Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 277. Rencana Tian Zhi.


__ADS_3

Chapter 277. Rencana Tian Zhi.


...****************...


Semua orang bernafas lega setelah semalaman berjibaku melawan mayat hidup, mereka melihat mayat hidup masuk ke dalam lubang selebar tiga meter yang baru digali. Lalu banyaknya lubang tiba-tiba runtuh setelah semua mayat hidup masuk.


Namun, tidak semua mayat hidup yang masuk ke dalam lubang, ada banyak mayat hidup jenis Fei Zong dan Zhe Zong yang menjaga menara pengawas.


Dewa Bintang segera memerintahkan Pasukan Surgawi untuk memperkuat pertahanan ketiga. Setelah itu, dia mengirimkan dua utusan, utusan pertama untuk meminta bantuan kepada Klan Zhi, Klan Xu Keluarga Besar Xiang, Bai, Nanggong, Mu dan yang lainnya.


Utusan kedua untuk mendatangi ras binatang, seperti Ras Suzaku, Ras Kelelawar, Ras Lebah, Ras Laba-laba dan yang lainnya untuk bekerjasama memusnahkan mayat hidup.


Baru kali ini pemimpin tertinggi Istana Surgawi meminta bantuan kepada pihak lain, dia melakukan itu dikarenakan mayat hidup dalam satu malam telah berhasil menguasai dua wilayah pertahanan Istana Surgawi.


Bisa dipastikan situasi ini sangat mengkhawatirkan bagi siapapun. Setelah dua utusan menjalankan tugas, Dewa Bintang membentuk tim khusus untuk melacak keberadaan pemimpin mayat hidup.


Sun Hongli yang merupakan pengganti Ketua Wei Yan, ditunjuk oleh Dewa Bintang sebagai pemimpinnya, Naga Api dan Naga Air ditunjuk sebagai wakil dalam tim khusus untuk menjalankan misi. Selain mereka bertiga, ternyata ada Lu Bai, Yang Wei dan Yuan Shao.


Tim khusus ini diberi nama Tim Pemberantas Mayat Hidup yang beranggotakan 100 Dewa Absolute. Secara pribadi Dewa Bintang memilih anggota Tim Pemberantas Mayat Hidup.


Berkumpulnya 100 Dewa Absolute dalam satu kelompok baru pertama kali terjadi di Alam Keabadian, 100 Dewa Absolute mampu mengalahkan Sang Void level 50 dengan beberapa upaya ekstra.


"Sun Hongli, kamu menjadi pemimpin dan wakilnya adalah Zhuting, Naga Air dan Naga Api. Tugas kalian bersama 97 anggota untuk mencari pusat berkumpulnya mayat hidup dan juga pemimpinnya. Jika kalian sanggup mengalahkannya, lakukanlah. Jika tidak, mundur dan kita akan bergerak bersama-sama untuk memusnahkan mayat hidup!" tunjuk Dewa Bintang yang menjadikan Sun Hongli sebagai pemimpinnya, serta memberikan perintah dan tugas pertama Tim Pemberantasan Mayat Hidup.


"Laksanakan, Yang Mulia." Serempak 100 anggota berlutut menerima mandat dari Dewa Bintang. Lu Bai dan kedua sahabatnya tersenyum tipis telah menjadi bagian tim.


"Pergi dan kembali dengan hasil yang memuaskan bagi kita!" perintah Dewa Bintang.


Segera Sun Hongli dan timnya keluar dari Istana Surgawi. Setelah itu mereka berkumpul di Balai Pekerjaan Umum untuk membahas langkah pertama dalam tugas tim.


Di ruang pertemuan, Sun Hongli membuka pembahasan.


"Kita tahu mayat hidup sengaja meruntuhkan lubang yang mereka buat, aku menduga jika mereka melakukan itu agar tidak diburu dan mengetahui markas mereka... Apakah kita harus memulai pencarian dari lubang yang runtuh itu? Atau adakah diantara kalian mengetahui markasnya?"


Semua orang geleng-geleng kepala tanda tidak mengetahui markas mayat hidup, lalu salah satu anggota mengangkat tangan kanan untuk ijin berbicara.


"Zhuting, apakah kamu tahu markasnya?" tanya Sun Hongli yang telah mengenalinya.

__ADS_1


Zhuting adalah teman seangkatan dengan Sun Hongli, dikarenakan Sun Hongli lebih pintar dalam berorganisasi serta memiliki banyak pengalaman, maka Dewa Bintang memutuskan untuk mengangkat Sun Hongli menjadi ketua Balai Pekerjaan Umum, menggantikan Ketua Wei Yan.


Sedangkan Zhuting sendiri sebenarnya dalam prestasi cukup banyak, dia adalah seorang ahli Beast Tamer tingkat Saint, seorang guru di Akademi Istana Surgawi. Karena perbedaan dalam kekuatan, maka Dewa Bintang lebih memilih Sun Hongli yang lebih kuat.


"Aku tidak mengetahuinya! Tapi alangkah baiknya, kita mulai dari lubang yang runtuh itu, dari sana kita akan mengetahui ada apa di dalam dan seterusnya!" saran Zhuting.


Sun Hongli mengetuk meja saat memikirkan saran temannya. Setelah beberapa saat, dia memutuskan untuk mengikuti sarannya, "baiklah, kita mulai pencarian dari empat lubang terlebih dahulu. Kita buat tim ini menjadi empat kelompok. Naga Api akan memimpin 25 anggota, Naga Air, Aku dan Zhuting juga sama. Kita akan berkomunikasi dengan Siput Penghantar Suara. Jika hari akan menjelaskan sore, segera kembali dan berkumpul di Balai Pekerjaan Umum. Ayo, segera mulai misi kita."


Segera Sun Hongli menutup rapat dan memecahkan Tim Pemberantas Mayat Hidup menjadi empat kelompok. Sedangkan Lu Bai masuk kedalam pimpinan Naga Api, Yang Wei berada di kelompok Naga Air dan Yuan Shao bersama dengan Kelompok Zhuting. Mereka segera menuju pertahanan ketiga dan mulai menggali lubang yang telah diruntuhkan oleh mayat hidup.


Sun Hongli melihat anggota telah menyelesaikan tugas menggali tanah dengan mudah, lalu dia pemimpin jalan dengan masuk terlebih dahulu. Saat berada di dalam lorong, dia dan anggotanya melihat lorong gelap dan baru saja digali. Lalu disusul oleh ketiga kelompok lainnya, dengan pemimpin kelompok terlebih dahulu masuk.


Dengan Mata Dewa, lorong gelap bisa terlihat dengan jelas, mulailah mereka berjalan cepat menyusuri lorong. Ketika berada dibawah pertahanan pertama, lorong menjadi bercabang-cabang dan membuat Tim Pemberantas Mayat Hidup kebingungan...


...****************...


Sedangkan Tian Zhi dan Jiang Chen Mei yang berada di gedung utama Sekte Tangan Hitam, mereka sedang makan pagi yang telah dipersiapkan oleh para pelayan.


"Bagaimana dengan perkembangan wilayah lainnya?" tanya Tian Zhi setelah selesai makan.


Jiang Chen Mei mengambil kain pembersih, dia mengusap mulut setelah selesai makan, lalu dia menjawab sambil meletakkan kain di meja, "seperti Istana Surgawi, setiap wilayah memiliki Formasi Perlindungan tingkat Jenderal Surgawi tahap puncak, sehingga menyulitkan pasukan ku untuk menerobos pertahanan mereka."


"Mao Zong, Fei Zong dan Zhe Zong bisa menggunakan senjata, memangnya ada apa?" jawab Jiang Chen Mei dan bertanya balik.


"Aku akan berikan alat penghancur Formasi. Tapi, kalian harus buat lorong sedalam minimal 100 meter dari atas permukaan tanah agar tidak diketahui oleh kekuatan di atas Dewa Absolute. Baru gunakan alatnya untuk membuat lubang di dinding Formasi Perlindungan!" jawab Tian Zhi dengan sedikit memberikan penjelasan.


Mayat Hidup jenis Mao Zong diibaratkan seperti anak usia 7 tahun, memiliki kecerdasan untuk melawan dan melindungi diri, dia bisa menggunakan persenjataan walaupun tidak secara benar.


Jenis Fei Zong diibaratkan seperti anak remaja usia 15 tahun, bisa berpikir keras untuk mengalahkan lawan dan bagiamana cara untuk bertahan hidup yang benar, dia bisa terbang dan juga mampu mengalirkan energi spiritual pada suatu benda seperti senjata.


Sedangkan mayat hidup jenis Zhe Zong, seperti namanya Mayat Pengembara. Zhe Zong mampu bertahan hidup di alam bebas, mampu membentuk kelompok untuk bekerjasama dalam memburu mangsa, mampu menggunakan senjata dengan benar dan tepat sasaran yang mencapai angka keakuratan 85%.


Karena ketiga jenis mayat hidup inilah, jumlah mayat hidup dengan cepat bertambah banyak dalam waktu yang singkat.


"Bagus! Dengan begini, pasukan ku bisa bertambah banyak!" seruan Jiang Chen Mei dengan wajah berseri-seri, lalu dia berdiri dan berjalan menuju ke arah Tian Zhi.


Tian Zhi mengeluarkan 10 lempengan besi yang telah terukir dengan Formasi khusus untuk menghancurkan Formasi Array, lalu dia meletakkan di meja. Jiang Chen Mei berdiri di samping Tian Zhi, dia mengambil satu lempengan besi dan mengamatinya.

__ADS_1


"Ini hanya bisa digunakan sekali. Setelah digunakan, plat penghancur Formasi ini harus diletakkan diantara dinding yang telah dilubangi, tujuannya agar dinding Formasi tidak menutup lagi...," jelas Tian Zhi agar Jiang Chen memahami cara kerja plat penghancur Formasi.


Jiang Chen Mei mendengar penjelasan Tian Zhi dengan seksama, dia tidak melewatkan sedikit penjelasannya. Plat penghancur Formasi perlu dialiri energi spiritual agar bisa difungsikan, karena hal itu Tian Zhi bertanya, apakah mayat hidup bisa mengendalikan energi spiritual untuk menggunakan alat.


"Aku akan perintahkan Mao Zong, Fei Zong dan Zhe Zong untuk bergerak sekarang," kata Jiang Chen Mei yang ingin sesegera mungkin memiliki banyak pasukan.


Sebelum Jiang Chen Mei memanggil mayat hidup, tiba-tiba Siput Penghantar Suaranya bergetar, dia segera mengambilnya dan mengalirkan energi spiritual agar bisa mendengar pesan suara milik siapa.


"Nyonya Tian, kami masuk kedalam tim yang dibentuk oleh Dewa Bintang. Tugas kami melacak keberadaan Anda dan juga markas. Saat ini kami sedang...,"


Terdengar suara Lu Bai yang memberikan laporan kepada Jiang Chen Mei, dia mengatakan panjang lebar sesuai dengan apa yang terjadi. Termasuk l Dewa Bintang yang meminta bantuan kepada banyak pihak.


Jiang Chen Mei tersenyum tipis setelah mendengar laporan dari Lu Bai, lalu dia melihat Tian Zhi agar memberikan saran. Tian Zhi yang ikut mendengar dan melihat tatapan manja Jiang Chen Mei, dia segera berpikir sejenak untuk membuat rencana.


"Perintahkan mayat hidup untuk membuat banyak lorong agar seperti labirin, beri tanda agar Lu Bai dan kedua sahabatnya mengetahui jalur yang benar. Apakah kamu ada tempat persembunyian yang lain?" saran Tian Zhi dan bertanya setelahnya.


"Tenang saja aku sudah menemukan tempat persembunyian yang aman!" jawab Jiang Chen Mei dan melihat Kepala pelayan, "Zhu Rong, perintahkan Zhe Zong sesuai apa yang dikatakan suamiku dan berikan plat penghancur Formasi Array kepada mereka. Buat menjadi dua kelompok... Apakah kamu paham?" Perintahnya dan bertanya.


"Hamba mengerti, Yang Mulia!" jawab Zhu Rong si Kepala pelayan, dia segera mengambil 10 plat penghancur Formasi Array sambil melirik Tian Zhi dan memberikan senyuman manis, lalu dia meninggalkan lantai empat untuk menjalankan tugasnya.


Zhu Rong adalah murid inti dari Akademi Surgawi, dia tertangkap ketika sedang mengejar mayat hidup yang masuk ke dalam hutan belantara. Jiang Chen Mei secara pribadi menangkapnya, sebab kekuatannya berada di tingkat Dewa Absolute level 75. Wajahnya cantik dan sebanding dengan Mu Bingyun dan Ling Xuan.


Tian Zhi sedikit terkejut mendengar nama Kepala pelayan yang sama seperti istrinya yang juga bernama Zhu Rong, dan putrinya yang diberi nama Tian Rong.


"Kenapa?" tanya Jiang Chen Mei yang melihat Tian Zhi menatap punggung Zhu Rong hingga menghilang dari pandangannya.


"Namanya sama seperti istriku!" jawab Tian Zhi sambil memundurkan kursinya saat Jiang Chen Mei minta dipangku.


"Ohh!! Kamu suka dia?" tanya Jiang Chen Mei sambil mencium pipi kiri Tian Zhi, "dia masih gadis dan belum sekalipun bersentuhan dengan pria manapun." Lanjutnya setelah mencium.


Tian Zhi tertawa ringan sambil mencubit pinggang Jiang Chen Mei. "Gadis itu pandai dalam berakting... Jadikan dia mata-mata untuk mengawasi Lu Bai dan kedua sahabatnya!" saran Tian Zhi.


Tian Zhi mengetahuinya kelebihan Zhu Rong saat diri di lirik sekilas, lalu dia segera membaca pikiran dan ingatan Zhu Rong, karena itu dia mengetahui kelebihannya.


"Atur saja masalah seperti ini! Tapi ... Apakah dia bisa dipercayai?" jawab Jiang Chen Mei dan ada kekhawatiran jika Zhu Rong akan kabur ketika dijadikan mata-mata.


Tian Zhi yang tahu maksud perkataan Jiang Chen Mei segera berbicara, "aku banyak cara agar dia setia... Salah satunya ... Yang sudah kamu rasakan dan nikmati!"

__ADS_1


Tian Zhi tertawa setelahnya dan membuat Jiang Chen Mei mendengus kesal, dia langsung mencium bibir Tian Zhi agar berhenti tertawa...


__ADS_2