
Chapter 69. Mu Bingyun dan Jun Mei Lin.
Petir menyambar dan panas api membuat dua elemen itu seperti maut kematian. Dari lubang portal dimensi terlihat satu mata yang sangat besar, mata itu menatap tajam kearah sosok berapi dan bersayap.
Tian Zhi juga melihat mata itu, hatinya sedikit ada rasa ngeri dan takut, dia segera menarik tali busur hingga melengkung dan muncul empat anak panah yang terbalut api petir.
Mata satu adalah pemilik tentakel, dia kembali mengeluarkan tentakel untuk menyerang Tian Zhi, disaat keluar dari lubang portal dimensi, tentakel seketika tersambar petir dan terbakar.
"Mati!!" teriakan Tian Zhi dan melepaskan anak panah.
Siulan terdengar saat empat anak panah menargetkan Mata. Namun Mata itu segera menghilang sebelum terkena serangan, tampaknya dia takut terkena anak panah.
Anak panah masuk ke dalam lubang portal dimensi dan...
Boom💥...
Ledakan dahsyat saat anak panah meledak, setelah ledakan itu, lubang portal dimensi bergejolak dan muncul retakan seperti kaca. Kehampaan yang berada di dalam lubang portal dimensi juga ikut bergejolak, dan...
Boom💥...
Kembali ledakan lebih dahsyat ketika lubang portal dimensi hancur, tidak berhenti setelah lubang portal dimensi meledak, kehampaan juga terpengaruh dan menciptakan gelombang energi, dan energi ledakan itu keluar...
"Astaga!!" Tian Zhi kaget dan ketakutan saat melihat gelombang energi.
Boom💥...
Tian Zhi yang tidak sempat menghindar jelas terkena gelombang energi kehampaan, tubuhnya melesat ke bawah seperti batu meteor dan menghantam tanah dengan keras.
"Tian...!!" teriakan He Hua dan Miao Jiang saat melihat jelas Tian Zhi terkena gelombang energi dari kehampaan, mereka jelas sangat takut kehilangan Tian Zhi.
Namun, tidak hanya Tian Zhi saja yang terkena gelombang energi, hampir separuh Benua Awan Timur juga terkena. Setelah gelombang energi, muncul hembusan angin yang mematikan, angin menyebar sangat cepat dan menghancurkan apapun yang dilewati.
Semua orang sangat ketakutan, hembusan angin mematikan lebih menakutkan daripada menghadapi binatang monster. Semua orang buru-buru kabur sebelum terkena hembusan angin kencang.
He Hua dan Miao Jiang yang berniat menolong Tian Zhi terhenti saat melihat hembusan angin mematikan, mereka segera menghalau nya sebelum mencapai wilayah Kerajaan Xiang.
-
Semua bernafas lega setelah dampak meledaknya lubang portal dimensi menghilang, dan melihat separuh Benua Awan Timur berantakan. Kerajaan Bai, Kerajaan Mu, Kerajaan Nanggong yang paling parah terkena hembusan angin mematikan.
Buru-buru He Hua dan Miao Jiang melesat terbang menuju lokasi Tian Zhi menghantam tanah, namun mereka tidak menemukan Tian Zhi. He Hua dan Miao Jiang menyebar untuk mencari Tian Zhi.
Kemudian, banyak orang yang berdatangan untuk membantu mencari Tian Zhi, sebab berkat dia lubang portal dimensi bisa dihancurkan, dan mereka semua ingin mengucapkan terimakasih atas bantuannya.
__ADS_1
Biarpun lubang portal dimensi telah hancur, masih banyak binatang monster yang sudah menyebar dan berkembang biak selama dua tahun ini, tugas melawan binatang monster belum selesai bagi semua orang.
-
Setelah pencarian Tian Zhi selama tiga hari, akhirnya semua orang mengira jika Tian Zhi telah mati akibat gelombang energi dan tubuhnya hancur terkena hembusan angin.
He Hua dan Miao Jiang jelas yang paling bersedih, sedih karena telah kehilangan orang yang telah membuat mereka jatuh hati. Namun, kedua wanita itu tetap yakin jika Tian Zhi masih hidup, sebab tidak menemukan mayat maupun jejak tubuh yang hancur.
Berhubung bencana belum selesai, He Hua dan Miao Jiang mulai memerintahkan semua orang untuk berburu binatang monster, dan sambil berburu mencari keberadaan Tian Zhi.
Di Sekte Yin, He Hua berada di kamar pribadinya bersama Miao Jiang.
"Hanya pemilik Api Awan Hitam Petir dan petir peringkat lima yang mampu menghancurkan lubang portal dimensi, dan para pimpinan Istana Surgawi berharap dia mau membantu menghancurkan tiga lubang portal dimensi," kata He Hua kepada Miao Jiang.
Miao Jiang yang bersolek di cermin melihat He Hua yang tampak tidak bersemangat, dengan membaringkan tubuhnya. "Lalu, kemana dia jika masih hidup, kita sudah mencarinya di seluruh tempat benua ini?"
"Entahlah, semoga ada orang yang mengetahui keberadaannya...!" jawab He Hua dengan memiringkan badan dan melihat keluar jendela kamar.
"Apa kamu ingat, dia sering menghilang dan terakhir muncul di pusat Kerajaan Xiang ... Aku yakin dia saat ini sedang memulihkan kondisi yang terluka di tempat rahasianya...!" sambungnya.
He Hua masih yakin Tian Zhi masih hidup, dia sengaja bersembunyi untuk memulihkan kondisi yang terluka parah tanpa ingin merepotkan orang lain dan tidak ingin terganggu. Tian Zhi yang selalu menghilang dan muncul lagi membuat He Hua meyakini jika Tian Zhi memiliki tempat rahasia yang tidak diketahui siapapun.
"Kak, bukannya kamu memiliki Cermin Pelacak, kenapa tidak digunakan saja?" saran Miao Jiang saat teringat, jika He Hua memiliki alat yang mampu mencari seseorang yang sulit ditemukan.
Ya, Cermin Pelacak memang membutuhkan sesuatu yang dimiliki targetnya sebelum mencari keberadaan yang ingin ditemukan, entah barang, rambut dan apapun yang berkaitan dengan target, maka dengan itu, Cermin Pelacak bisa menemukan targetnya.
Miao Jiang tersenyum dan mengeluarkan robekan kain dan memperlihatkan kepada He Hua melalui cermin. "Kak, lihat ini...!"
Segera He Hua membalikkan badan dan melihat apa yang ditunjukkan oleh Miao Jiang. "Apa maksudnya?" tanya He Hua yang tidak tahu.
"Kakak masih ingat tidak... Waktu dia tanpa sengaja menabrak ku...!" jawab He Hua dengan melambaikan robekan kain.
Spontan He Hua beranjak dari tempat tidur dan buru-buru mengambil robekan kain.
Kain itu adalah robekan baju milik Tian Zhi, sewaktu Tian Zhi menindih Miao Jiang, tanpa sadar Miao Jiang memegang baju Tian Zhi, dan disaat dia mendorong tubuh Tian Zhi, bajunya pun menjadi robek.
He Hua mengeluarkan Cermin Pelacak berbentuk bulat dan memiliki ganggang, lalu dia menempelkan robekan kain pada kaca dan mengalirkan energi spiritual.
Cermin Pelacak berfluktuasi dan secara berlahan muncul gambar Benua Awan Timur, dan semakin jelas menampilkan wilayah Kerajaan Bai. Tidak berhenti di wilayah Kerajaan Bai, Cermin Pelacak memunculkan wilayah Kerajaan Nanggong, Kerajaan Mu dan kembali memperlihatkan perbatasan tiga Kerajaan tersebut.
Miao Jiang kebingungan melihat gambaran lokasi yang tidak jelas, selalu berpindah-pindah. He Hua juga kebingungan melihat Cermin Pelacak yang tidak berfungsi seperti biasanya.
"Kak--"
__ADS_1
"Lihat lokasinya berhenti...!" potong He Hua sebelum Miao Jiang bertanya.
Lokasi Tian Zhi berhenti di lokasi perbatasan Kerajaan Jun dan Kerajaan Bai, tapi tidak bisa menunjukkan tubuh Tian Zhi. Biasanya, Cermin Pelacak menunjukkan wujud targetnya saat dipergunakan.
"Apa dia menggunakan alat yang mampu menyembunyikan dirinya? Tapi yang jelas dia disana!" gumam He Hua yang berbicara pada dirinya sendiri, "ayo kita kesana dan perintahkan pencarian di titik ini!"
He Hua dan Miao Jiang langsung keluar dari kamar untuk menemukan Tian Zhi. Mereka berdua berpisah saat berada di perbatasan Kerajaan Jun dan Kerajaan Mu, Miao Jiang akan memerintahkan banyak orang membantu mencari Tian Zhi, sedangkan He Hua terlebih dahulu mencari Tian Zhi.
-
Setelah Tian Zhi terkena gelombang energi, dia memang menghantam tanah dan buru-buru masuk ke dalam cincin dimensi saat melihat hembusan angin mematikan.
Cincin dimensinya terhempas jauh hingga berhenti di wilayah perbatasan wilayah Kerajaan Bai dan Kerajaan Nanggong.
Berkat memiliki armor, tubuhnya tidak terluka parah, hanya saja lengan dan kakinya saja yang terluka, tulang lengan kiri mengalami retakan pada pergelangan tangan, kakinya hanya ada sedikit goresan.
Selama dua hari di dalam cincin dimensi, Tian Zhi segera menggunakan semua inti binatang untuk meningkatkan kekuatannya, dia tidak mau kalah dengan He Hua dalam hal kekuatan. Kekuatannya hanya naik tiga level dari banyaknya inti binatang yang dia dapatkan, kini kekuatannya berada pada tingkat Profound God tahap sembilan.
Di hari ketiga, Tian Zhi keluar dari cincin dimensi dan mengeluarkan seribu tubuh bayangan untuk memburu binatang monster. Sedangkan Tian Zhi hanya menunggu tubuh bayangan berburu. Setelah menunggu waktu delapan dupa, seribu tubuh bayangan kembali dengan membawa banyak inti binatang.
"Butuh berapa banyak inti binatang untuk meningkatkan kekuatan ku...!" gumam Tian Zhi saat menghitung hasil buruan tubuh bayangan, seribu lebih inti binatang yang dia dapatkan, semakin tinggi kekuatannya, semakin besar sumberdaya yang Tian Zhi butuhkan.
Seandainya dantian nya normal, Tian Zhi sudah pasti setara dengan kekuatan He Hua, sebab itu dia tidak bisa menghitung seberapa banyak inti binatang yang dia butuhkan untuk meningkatkan kekuatan.
Ingin terus berburu, Tian Zhi juga tidak bisa menggunakan terlalu lama tubuh bayangan, sebab dia harus mengeluarkan banyak energi spiritual untuk mengendalikan tubuh bayangan, setelah itu dia juga perlu waktu untuk beristirahat.
Disaat akan masuk ke dalam cincin dimensi, Tian Zhi mendengar suara pertarungan, dan dia buru-buru mendekati lokasi pertarungan. Sesampainya di sana, Tian Zhi melihat beberapa satria melawan Dragon Flame buruannya, sepuluh satria dan hanya ada dua wanita yang sedang dilindungi.
"Ternyata kamu muncul juga!!" gumam Tian Zhi dan terkekeh setelahnya, dia melihat wajah wanita yang dilindungi sepuluh pria, "cantik juga dia!" batin Tian Zhi, dia terkejut saat melihat wanita yang lain.
Tian Zhi mengepalkan kedua tangannya saat melihat wanita lain. "Mu Bingyun, akhirnya aku menemukanmu!" gumam Tian Zhi dan tersenyum sinis.
Wanita yang dipuji oleh Tian Zhi adalah Jun Mei Lin, putri dari Raja Jun, salah satu wanita berbakat di Benua Awan Timur.
Selama empat tahun ini, kekuatan Jun Mei Lin meningkat pesat apalagi sering mendapatkan inti binatang.
Kekuatannya berada pada Nascent Soul tahap dua, usianya kini 22 tahun.
Sedangkan Mu Bingyun juga berbakat, usianya 23 tahun, kekuatannya berada pada tingkat Nascent Soul tahap satu.
Sial bagi mereka bertemu dengan Dragon Flame yang memiliki kekuatan God Monarch tahap delapan, satu tingkat dibawah He Hua. Sedangkan dari sepuluh satria, yang paling kuat hanya setingkat Heavenly God.
Dragon Flame tampak mempermainkan mereka dengan tidak segera membunuh.
__ADS_1
Tian Zhi juga sengaja tidak membantu mereka, sebab disana ada Mu Bingyun.