Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 194. Bola Sistem Pencipta.


__ADS_3

Chapter 194. Bola Sistem Pencipta.


Tian Zhi dan semua istrinya masih terus mengawasi dan melihat jika Yu Kanoa telah mengetahui keberadaan Menara Kaisar Api Asyura.


"Mengerikan kekuatannya!" seruan He Hua yang khawatir dengan suaminya yang harus menghadapi Yu Kanoa.


Tian Zhi dan semua istrinya tak menduga jika pemimpin Perguruan Phoenix Surga memiliki kekuatan tingkat Sang Void level sepuluh. Namun Raja Fung segera berbicara.


"Yang Mulia, biarkan saya yang menghadapinya!" pinta Raja Fung yang tidak takut dengan Yu Kanoa.


"Tunggu dulu, masih ada Ratu Qinglin dan raja-raja lainnya yang bersembunyi di istana. Biarkan mereka saling bentrok dengan Kaisar Song terlebih dahulu!" jawab Tian Zhi yang tidak ingin mengekspos kekuatan pasukan binatang sebelum Kekaisaran Shang dan pendukungnya dikalahkan oleh Kaisar Song.


Kemudian, Siput Penghantar Suara milik Tian Zhi bergetar dan suara Nanggong Kaili terdengar.


("Master Tian, kita telah menyelinap keluar dari barisan Kaisar Shang dan telah berada di posisi sesuai rencana.")


Kemudian Tian Zhi segera memberikan balasan, "bagus. Jangan keluar dulu sebelum Yu Kanoa, Shang Touli, Ratu Qinglin dan para raja-raja dikalahkan. Dan tunggu aba-aba dariku!"


Tidak berselang lama, Nanggong Kaili memberikan balasan.


("Baik, Master Tian.")


Tian Zhi menyimpan Siput Penghantar Suara setelah berkomunikasi dengan Nanggong Kaili. He Hua dan semua wanita memandang suaminya, sebab mereka tidak tahu sejak kapan suaminya dan Nanggong Kaili membuat skema seperti ini.


"Sejak kapan Nanggong Kaili mendukung mu untuk mengkudeta Kekaisaran Shang?" tanya Ling Ling yang ingin kejelasan.


"Semenjak aku memberikan pil tingkat Celestial Supreme sebagai kompensasi. Setelah itu dia mengajakku berbicara secara pribadi...," jawab Tian Zhi dan menceritakan bagaimana Nanggong Kaili mau mendukungnya.


Ketika rapat dan sebelum Tian Zhi menuju ke wilayah Surga Kematian, dia berkomunikasi telepati dengan Nanggong Kaili untuk berbicara secara pribadi. Tanpa sepengetahuan semua orang termasuk istrinya, Tian Zhi menggeluarkan satu Tubuh Ganda untuk bernegosiasi dengan Nanggong Kaili.


Di saat berada di ruang pribadi milik Nanggong Kaili, Tubuh Ganda Tian Zhi mengeluarkan botol giok berisi dua Pil Kultivasi tingkat Celestial Supreme tahap rendah, lalu memberikan kepada Nanggong Kaili sebagai kompensasi.


Nanggong Kaili dengan senang hati mendukung Tian Zhi untuk menguasai Benua Dewa, asal dia dijadikan Menteri Pertahanan kekaisaran.


Tian Zhi juga tidak menolak permintaan Nanggong Kaili, sebab di Benua Dewa hanyalah pondasi awal mendirikan kekaisaran sendiri di Alam Keabadian.


"Jadi, setelah mengetahui kemampuanmu sebagai Alkemis tingkat Celestial Supreme, akhirnya dia mendukungmu."


He Hua dan semua wanita akhirnya paham kenapa Nanggong Kaili mendukung keinginan Tian Zhi untuk menguasai Benua Dewa. Mendukung seorang ahli Alkemis tingkat Celestial Supreme, jelas akan mendapatkan manfaat besar darinya.


Tiba-tiba dua Pilar Petir di bagian Barat berputar sangat cepat, ketika Formasi Deteksi gerakan dilewati oleh dua penyusup. Tian Zhi dan semua wanita tersenyum saat ada yang menerobosnya.


Cedarrr... Cedarrr...


Dua Pilar Petir segera melepaskan serangan bertubi-tubi kepada penyusup itu. Senjata meriam juga melepaskan tembakan dan menghujani dua penyusup itu.


Kemudian, Raja Fung memerintahkan anak buahnya untuk menangkap penyusup itu. Disaat Burung Gajah kembali, Tian Zhi dan semua orang melihat si penyusup telah mati dengan tubuh yang tidak utuh lagi.


Dua penyusup itu adalah utusan dari Menteri Dalam Negeri Kekaisaran Shang untuk menyelidiki kemunculan Menara Kaisar Api Asyura. Sayangnya, sebelum menyelidiki dua penyusup itu telah meregang nyawa.


"Lolos dari wilayah luar Surga Kematian, tapi tidak akan lolos dari Pilar Petir," kata Zhu Rong yang melihat Burung Gajah menelan bulat-bulat dua penyusup itu.


"Yang Mulia, Yu Kanoa bersama semua anggota Perguruan Phoenix Surga datang!" lapor Raja Fung saat melihatnya.


Tian Zhi segera melihat ke arah datangnya Yu Kanoa, lalu dia memberikan perintah kepada semua istrinya untuk bersiap-siap melawan mereka jika berniat buruk.


Demikian juga dengan Raja Fung yang telah memobilisasi pasukan Burung Gajah untuk menghadapi Yu Kanoa. Naga Bumi dan Macam Putih segera keluar dari menara.

__ADS_1


"Berhenti!" cegah Tian Zhi kepada Yu Kanoa saat akan melewati wilayah pusat Danau Mistik, dia tidak ingin Pilar Petir dan meriam menyerangnya.


Yu Kanoa segera berhenti dengan kewaspadaan tinggi, lalu dia dan semua anggotanya memeriksa sekeliling. Namun tidak terlihat tanda-tanda bahaya maupun jebakan, hanya ada banyak binatang mistik yang berlarian menjauhinya.


"Siapa kamu yang berani mendirikan sebuah kekuatan di wilayah Surga Kematian?" tanya Yu Kanoa dengan suara yang menggelar.


Semua Burung Gajah keluar dari Menara Kaisar Api Asyura. Kemudian Tian Zhi naik di punggung Raja Fung, demikian juga dengan semua istrinya yang menunggangi Burung Gajah, satu orang mengendalikan satu Burung Gajah.


Khusus Miao Jiang dan He Hua, mereka menggunakan kapal angkasa Kaisar Api Asyura. Meyleen menunggangi Naga Bumi dan Yu Bao menunggangi Macan Putih.


Spontan Yu Kanoa dan anggotanya tercengang melihat banyaknya burung yang super besar keluar dari Menara Kaisar Api Asyura. Yu Kanoa segera menjaga jarak dan mengeluarkan senjata, semua anggota Perguruan Phoenix Surga juga mengeluarkan senjata dan siap bertarung.


"Mengerikan kekuatan mereka!" seruan Jian Nuwa saat merasakan kekuatan Burung Gajah, Naga Bumi dan Macan Putih yang berada di tingkat Dewa Absolute.


"Buat setiap tim sepuluh orang dan menyebar agar tidak mudah terkena serangan burung itu!" perintah Yu Kanoa.


Namun, sebelum mereka bereaksi, Burung Gajah yang ditunggangi oleh semua istri Tian Zhi telah terlebih dahulu mengepung, lalu disusul oleh Naga Bumi dan Macan Putih.


Yu Kanoa dan anggotanya tercengang dengan kecepatan Burung Gajah serta satu kapal angkasa.


"Anda tadi berbicara apa?" tanya Tian Zhi kepada Yu Kanoa saat telah berhadapan.


Tian Zhi mengaktifkan Mata Langit untuk melihat wajah asli Yu Kanoa dibalik topengnya. Tian Zhi terkejut saat melihat wajah asli Yu Kanoa seperti tubuh kesadaran yang memiliki warna biru transparan.


"Aneh dia!" batin Tian Zhi yang merasakan jika Yu Kanoa bukan manusia.


"Kamu mendirikan menara itu di wilayah ini tanpa meminta izin kekaisaran merupakan pelanggaran! Hancurkan atau kami semua yang akan bertindak!" jawab Yu Kanoa dengan tegas.


"Aturan konyol!" sahut He Hua dengan mengaktifkan persenjataan utama kapal angkasanya, sedangkan Miao Jiang telah mengarahkan semua meriam membidik Yu Kanoa.


"Roar!" Naga Bumi ikut meraung keras karena tersulut emosinya.


Semua anggota Perguruan Phoenix Surga makin ketakutan dengan Naga Bumi yang menatapnya, tubuh mereka seakan-akan merasa telah dikunyah oleh Naga Bumi.


Sebelum Yu Kanoa menjawab, Shang Mei mendekati pemimpinnya dan berbisik, "Pemimpin, dia adalah Master Tian, mantan guru dari keempat murid Anda dan juga Guru Nominal Perguruan Lima Elemen."


Setelah mengetahui siapa yang sedang dihadapi, kedua bola mata Yu Kanoa berputar sangat cepat dan membuat Tian Zhi terkejut. Kemudian, dari kedua mata Yu Kanoa mengeluarkan sinar yang terfokus kepada Tian Zhi, tampak seperti sedang menganalisa tubuhnya.


Tian Zhi segera mengeluarkan Api Suci Petir Asyura untuk membuat perisai diri. Spontan kedua mata Yu Kanoa kembali pulih dengan tubuhnya yang terhuyung-huyung kebelakang.


Anggota Perguruan Phoenix Surga semakin ketakutan saat merasakan aura mengerikan yang keluar dari tubuh Tian Zhi, mereka juga merasakan panas ekstrim dan petir yang telah mengelilinginya.


"Lancang sekali kamu menyelidiki tubuhku! Siapa kamu? Kamu seperti bukan manusia!" bentak Tian Zhi sambil meningkatkan kekuatan Api Suci Petir Asyura.


Bukannya menjawab, Yu Kanoa segera menyerang Tian Zhi. Namun, Raja Fung segera mengepakkan sayapnya hingga memicu badai angin tornado.


Bang...


Yu Kanoa terpental kebelakang, namun dia segera menyetabilkan tubuhnya, dia sedikit kaget mengetahui kekuatan Raja Fung melebihinya. Tian Zhi makin marah dengan mempersempit ruang gerak Yu Kanoa dan anggotanya dengan Api Suci Petir Asyura.


Api Suci Petir Asyura mengelilingi Yu Kanoa dan anggotanya seperti dinding energi, lalu Tian Zhi menekan musuhnya dengan menekan Api Suci Petir Asyura.


"Bunuh mereka semua!" teriak He Hua yang ikut marah dengan tindakan Yu Kanoa.


Semua istri Tian Zhi memerintahkan Burung Gajah mengepakkan sayap untuk menciptakan badai angin tornado. Secara otomatis, Api Suci Petir Asyura terdorong ke dalam dan makin menekan Yu Kanoa dan anggotanya.


"Serang bersama-sama!" perintah Yu Kanoa kepada anggotanya.

__ADS_1


Yu Kanoa tampak tidak memperdulikan ketakutan anggotanya terhadap Api Suci Petir Asyura. Namun, semua anggota Perguruan Phoenix Surga tetap mematuhi perintah pemimpinnya walaupun dalam keadaan ketakutan.


Boom... Boom...


Ledakan hebat ketika Yu Kanoa dan anggotanya menyerang dinding Api Suci Petir Asyura yang terdorong badai angin tornado. Khususnya Yu Kanoa yang terfokus dengan menyerang Tian Zhi dan Raja Fung.


Namun, He Hua segera menembak Yu Kanoa dengan senjata utama kapal angkasa. Demikian juga dengan Miao Jiang yang melepaskan tembakan terukur dan terfokus kepada Yu Kanoa.


Swosh...


Yu Kanoa terkejut saat merasakan aura mengerikan keluar dari kapal angkasa Kaisar Api Asyura, dia segera mengurungkan niatnya untuk menyerang Tian Zhi. Namun, Raja Fung dan Tian Zhi tidak memberikan kesempatan Yu Kanoa untuk membuat perisai energi.


Boom... Boom...


Rentetan ledakan hebat memekakkan telinga ketika senjata utama kapal angkasa mengenai tubuh Yu Kanoa bertubi-tubi. Serangan Tian Zhi dan Raja Fung juga mengenainya.


Boom...


Yu Kanoa jelas tidak bisa mengantisipasi banyak serangan lawan yang terfokus kepadanya, dia terpental ke bawah dengan keras dan menciptakan kawah.


Sedangkan anggota Perguruan Phoenix Surga yang dihujani Api Suci Petir Asyura dan badai angin tornado juga berjatuhan, tubuh mereka dengan keras menghantam tanah.


Perbedaan kekuatan pihak Tian Zhi dan Yu Kanoa jelas jauh berbeda dengan hadirnya Raja Fung dan Burung Gajah, karena kekuatan yang berbeda membuat Yu Kanoa dan anggotanya kalah telak.


Bang...


Kemudian, Tian Zhi segera mengeluarkan Pagoda Penjara miliknya yang berubah menjadi besar dan menghantam tanah, lalu dia menyedot semua anggota Perguruan Phoenix Surga untuk masuk ke dalam Pagoda Penjara.


"Arghh!"


Teriakkan anggota Perguruan Phoenix Surga ketika tersedot ke dalam Pagoda Penjara. Yang mengejutkan, Yu Kanoa masih bisa bangkit setelah terkena banyak serangan, dia melihat anggotanya yang tersedot ke dalam Pagoda Penjara.


Melihat Yu Kanoa masih bisa berdiri, He Hua dan Miao Jiang kembali melepaskan tembakan senjata utama dan meriam.


Boom... Boom...


"Arghh!"


Teriakkan Yu Kanoa ketika baru berdiri telah dihujani tembakan senjata utama dan meriam kapal angkasa Kaisar Api Asyura. Setelah terkena serangan, tubuh Yu Kanoa berubah menjadi bola kristal bening.


Tian Zhi yang telah memenjarakan semua anggota Perguruan Phoenix Surga, dia segera turun untuk mengambil bola kristal bening milik Yu Kanoa.


"Jadi ini wujudnya!" gumam Tian Zhi saat melihat kedalam bola kristal bening itu terlihat seperti banyak tulisan dan angka, tetapi dia tidak mengetahui jenis bola kristal bening apa yang dipegangnya.


Semua istri Tian Zhi bersorak-sorai setelah berhasil mengalahkan Yu Kanoa dan anggotanya dengan mudah. Dengan dukungan Raja Fung dan Burung Gajah, semua istri Tian Zhi makin percaya diri.


Tian Zhi menyelidiki bola kristal bening yang tampak aneh, seumur hidupnya dia tidak pernah melihat yang seperti ini.


Apa yang dipegang oleh Tian Zhi adalah Bola Sistem milik Dewi Cahaya. Tian Zhi belum mengetahui jika itu ada sebuah sistem yang mampu meningkatkan kekuatan seseorang dengan sangat cepat.


Kemudian, Tian Zhi mengeluarkan sebuah wadah khusus yang terbuat dari baja dan dilindungi oleh Formasi, lalu dia memasukkan bola kristal bening itu kedalam dan menyegelnya. Tian Zhi akan mempelajarinya ketika situasi telah kembali tenang.


Di luar angkasa, seseorang wanita yang menggunakan jubah penyamaran sedang memperhatikan gerak-gerik Tian Zhi, dibalik topengnya dia tersenyum. Wanita itu adalah Yuke yang mendapat tugas dari Yuna Aurora untuk mengawasi Tian Zhi.


"Tugasku telah selesai! Mulai detik ini, kamu harus mampu menguasai Sistem Pencipta itu, sistem yang akan membimbing mu dimasa depan!" gumam Yuke, lalu dia melihat sebuah kotak emas yang berisi empat wanita.


Keempat wanita itu adalah Lili, Tsai Xinxin, Li Yenny dan Lang Ying, mereka berempat telah dijadikan objek uji coba Sistem Pencipta milik Yuna Aurora. Kemudian, tubuh Yuke bergetar dan menghilang setelah menyimpan kotak emas.

__ADS_1


__ADS_2