
Chapter 39. Menjadi Guru.
Xiang Tianzhi yang mendengar gaji mereka tersenyum senang, sebab dia bisa merekrut mereka menjadi bagian dari rencananya. Bagi Xiang Tianzhi gaji mereka sangat murah, dan dia mampu mencukupi kebutuhan mereka lebih besar dari Paviliun Hitam.
"Pill tingkat Master tahap rendah, ya...!" Xiang Tianzhi membelai dagunya sambil mengetuk penyangga tangan di kursi, tampak sedang berpikir, "satu pill tingkat Grand Master tahap rendah dan dua ribu keping emas setiap bulan! Apakah kalian mau menjadi pengawal ku?" lanjutnya dengan bertanya setelah mengungkapkan nilai gaji bagi pengawalnya.
Spontan semua orang di ruang tamu terbelalak dengan tawaran gaji yang sangat besar hanya untuk sekelas pengawal biasa. Kelima pengawal jelas syok dengan tawaran gaji dari Grand Master Tian Zhi, mereka belum pernah mendapatkan gaji besar setiap kali berpindah-pindah pekerjaan.
Segera Singa Tua berdiri dan menangkupkan kedua tangannya. "Saya dengan senang hati menerima menjadi pengawal Grand Master Tian Zhi dengan setia!" jawab Singa Tua dan diikuti oleh empat saudaranya.
Siapapun tidak mungkin menolak tawaran gaji yang sangat besar, jika dihitung dengan kepingan emas, nilainya pill tingkat Grand Master tahap rendah mencapai dua juta.
"Bagus, selesaikan tugas kalian sebagai pengawal Paviliun Hitam, lalu mulailah bekerja denganku setelah bebas. Hari ini aku akan langsung mengaji kalian, dan setiap bulan melalui Chevaliess Xiang Huifen kalian akan menerima gaji!" jelas Xiang Tianzhi dan membuat kelima Singa kegirangan, tapi mereka masih menahan diri.
Xiang Huifen yang ditunjuk sebagai sekretaris jelas paling bahagia, dia sudah mulai berkhayal dengan memegang kekayaan Xiang Tianzhi, cita-citanya menjadi lebih dekat dengan Xiang Tianzhi sudah tercapai, dia hanya perlu selalu siap memuaskan kekasih gelapnya. Lili dan Lang Ying seketika cemberut dan jelas mereka iri, melihat Xiang Huifen ditunjuk sebagai sekretaris. Sedangkan Wu Liqin tampak biasa saja, sebab dia adalah murid Alkemis dan juga kekasih.
Tapi, semua orang tidak tahu apa yang sedang direncanakan Xiang Tianzhi, termasuk Author nya.
"Tapi, kalian harus bersumpah setia kepadaku, jangan berkhianat, berbohong dan selalu mematuhi setiap perintah ku! Apa kalian sanggup?" sambungnya kepada kelima pengawal.
Segera kelima pengawal bersumpah Dao yang sesuai keinginan Xiang Tianzhi, setelah itu Xiang Tianzhi memberikan gaji pertama. Setelah itu Lima Singa kembali bekerja setelah Xiang Tianzhi memberikan perintah.
Xiang Tianzhi melihat keempat wanitanya, terutama Lili dan Lang Ying yang jelas cemburu dan iri kepada Xiang Huifen.
"Kalian semua pasti aku perlakuan dengan adil dan sama, kalian juga aku gaji lebih besar sepuluh kali lipat dari para pengawal, asal kalian juga bersumpah seperti mereka!" ungkap Xiang Tianzhi yang membuat keempat wanitanya kegirangan.
Segera mereka berempat bersumpah Dao tanpa ragu-ragu. Kemudian, Xiang Tianzhi memberikan mereka tugas yang berbeda-beda sesuai dengan kemampuannya.
Xiang Tianzhi kemudian berkeliling untuk melihat villa. Villa berlantai dua, lantai dua memiliki empat kamar. Lantai satu terdapat dua kamar, satu ruang untuk memasak, ruang tamu dan ruang bersantai. Disamping kanan vila ada empat kamar khusus pelayan dan penjaga villa. Selain itu, villa memiliki ruang bawah tanah dan rencananya akan dijadikan tempat khusus meramu pill.
Luas villa cukup besar, panjang seribu meter dan lebar lima ratus meter dengan dikelilingi tembok setinggi tiga meter. Dibelakang villa ada kolam renang dan kebun buah.
"Luar biasa, memang tempat seperti ini yang aku butuhkan!" kagum melihat villa nya, Xiang Tianzhi memuji pilihan Xiang Huifen.
Xiang Huifen jelas bangga telah dipuji, dia mendekati Xiang Tianzhi dan berbisik. "Ingat janjimu!"
Xiang Tianzhi tertawa dan membalas dengan mere mas buah kenyal Xiang Huifen. "Kamu yang akan tumbang!" ejek Xiang Tianzhi dan membuat Xiang Huifen cemberut.
__ADS_1
Ya, baru dengan Xiang Tianzhi dia kalah telak, dan rasa nikmat yang tidak pernah dia dapatkan dari suaminya. Ketiga wanita jelas cemburu lagi dan juga meminta lebih.
"Carikan pekerja dan ahli dalam membangun infrastruktur villa, aku ingin dibelakang dibuatkan banyak kamar untuk pekerja dan juga untuk para tamu, setidaknya minimal bangunan yang menampung untuk seratus orang lebih!" pinta Xiang Tianzhi sambil melihat pekarangan belakang villa.
Xiang Huifen segera mencatat permintaan Xiang Tianzhi, namun dibenak keempat wanita jelas bertanya-tanya untuk apa memiliki banyak pekerja, yang akan membuang banyak sumberdaya. Tapi, mereka teringat akan perjanjian antara penatua Bing Fung dengan Xiang Tianzhi.
"Grand Master Tian Zhi, ada tamu terhormat dari Paviliun Pill Surga!" lapor Nan Shi saat Xiang Tianzhi sedang merencanakan untuk merenovasi pekarangan belakang villa.
"Baik, persilakan mereka masuk!" perintah Xiang Tianzhi dengan membalikkan badan.
Xiang Tianzhi bersama empat wanitanya bergegas menuju ruang tamu untuk menyambut dua penatua, Li Yenny dan Tsai Xinxin yang dikawal Lao Shizi.
Tawa bahagia dari dua penatua melihat Xiang Tianzhi yang menyambut mereka di depan pintu villa.
Sedangkan Wu Liqin menjadi cemberut saat melihat Tsai Xinxin ikut disamping kakeknya, segera dia menghampiri pesaingnya.
"Kenapa kamu kesini, ingin dekat dengan Grand Master Tian Zhi, kan?" selidik Wu Liqin dengan suara lirih
"Bukannya kamu tidak mau dekat dengan Grand Master Tian Zhi, lalu kenapa sekarang mengikutinya?" dengus Tsai Xinxin dan balik bertanya.
"Alasan saja, bilang saja kamu ingin mendekati dia! Tak tahu malu menjilat ludah sendiri!" Tsai Xinxin kembali mengejek.
Pertengkaran verbal sudah biasa bagi semua orang jika Tsai Xinxin dan Wu Liqin saling bertemu, biarpun sering bertukar, mereka selalu ada dimana-mana untuk menunjukkan prestasinya.
"Bagaimana respon praktisi mengenai pill yang aku buat?" tanya Xiang Tianzhi setelah semua orang duduk.
Penatua Tsai Yelu segera berbicara. "Luar biasa peminatnya! Setelah kami sedikit mewartakan berita dilingkup paviliun saja, target sehari lima butir pill langsung ludes, bahkan banyak yang rela mengantri untuk mendapatkan pill tingkat Grand Master tahap puncak garis satu. Tapi, kami tetap konsisten untuk menjual sehari lima pill, itu juga untuk menjaga harga tetap stabil...!" jawab penatua Tsai Yelu dengan wajah berseri-seri.
"Bagus, lalu bagaimana dengan apa pesanan ku?"
Segera Li Yenny mendekati Xiang Tianzhi dengan menyerahkan cincin dimensi kelas rendah. "Semua sudah ada disini! Sebenarnya kita ada ramuan enam set tingkat Saint tahap rendah, tapi dana menyisakan empat juta dan aku juga tidak berani membelinya sebelum melaporkan kepadamu!"
"Bagus, aku beli jika begitu!" Xiang Tianzhi jelas senang, dia menerima cincin dimensi dan memberikan kartu platinum yang bernilai tiga miliar lebih.
Tsai Xinxin mengunci alisnya saat melihat Li Yenny murid dari kakeknya begitu akrab dengan Xiang Tianzhi, dari wajah Tsai Xinxin tampak tidak senang kedekatan mereka.
Penatua Dong Jian tertawa renyah. "Grand Master Tian Zhi, kita sudah membawanya, jadi tidak perlu Li Yenny kembali...!" katanya dengan mengeluarkan enam kotak yang berisi ramuan tingkat Saint di meja.
__ADS_1
Segera Xiang Tianzhi mengambil satu kotak, dan membukanya, dia melihat semua tanaman terawat dengan baik. Tiba-tiba dia teringat jika membuat pill bergaris harus menambahkan inti binatang, sebelum Xiang Tianzhi bertanya, penatua Dong Jian terlebih dahulu bertanya.
"Oh iya, apa Anda juga bisa membuat pill tingkat Saint?"
Xiang Tianzhi tersenyum dan melihat penatua Dong Jian sejenak lalu menggelengkan kepalanya. "Baru saja belajar, tidak mudah membuat pill tingkat Saint ... Membuat pill tingkat Kaisar saja aku harus gagal berkali-kali hingga berhasil hanya pada tahap menengah!" jawab Xiang Tianzhi yang mau mengakui.
Semua orang melongo saat Xiang Tianzhi berkata 'hanya', lalu usianya baru 18 tahun sudah menjadi Alkemis tingkat Grand Master tahap atas dan usia berapa dia gagal berkali-kali, apa semenjak keluar dari rahim sudah membawa tungku? Apa di dalam kandungan ibunya sudah belajar alkimia? Itu yang dipikirkan dua penatua dan Tsai Xinxin.
Sedangkan yang sudah mengetahui kemampuan Xiang Tianzhi melebihi tingkat Grand Master hanya tersenyum, walaupun kelima wanita itu sering kali menebak-nebak seberapa besar kemampuan kekasihnya yang tersembunyi. Obrolan mereka sampai Xiang Tianzhi lupa apa yang akan ditanyakan.
"Grand Master Tian Zhi, tolong jadikan saya murid!"
Seketika penatua Dong Jian yang akan berlutut dihentikan oleh Xiang Tianzhi dengan energi spiritualnya. Penatua Tsai Yelu dan Tsai Xinxin juga akan melakukan hal yang sama, dan sekali lagi Xiang Tianzhi menghentikan tindakan mereka.
"Kalian jangan bertindak seperti ini! Aku bisa menjadikan kalian semua murid-ku, tapi hanya kita yang berada disini yang tahu! Aku tidak mau menarik perhatian Kaisar Pill dan para penguasa yang lainnya. Dan gelar ku tetap sebagai Alkemis Grand Master!" kata Xiang Tianzhi dan juga memberikan peringatan.
Seketika semua orang kegirangan, termasuk semua wanitanya, sebagai pemilik garis darah Ras Asyura mereka tidak kuatir tentang elemen api. Hanya dua wanita yang tampak sedih tidak memiliki garis darah Ras Asyura, mereka adalah Lang Ying dan Lili.
Xiang Tianzhi melihat kedua wanitanya dan tersenyum. "Kalian jangan kuatir masalah tidak memiliki elemen api ... Aku akan ajarkan kalian menjadi seorang tabib."
Seketika Lili dan Lang Ying kegirangan dan memeluk Xiang Tianzhi. Profesi Alkemis dan Tabib memang saling berkaitan dan juga dibutuhkan dimana-mana, seorang tabib juga mampu membuat ramuan berupa serbuk maupun cairan tanpa harus memiliki elemen api, sebagai gantinya bisa menggunakan api dari bahan bakar kayu maupun batubara.
Kemudian, Xiang Tianzhi membayar enam set ramuan tingkat Saint, dan mentransfer dana di kartu platinum miliknya yang tersisa empat juta sebesar seratus juta. Dana itu rencananya untuk membangun kamar untuk bawahannya dan juga merombak villa, sekaligus membeli perlengkapan villa yang masih kosong.
Segera dua penatua Paviliun Pill Surga membantu gurunya merenovasi villa, bahkan Paviliun Hitam juga membantu merenovasi villa. Baru kali ini dua paviliun yang selalu bersaing menjadi akur, itu semua berkat Xiang Tianzhi yang memberlakukan secara adil.
Ya, Xiang Tianzhi tetap menjual pill tingkat Grand Master tahap puncak garis satu dan melelangkan pill tingkat Kaisar tahap menengah di Paviliun Hitam, keuntungan mereka bisa dikatakan sama.
Selama proses renovasi villa yang menghabiskan waktu empat bulan, Xiang Tianzhi lebih sering berada di ruang bawah tanah untuk meramu pill, di dalam ruangan itu selalu ada dua penatua dan wanitanya yang juga belajar.
Seiringnya waktu berjalan, nama Grand Master Tian Zhi sudah hampir diketahui seluruh wilayah Kerajaan Xiang. Selain itu, menghilangnya Kaisar Pill menjadikan Kerajaan Mu kebakaran jenggot, bahkan menuduh Kerajaan Xiang sebagai pelakunya. Namun, Kerajaan Xiang jelas tidak mau dituduh, sebab Raja Xiang juga kehilangan tiga Marquis, dua Viscount.
Kedua Kerajaan itu semakin bersitegang dengan saling melemparkan tuduhan, akibatnya perbatasan dua Kerajaan menjadi ajang pertempuran skala kecil.
Xiang Tianzhi jelas mengetahui berita perseteruan dua Kerajaan, dia selalu tersenyum jika tindakannya memicu peperangan dua Kerajaan.
"Aku sudah mendapatkan dukungan para alkemis, membuat dua musuhku saling berperang ... Tinggal beberapa langkah lagi aku bisa membalaskan dendam!" gumam Xiang Tianzhi saat sendirian di kamarnya.
__ADS_1