Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 130.


__ADS_3

Chapter 130. Pemburu Si Pembunuh.


Tian Zhi yang telah memiliki dua binatang penjaga, tiba-tiba menjadi teringat jika memiliki dua binatang lainnya, yaitu Loi Annchi si Thunderbird dan Naga Api, khususnya Thunderbird, entah kenapa hatinya merasa sakit telah kehilangannya.


Tian Zhi berusaha keras mengingat dimana binatang peliharaan Thunderbird berada, tapi dia tidak mengingat apapun tentang Thunderbird, dan lagi-lagi dia menyalahkan Dewi Cahaya sebagai penyebabnya.


"Apa tujuannya selalu mengambil semua yang ku miliki! Apa tidak ada pria lain yang bisa dia permainkan kenapa selalu aku. Dasar wanita sialan?! " geramnya dan mengumpat.


Kembali Tian Zhi menenangkan hati, dia melihat Xu Huang dan pengawalnya telah masuk ke dalam peti mati setelah melewati banyak jebakan Formasi.


Setelah mereka masuk ke dalam peti mati, Xu Huang keluar dari lubang hitam bersama pengawalnya. Tapi mereka tidak segera disergap oleh Bai Hu yang bersembunyi dibalik bebatuan dan Long De yang bersembunyi di dalam pasir, sebab mereka berdua akan menggunakan cacing raksasa untuk membuat targetnya melemah.


Namun yang mengherankan Tian Zhi, Xu Huang dan pengawalnya tampak mengenal situasi di padang pasir. Tian Zhi melihat Xu Huang mengeluarkan peta...


"Istana ada di pusat padang pasir. Tapi hati-hati, dalam pasir di huni banyak Worm Chaos!" jelas Xu Huang sambil menunjuk istana yang tampak kecil karena jaraknya yang jauh.


"Tuan muda Xu, lebih baik terbang saja, karena getaran langkah kaki kita bisa didengar oleh Worm Chaos! " saran salah satu pengawal A yang memiliki kekuatan Dewa Absolute level 10.


Xu Huang adalah putra tunggal Patriark Klan Xu, seorang Alkemis tingkat Peri Langit, salah satu jenius di Klan Xu dan Akademi Istana Surgawi. Sebab itu semua pengawalnya memanggil Tuan muda Xu sebagai kebanggaan Keluarga Xu.


Xu Huang segera terbang bersama pengawalnya, sayangnya mereka langsung ditekan oleh Formasi sehingga niat terbang diurungkan. Pengawal berkekuatan Dewa Absolute level 10 memimpin jalan dan sisa pengawal melingkari Xu Huang.


Setelah jarak lima ratus meter, Worm Chaos muncul dan langsung menyerang dengan membuka mulutnya. Suara "Boom" ketika dengan mudahnya para pengawal meledakkan tubuh Worm Chaos.


Tubuh Worm Chaos berserakan setelah meledak, daging berjatuhan seperti air hujan. Yang anehnya, serpihan daging Worm Chaos bergerak-gerak dan hidup kembali. Setelah hidup cacing kecil itu memasuki tanah.


Suara ledakan terus menggema ketika para pengawal Xu Huang meledakkan banyak Worm Chaos. Dan seperti pertama, daging yang berceceran kembali hidup dan masuk ke dalam tanah, setelah itu muncul lagi banyak Worm Chaos yang berukuran besar.


"Tuan muda Xu, gunakan Api Asyura untuk melenyapkan daging Worm Chaos agar tidak hidup kembali! " pinta pengawal A sambil melawan serangan Worm Chaos.


Semua pengawal bukan dari Ras Asyura sebab mereka dari Ras manusia, karena itu si pengawal A meminta Xu Huang mengeluarkan Api Asyura kebanggaan Ras Asyura.

__ADS_1


"Baik, Paman! " jawab Xu Huang dan mengeluarkan Api Asyura.


Xu Huang segera membakar daging Worm Chaos hingga menjadi abu. Akhirnya Worm Chaos sedikit demi sedikit mulai berkurang, tidak sampai memakan waktu empat dupa Xu Huang dan pengawalnya sudah dekat dengan istana.


"Huff! Menyusahkan saja! " sungut Xu Huang setelah membakar daging Worm Chaos yang berceceran.


"Roar...!? "


Raungan Naga Bumi dan Macan Putih setelah keluar dari persembunyiannya, dan membuat Xu Huang dan pengawalnya kaget , mereka terkejut melihat posisinya telah dikepung, padahal baru saja bisa bernafas lega.


Naga Bumi dan Macan Putih langsung menyerang tanpa memberikan mereka kesempatan melawan, apalagi Worm Chaos kembali bermunculan.


Tian Zhi melihat kecerdasan dua binatangnya tersenyum bangga, dengan memiliki mereka dia tidak lagi kuatir dengan musuh yang memiliki kekuatan Dewa Absolute, justru dia senang jika kedua binatangnya berburu Dewa Absolute untuk diekstrak dantian-nya.


Tian Zhi memerintahkan Bai Hu dan Long De untuk melumpuhkan mereka. Tidak berselang lama, Bai Hu dan Long De membawa Xu Huang dan pengawalnya yang telah pingsan.


Kemudian, Tian Zhi merekam Xu Huang berserta pengawalnya untuk dijadikan laporan kepada Organisasi Tangan Hitam. Setelah itu Tian Zhi membawa mereka ke dalam cincin dimensi untuk dieksekusi.


Bai Hu dan Long De kebagian mayat mereka yang juga bermanfaat untuk meningkatkan kekuatannya. Kerjasama satu orang dan dua binatang itu sangat rapi.


......................


Kematian Xu Huang dan para pengawal jelas diketahui oleh pihak keluarganya, sebab Xu Huang juga menyimpan bola kristal kehidupan dan spiritual. Tapi, mereka tidak bisa melihat wajah si pembunuhnya melalui bola kristal kehidupan, sebab cincin dimensi milik Tian Zhi adalah domain pribadinya dan tidak ada siapapun yang bisa melihat.


Sebagai pembunuh bayaran, Tian Zhi dan semua anggota Organisasi Tangan Hitam telah dibekali pengetahuan untuk menghindari bola kristal kehidupan dan spiritual, agar wajahnya tidak diketahui saat membunuh targetnya.


Patriark Klan Xu jelas sangat marah telah kehilangan putra tunggal kebanggaan Keluarga Xu, dia segera memerintahkan anak buahnya untuk mencari Xu Huang yang berada di Benua Bintang.


Patriark Klan Xu juga melaporkan kematian Xu Huang kepada Akademi Istana Surgawi. Pemimpin Akademi Istana Surgawi jelas ikut marah mengetahui anak didiknya terbunuh, mereka juga mengerahkan Balai Penegak Hukum untuk mencari si pembunuhnya.


Patriark Klan Xu dan Balai Penegak Hukum berkolaborasi untuk menangkap si pembunuhnya. Misi mencari si pembunuh Xu Huang langsung dipimpin oleh Ketua Balai Penegak Hukum dan mengharuskan Patriark Klan Xu juga ikut turun tangan.

__ADS_1


Ketua Balai Penegak Hukum dan Patriark Klan Xu membawa pasukan terkuat mereka menuju Benua Bintang, tepatnya menuju makam kuno sesuai jejak terakhir kematian Xu Huang.


Melalui Altar portal dimensi, mereka segera tiba di Benua Bintang. Aura kekuatan Dewa Absolute yang merembes keluar dari tubuh jelas dirasakan oleh penghuni Benua Bintang.


Raja Wang yang masih berkabung segera keluar dari istananya untuk menyambut kedatangan Ketua Balai Penegak Hukum dan juga Patriark Klan Xu. Setelah mengetahui tujuan kedatangan mereka, Raja Wang juga bercerita tentang putra dan adiknya yang juga telah terbunuh.


"Ini pasti ulah Organisasi Tangan Hitam?! " Patriark Klan Xu sangat geram saat berasumsi jika pelakunya pasti dari Organisasi Tangan Hitam, sebab tidak ada kultivator yang memiliki kemampuan dalam menyembunyikan identitas setelah membunuh, karena ada bola kristal kehidupan dan spiritual yang akan merekam wajah si pembunuh sebelum korbannya mati.


Ketua Balai Penegak Hukum segera memerintahkan salah satu tetua untuk melaporkan kepada pemimpin Akademi Istana Surgawi, tujuannya untuk memusnahkan Organisasi Tangan Hitam.


Tetua tersebut langsung kembali menuju altar portal dimensi untuk kembali.


Sedangkan Ketua Balai Penegak Hukum, Patriark Klan Xu dan Raja Wang menuju ke makam kuno.


Sesampainya di depan Formasi perlindungan makam kuno, Ketua Balai Penegak Hukum tidak langsung masuk, tapi berniat menghancurkan Formasi perlindungan.


Semua orang bekerjasama menghancurkan Formasi pada satu titik dengan mengandalkan Formasi Pemecah Langit, Formasi itu khusus untuk menghancurkan segala jenis Formasi.


......................


Tian Zhi yang berada di cincin dimensi segera keluar, setelah membunuh Xu Huang dan pengawalnya, dia menyimpan kristal energi dantian untuk digunakan setelah menerima Kesengsaraan Petir.


Sedangkan kedua binatangnya telah memasuki tubuhnya. Dengan mengandalkan Mata Naga Bumi dan Macan Putih, Tian Zhi melihat keadaan di luar, dia melihat banyak kekuatan yang ingin masuk, tidak tahu jika mereka adalah Patriark Klan Xu dan Balai Penegak Hukum dari Akademi Istana Surgawi.


Tian Zhi hanya tahu salah satu dari mereka, yaitu Raja Wang. Tian Zhi tersenyum sinis, dan memikirkan cara untuk mengalahkan mereka dan mengumpulkan kristal energi dantian. Tapi...


"Tidak mungkin mengalahkan mereka, lebih baik bersembunyi dulu sebelum mereka merusak Formasi perlindungan makam kuno," gumamnya, dia masuk lagi ke dalam cincin dimensi dan akan keluar lagi saat akan menjalani Kesengsaraan Petir.


Tian Zhi jelas menghindari mereka yang memiliki kekuatan di atas kedua binatangnya, kekuatan mereka di atas Gou Li wakil Organisasi Tangan Hitam, dan jauh di atas Tian Zhi.


Tian Zhi sendiri tidak bodoh yang langsung berhadapan dengan mereka, walaupun harus dibayar dengan harta semua di alam semesta, Tian Zhi jelas tidak akan mau menerimanya. Nyawanya lebih berharga dari apapun.

__ADS_1


Di dalam cincin dimensi, Tian Zhi menemui kekasihnya, sayangnya mereka masih belum selesai berkultivasi...


__ADS_2