaisar Tian?" tanya Guang Liang kepada putrinya.


Setelah Tian Zhi meninggalkannya, Guang Liem menemui ayahnya, dia terkejut saat tahu identitas Tian Zhi yang merupakan penguasa tunggal Benua Dewa. Guang Liem sangat menyesali tidak menjawab pertanyaan Tian Zhi saat berada di Mansion Kerajaan Air.


Setelah itu Guang Liem memerintahkan banyak orang untuk mencari Tian Zhi di seluruh wilayah Kekaisaran Song, namun keberadaannya tidak diketemukan.


"Aku tidak menemukannya, Ayah!" jawab Guang Liem dengan nada sedih.


"Aku merasa dia tidak akan membiarkan kamu dalam kesulitan dengan memberikan cincin dimensi sebagai jaminan... Pikirkan baik-baik kata 'jaminan', aku yakin dia menyukaimu dan cincin dimensi itu sebagai buktinya," jelas Guang Liang kepada putrinya dan juga semua orang yang ikut berdiskusi.


"Benar, kata jaminan merupakan bukti dia mendukung kamu. Lebih baik kita tolak keinginan Patriark Yong, tidak masalah dia mendukung atau tidak. Aku juga berkeyakinan bahwa Kaisar Tian ada di sekitar kita!" sahut Guang Zhou setelah memikirkan cerita keponakannya beberapa hari lalu.


Akhirnya Keluarga Besar Guang memutuskan untuk menolak keinginan pemimpin Sekte Teratai Api. Guang Liem sangat gembira yang didukung oleh keluarganya yang menginginkan Tian Zhi menjadi pasangannya.


"Persiapkan semua pasukan di pintu gerbang Selatan untuk melawan Song Shen!" perintah Guang Liang kepada adiknya Guang Zhou.


Guang Zhou segera memobilisasi pasukan tanpa dukungan pemimpin Sekte Teratai Api. Sedangkan Permaisuri Guang Liem kembali mengirim utusan untuk menemui Patriark Yong.


Pang Yong yang mendapatkan penolakan jelas sangat marah dan hampir saja membunuh utusan Permaisuri Guang Liem jika tidak dicegah oleh wakilnya.


"Benar-benar keterlaluan telah mempermalukan Sekte Teratai Api kita!?" bentak Pang Yong kepada utusan, "pergi dari hadapan ku, katakan kepada wanita itu. Kami dari Sekte Teratai Api tidak akan pernah mendukung lagi, sebelum keinginan kita terwujud!" lanjutnya dengan menghardik utusan dan titip pesan untuk Permaisuri Guang Liem.


Segera utusan meninggalkan Sekte Teratai Api dengan tubuh gemetaran, dia sangat ketakutan dengan kemarahan Pang Yong.


"Kirimkan kabar kepada pendukung Permaisuri Guang Liem untuk tidak memberikan bantuan tanpa ada kompensasi yang sesuai!" perintah Pang Yong kepada wakilnya dan para tetua, setelah utusan Permaisuri Guang Liem telah kembali.


Pang Yong ingin membuat Permaisuri Guang Liem menelan kekalahan, setelah itu dia akan mendukung putra mahkota pertama.


Permaisuri Guang Liem mendapatkan penolakan dari pendukungnya jelas tahu jika semua ini karena Pang Yong.


"Tanpa dukungan mereka, kita hanya memiliki sepuluh ribu prajurit... Seandainya Song Shen membawa banyak pasukan seperti tempo hari, kita hanya bisa bertahan selama waktu empat dupa. Liem'er, gunakan sumber daya pemberian Kaisar Tian sebagai kompensasi awal kepada pendukung kita. Jika berhasil mengusir pasukan Song Shen, kita akan beri sepenuhnya!" pinta Guang Liang kepada putrinya.


Guang Liem segera mengikuti pengaturan ayahnya dengan memberikan pesan kepada pendukungnya, kecuali Sekte Teratai Api. Guang Liem sengaja tidak meminta bantuan kepada Sekte Teratai Api, sebab mereka telah dianggap musuh. Selain itu, Guang Liem mengingat peringatan Tian Zhi yang mengatakan, jika pemimpin Sekte Teratai Api adalah duri dalam daging.


Dengan kompensasi yang diberikan, kembali Permaisuri Guang Liem mendapatkan dukungan dari banyak klan. Semua dukungan mengirim pasukan untuk melawan putra mahkota pertama.


Pada hari kelima belas setelah Tian Zhi meninggalkan Guang Liem, pasukan putra mahkota pertama akhirnya telah tiba di pintu gerbang Selatan. Namun, Song Shen tidak segera menyerang, dia memerintahkan pasukannya untuk mendirikan tenda-tenda.


Song Shen berniat mengulur waktu sampai bala bantuan tiba, selama ini dia telah mengetahui konflik yang dialami oleh Permaisuri Guang Liem. Song Shen juga ingin membuat rakyat Kekaisaran Song mendapatkan rasa takut, gelisah dan hidup tidak nyaman. Intinya, Song Shen berniat rakyat memberontak terhadap kepemimpinan Permaisuri Guang Liem.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2