Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 78.


__ADS_3

Chapter 78. Menjarah dan Menyelamatkan.


Benteng Aliansi menjadi kacau dengan menghilang semua harta penting dalam mendukung ikatan aliansi, dan banyak kekuatan mencari pelakunya. Tidak sedikit dari mereka saling menuding hingga membuat pertengkaran hebat.


Tian Zhi dan Yu Bao selalu tertawa melihat kepanikan dan pertengkaran mereka, hingga sasaran mereka yang terakhir di gudang penyimpanan milik aliansi yang belum mereka jarah, mereka sengaja tidak memeriksa satu per satu jarahannya, sebab itu bisa mereka lakukan nanti setelah membuat kekacauan.


Dengan Yu Bao sebagai petunjuk arah, Tian Zhi dengan mudah masuk dan keluar setiap gedung, walaupun sudah dijaga ketat.


Tian Zhi beruntung tidak ada kekuatan di atas Dewa Perunggu, jika ada dia tidak mungkin berani bertindak seperti ini.


"Disana!" bisik Yu Bao sambil terus mencium leher Tian Zhi, dia sangat bahagia.


Tian Zhi pun mengikuti petunjuk dan melihat gedung penyimpanan aliansi yang kini dijaga ketat dengan cepat, gara-gara banyak pengusaha dan gedung kehilangan barang berharga.


Tian Zhi melihat pintu baja yang dilindungi Formasi, dan dia segera bertanya kepada Yu Bao yang masih terus mencium lehernya hingga menciptakan jejak merah. "Ini ada Formasi, siapa yang memiliki kuncinya?"


"Orang itu!" jawab Yu Bao sambil menunjukkan seseorang pria tua dari Ras Half Human, tubuh manusia berkepala badak.


Karena kekuatannya di atas Tian Zhi, dia terpaksa mengurungkan niat untuk mendapatkan kunci dan berusaha mencari cara lain agar bisa masuk ke dalam gedung penyimpanan harta aliansi.


Seperti yang pernah dia lakukan saat membobol ruang rahasia Kerajaan Xiang, Tian Zhi mengikuti jalur Formasi di dalam tanah, dan membuat Yu Bao semakin ingin belajar Teknik Perubahan Wujud.


Setelah mencari celah sekian lama, akhirnya Tian Zhi melihat retakan pada Formasi dan segera masuk ke dalam, dia terus bergerak hingga menemukan celah masuk kedalam ruang harta aliansi.


Sayangnya, disaat setelah berhasil masuk, Tian Zhi dan Yu Bao melihat dua orang penjaga harta yang memiliki kekuatan Holy Emperor. Tian Zhi pun berpikir bagaimana caranya melumpuhkan mereka yang kekuatannya jauh di atasnya.


Yu Bao yang tahu apa yang sedang dipikiran Tian Zhi, dia memberikan ide dengan komunikasi telepati. "Buat kekacauan di luar sebagai pengalihan dengan mengeluarkan prajurit iblis yang kamu tangkap, sampai mereka keluar dari sini!"


"Cerdas!" puji Tian Zhi untuk Yu Bao dan memberikan ciuman bibir.


Kembali Tian Zhi keluar dari ruang harta dan mengeluarkan satu prajurit iblis yang dia lumpuhkan, lalu dia memberikan serangan petir skala kecil agar sadarkan diri.


Spontan prajurit iblis terbangun dan berteriak histeris, dia teringat akan serangan musuhnya di Gunung Mahadewi, dia sangat ketakutan dan sambil melihat sekelilingnya.


Melihat tempat yang tidak dia ketahui, prajurit iblis berteriak dan menggedor Formasi.


segera Tian Zhi masuk kembali ke ruang harta dan melihat dua penjaga buru-buru keluar. Disaat telah keluar, Tian Zhi dengan cepat menjarah seluruh harta tanpa memeriksanya.


Dua penjaga harta terkejut melihat prajurit iblis bisa menerobos Formasi, dan segera memukulinya untuk mengakui siapa dalang yang memberikan perintah untuk menjarah.


Namun, prajurit iblis yang kebingungan serta ketakutan jelas tidak tahu apa maksud mereka, dan jelas tidak mengakuinya.


Karena ketidaksabaran dua penjaga harta, mereka menyeret prajurit iblis untuk dimintai keterangan dihadapan perwira iblis.


Tian Zhi dan Yu Bao bersorak-sorai saat mengetahui dua penjaga keluar dari gedung penyimpanan harta, dan kembali dengan bebas menjarah harta aliansi.

__ADS_1


Setelah selesai, Tian Zhi berniat menyelamatkan rubah jantan yang ditangkap dan Yu Bao kembali menjadi petunjuk arah. Segera mereka berdua menuju tempat penjara setelah melewati banyak penjagaan ketat.


Saat berada di dalam ruang bawah tanah yang dikhususkan sebagai tempat penjara, Tian Zhi melihat sepuluh penjaga berkekuatan Holy Emperor sedang berjudi, ini adalah kesempatan terbaik. Segera Tian Zhi menyusuri ruang sel penjara dan melihat banyak wanita, anak yang juga dipenjara.


"Mereka adalah budak yang akan dilelang! Kasihan mereka!" ungkap Yu Bao dengan suara iba dan kasihan melihat nasib mereka.


"Apa kamu ingin menolong mereka?" tanya Tian Zhi.


"Tidak perlu, jika kita menyelamatkan mereka dan tahu jika kita bukan dari ras yang sama, itu akan membahayakan kita!" jawab Yu Bao.


Tian Zhi mengangguk paham, dan kembali mencari rubah jantan, namun langkahnya terhenti saat melihat seorang wanita dari Ras Kelinci, dia merasakan ada hubungan erat dengan wanita kelinci. Dia berusaha mengingat siapa wanita kelinci itu, tapi setelah berusaha tetap saja tidak ingat.


Wanita kelinci itu berusia 18 tahun, rambut hitam acak-acakan, wajah kotor tubuh lusuh dan pakaian compang-camping, kekuatan berada pada tingkat Tyrant.


Tian Zhi mendekati menatap wajahnya dan juga mengendus aroma tubuh wanita kelinci, berharap mendapatkan ingatan. Namun tetap saja masih tidak mengingat apapun.


Akhirnya Tian Zhi memutuskan membawa wanita kelinci itu dengan membuatnya pingsan dan memasukkan ke dalam cincin dimensi. Yu Bao tidak melarang, malah tersenyum melihat kekasihnya masih memiliki rasa belas kasihan.


Yu Bao juga tidak kuatir jika wanita kelinci itu akan mengungkapkan tempat rahasia, sebab Ras Kelinci masih memilih netral.


"Ras Kelinci jumlahnya sangat sedikit, tidak kurang dari 2.000 jiwa," kata Yu Bao.


"Apa mereka juga diburu?"


"Tidak, memang karena faktor angka kelahiran yang sangat rendah, hampir sama dengan Ras Rubah, ini pengaruh kelinci jantan yang memiliki libido rendah dan lebih memilih berhubungan dengan sesama jenis!" jawab Yu Bao.


Kembali Tian Zhi memeriksa satu per satu ruang penjara, dan akhirnya menemukan sel penjara khusus rubah jantan.


Yu Bao meneteskan air mata melihat anggotanya dirantai dengan bentuk wujud aslinya, leher dirantai beserta keempat kakinya.


Selain dirantai, darah mereka juga diperas dengan mengiris persendian, dan ditampung pada sebuah wadah berbentuk lingkaran.


Mereka tampak lemah setelah mengeluarkan banyak darah. Darah mereka bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan, walaupun membutuhkan banyak darah hanya untuk naik satu level, daripada harus berkultivasi hingga puluhan bahkan ratusan tahun untuk naik level, apalagi naik tingkat.


Lebih mudah dan cepat bagi mereka untuk menyerap darah Ras Rubah selain memanfaatkan benihnya untuk mendapatkan keturunan berkualitas tinggi.


Tian Zhi segera memasukkan pill penyembuh dan pill pemulih energi, lalu dia mencairkan rantai dengan apinya dan memasukkan mereka satu per satu ke dalam cincin dimensi.


Yu Bao sangat senang telah berhasil menyelamatkan anggotanya dan juga terkejut saat melihat Tian Zhi memiliki elemen api, dia yakin Tian Zhi juga seorang alkemis, jika dilihat dari dua faktor, api dan kualitas pill.


Disaat akan keluar dari sel penjara, Tian Zhi melihat di sudut ada sesuatu yang diselimuti kain hitam, dibalik kain hitam seperti sebuah patung setingkat 12 meter. Kain hitam dipenuhi dengan jaring laba-laba, tidak terawat dan tampak tidak pernah dijamah.


Dengan rasa penasaran, Tian Zhi menarik kain hitam.


Sontak Tian Zhi terbelalak kaget saat melihat Patung Dewa Binatang. Yu Bao jelas keheranan melihat reaksi Tian Zhi.

__ADS_1


"Ini patung Dewa Binatang, sudah banyak kekuatan yang ingin menghancurkannya tapi tidak ada yang bisa," kata Yu Bao.


"Kenapa dihancurkan?" tanya Tian Zhi yang penasaran.


"Tidak ada yang suka dengan namanya!" jawab Yu Bao dan mudah dimengerti.


Jelas banyak binatang yang membenci Dewa Binatang, sebab mereka tidak mau tunduk kepada manusia yang mengaku sebagai dewa-nya mereka. Tian Zhi tersenyum tipis sambil meletakkan telapak tangan di patung.


Secara berlahan patung Dewa Binatang mencair dan mengejutkan Yu Bao yang melihat sambil terus berada di punggung Tian Zhi, dia tidak menyangka orang yang dia selamatkan memiliki banyak kemampuan.


Yu Bao semakin penasaran sosok yang hampir terbunuh, dia menduga jika Tian Zhi memiliki asal usul yang disegani musuhnya, hingga mengharuskan musuhnya membuat skema untuk membunuh, karena tidak bisa dibunuh akhirnya dibuang di benua ini.


Dugaan Yu Bao bisa dimaklumi, sebab memusnahkan bukti bisa dilakukan dengan banyak cara, karena tidak bisa dimusnahkan, satu-satunya cara menyembunyikan ataupun membuangnya sangat jauh dari tempat asal.


Disaat Tian Zhi menyerap patung Dewa Binatang, ada salah satu penjaga melihat patung Dewa Binatang yang secara berlahan menghilang, dan secepatnya dia memanggil rekan-rekannya. Sepuluh penjaga penjara jelas kegirangan melihat patung yang paling dibenci seperti dilahap angin.


Yu Bao bernafas lega tidak sampai ketahuan. Tapi, tidak berselang lama, salah satu penjaga melihat sel penjara, dan menghilangnya rubah jantan memicu keributan di ruang penjara, mereka segera mencair pelakunya dengan memeriksa setiap sel penjara dan ruangan.


"Kamu sangat hebat!" pujian Yu Bao.


"Tidak, hanya beruntung ... Beruntung tidak ada kekuatan di atas Dewa Perunggu, jika ada kita yang pasti kesulitan melarikan diri dari mereka dan malahan mempercepat punahnya Ras Rubah!" jawab Tian Zhi yang tidak bangga dipuji.


Yu Bao juga memahami dan kembali memikirkan bagaimana caranya untuk tetap bertahan dari musuh-musuhnya.


Tidak selamanya bisa tetap bertahan di Gunung Mahadewi, suatu saat musuhnya pasti memiliki cara untuk memburu mereka di Gunung Mahadewi.


Saat ini saja musuhnya sudah mulai beradaptasi dengan suhu dingin Gunung Mahadewi, dan tidak lama lagi satu per satu Ras Rubah akan ditangkap dan tinggallah sejarah seperti Ras Manusia.


Cincin dimensi segera mengeluarkan cahaya berwarna oranye, tanda petunjuk untuk menemukan Sacral Stone. Kemampuan Sacral Stone mampu menciptakan realitas alternatif atau ilusi bagi musuhnya.


Tian Zhi menahan kegembiraannya dan buru-buru keluar dari ruang bawah tanah, dia segera melesat meninggalkan Benteng Aliansi yang dalam kekacauan, dan melihat bertengkar terjadi pada setiap pemilik gedung.


Penjaga harta juga sangat marah telah menjadi korban juga, dan terpecah-belah-lah aliansi mereka dengan saling menuduh. Terutama Ras Siluman yang paling dituduh, karena memiliki kemampuan memanipulasi pandangan lawan.


Setelah keluar dari Benteng Aliansi, Yu Bao dan Tian Zhi tertawa gembira. Bagaimana mereka tidak gembira, selain mendapatkan banyak harta, penjarahan mereka berhasil memicu perpecahan aliansi dan ini sangat menguntungkan bagi Ras Rubah.


Yu Bao memeluk erat Tian Zhi, dia semakin mencintainya. Berkat bantuan Tian Zhi, Ras Rubah bisa sedikit merasakan kelegaan dengan kacaunya hubungan aliansi.


Segera Yu Bao menunjukkan lokasi tempat pertemuan rahasia Ras Rubah. Sesampainya disana, Tian Zhi untuk sementara waktu tidak diperbolehkan untuk tampil di hadapan Ras Rubah terlebih dahulu, sebab Ras Rubah masih mengalami trauma kepada ras lain.


Tian Zhi tidak mempermasalahkannya, dia hanya mengikuti Yu Bao tanpa dilihat anggotanya. Tian Zhi melihat kekuatan tertinggi hanya dimiliki Yu Bao, dan tidak ada diantara mereka berusia tua. Tian Zhi menduga jika para seniornya telah ditangkap terlebih dahulu dan menyisakan yang muda.


"Apakah Yu Bao adalah pemimpin mereka?" batin Tian Zhi saat melihat Yu Bao memberikan arahan dan juga perintah.


Yu Bao juga memberikan banyak sumberdaya untuk bertahan hidup selama tiga tahun di Gunung Mahadewi, dan juga untuk merawat anggotanya yang baru saja diselamatkan.

__ADS_1


Setelah selesai, Yu Bao kembali bersama Tian Zhi kembali menuju goa untuk memeriksa hasil jarahan mereka.


__ADS_2