
Chapter 91. Hutan Arwah dan Hutan Kematian.
Tian Zhi, Yu Bao dan Yu Ming, mereka telah berada di depan perbatasan Lembah Samsara, di depan mereka adalah hutan yang sangat lebat dan juga terkenal angker.
Mereka bertiga tidak menggunakan skill perubahan wujud, sebab arwah masih bisa melihat mereka.
Hutan di depan mereka masih merupakan bagian wilayah Lembah Samsara, dikenal dengan nama Hutan Arwah. Seperti namanya, di dalamnya banyak arwah-arwah yang bergentayangan, mereka selalu menganggu siapapun yang masuk ke dalam hutan.
Banyak kultivator yang memiliki mental lemah menjadi gila, ketakutan dan tidak sedikit yang mati di dalamnya, jarang yang keluar dalam keadaan sehat dan normal.
Tian Zhi dan kedua wanitanya sayup-sayup mendengar suara teriakan, panggilan dan tangisan di dalam hutan, suaranya mampu membuat orang bergidik ngeri.
Tian Zhi melihat ke arah Yu Ming, sebab dirinya pernah masuk ke dalam Hutan Arwah, dia melihat wajahnya tampak tenang.
Yu Ming dan Yu Bao melihat raut wajah kekasihnya yang tampak gelisah.
Semua orang yang berada di cincin dimensi juga melihat situasi di luar, dan anak-anak rubah sudah ketakutan melihat dan mendengar suara para arwah.
"Apa kamu takut?" goda Yu Ming dan tersenyum setelahnya.
Tian Zhi seketika mengerucutkan bibirnya dan membalas ucapan Yu Ming:
"Siapa yang takut, aku hanya heran, apa tujuanmu dulu masuk ke dalam hutan?"
Yu Ming dan Yu Bao terkekeh dengan alasannya yang sudah tahu, dan kini Yu Bao yang berbicara:
"Jelas tujuannya mencari sumberdaya untuk bertahan hidup, apalagi anak-anak rubah dan remaja masih membutuhkan banyak nutrisi."
"Bilang saja kamu takut, peluk aku dan aku jamin kamu aman! " sahut Yu Ming yang menggoda lagi.
"Apa belum kapok aku buat pingsan, hah!? " geram Tian Zhi yang digoda terus.
Bukannya takut, Yu Ming dan Yu Bao malah tertawa.
Karena kesal digoda, Tian Zhi berjalan sendiri masuk ke dalam hutan, dia berhenti saat melihat bayangan putih mengerikan, seketika bulu kuduknya berdiri, desiran angin hutan menerpa jantungnya dan mendengarkan suara berbisik-bisik.
Tian Zhi langsung membalikkan badan untuk melihat kedua wanitanya, dia berkata:
"Ladies first! "
Semua orang yang berada di cincin dimensi menertawakan Tian Zhi yang sebenarnya takut untuk masuk ke dalam hutan, dengan beralasan 'wanita dulu' untuk berjalan di depan.
Yu Ming dan Yu Bao akhirnya berhenti menertawakan Tian Zhi, dan Yu Ming, berkata:
"Saat masuk di dalam hutan ... Pertama, jangan takut, mereka hanya sisa energi negatif dan tidak akan bisa menyentuh kita. Namun disaat panik dan malahan mengeluarkan aura kekuatan, mereka akan berdatangan, aura kekuatan adalah makanan bagi mereka..., "
Tian Zhi menganggukkan dengan wajah serius mendengarkan arahan Yu Ming.
Para arwah bisa merasuki tubuh kita disaat mengeluarkan energi negatif yang se-arus dengannya. Saat arwah berada di dalam tubuh, mereka bisa mengendalikan tubuh kita, dan energi kehidupan kita akan mereka serap untuk mempertahankan energi negatifnya.
Yu Ming, berlanjut:
"Mereka arwah yang telah ada jutaan tahun, mereka mampu bertahan hidup karena kita yang masih hidup selalu mengeluarkan sisi negatif ... Kedua, saat masuk usahakan berpikir positif, dengan begitu mereka tidak akan berani mendekat. "
Tian Zhi sekali lagi hanya menganggukkan tanda paham.
Para arwah akan tertarik dengan energi negatif, jika kita marah mereka lebih suka. Jika menantang mereka, justru mereka akan banyak berdatangan.
"Apakah mereka bisa dibunuh? " tanya Tian Zhi yang memang tidak tahu.
"Memang energi bisa dibunuh? " Yu Ming bertanya balik sebelum menjawab.
"Tidak mungkin bisa dibunuh, energi adalah bagian dari kehidupan kita!" jawab Tian Zhi.
"Benar, pertanyaan-mu telah kamu jawab sendiri, " ujar Yu Ming dan memeluk lengan kiri Tian Zhi, sedangkan Yu Bao memeluk lengan kanan.
Energi positif dan negatif juga bagian dari elemen kehidupan, dia tidak akan menghilang tapi bisa dimanfaatkan dengan bebas.
Seperti halnya para arwah, mereka ada karena energi negatif dari sisa keinginan kehidupan sebelum ajal menjemputnya, dan mampu hidup terus karena mendapatkan energi dari alam sekitarnya.
__ADS_1
Mereka bertiga segera masuk ke dalam Hutan Arwah, dan melihat banyak arwah yang sedang menatap mereka namun tidak ada yang mendekati, hanya ada suara tangisan, teriakan, memangil nama dan desiran angin yang membuat bulu kuduk berdiri.
Tian Zhi dan Yu Bao mengikuti arahan sebelumnya dan tidak membuat para arwah berdatangan. Wujud para arwah yang mengerikan membuat siapapun ketakutan, banyak arwah yang meninggal dengan cara terpenggal, dimutilasi dan sebagainya.
Tian Zhi juga melihat prajurit yang telah dia bunuh dengan dijadikan Pil Kultivasi, dimana mereka berteriak histeris sebelum mati, lehernya terpenggal dan darah diekstrak.
Tian Zhi menghela nafas saat sadar perbuatan sangat buruk, dia sangat menyesal akan perbuatannya. Yang tidak Tian Zhi sadari, dia telah mengeluarkan energi negatif, dan membuat para arwah menatap tajam kearahnya.
"Hilangkan semua pikiran negatif!" tegur Yu Bao saat tahu dari cara para arwah memandang.
Seketika Tian Zhi tersadar akan lamunannya telah membunuh banyak prajurit, dan buru-buru berpikiran positif. Dia tiba-tiba teringat pernah dikendalikan oleh jiwa-jiwa.
Segera keluar ide untuk menyerap mereka di dalam benak Tian Zhi, dia berkata:
"Memang tidak bisa dibunuh, tapi bisa dimanfaatkan. "
Yu Bao dan Yu Ming memiringkan kepala untuk melihat Tian Zhi dengan senyuman, dan tahu apa maksudnya.
Jika Tian Zhi semakin kuat, mereka berdua juga akan menuai hasil dari air surganya.
"Lakukan, aku lupa jika kamu bisa menyerap jiwa, arwah adalah bagian dari jiwa! " dengan semangat Yu Bao ingin Tian Zhi segera menyerap para arwah.
Segera Tian Zhi melangkah maju dan berhenti saat jarak dengan wanitanya terpaut lima meter. Kemudian, Tian Zhi menutup mata dengan kedua tangan direntangkan ke samping, lalu memindai para arwah dengan mata batinnya sambil energi negatif dia keluarkan.
Secara berlahan para arwah berdatangan dari segala penjuru, sebab energi negatif yang di keluarkan Tian Zhi sangat besar, seluruh arwah segera merasuki tubuhnya.
Saat para arwah masuk ke dalam tubuh Tian Zhi, Api Suci Petir Asyura dengan segera memurnikan mereka untuk menjadi kekuatan.
Yu Bao dan Yu Ming saling berpegangan tangan saat melihat aura kekuatan Tian Zhi mulai naik, terlihat energi membentuk pusaran disekitarnya.
"Hebat! " pujian Yu Bao yang bangga memiliki kekasih serba bisa, memanfaatkan sesuatu yang dianggap buruk menjadi baik bagi diri sendiri.
"Tahu gini aku tidak perlu panjang lebar menjelaskan! " gerutu Yu Ming kepada Tian Zhi.
Yu Bao tersenyum dan berbicara:
"Kamu tidak tahu sifatnya saja, di otaknya penuh manipulatif, jadi jangan terperdaya sifatnya yang bisa berubah sewaktu-waktu, amati dan tertawa lah untuk mengantisipasinya. "
Aura kekuatan Tian Zhi semakin padat dan tanda akan segera menerobos.
Para arwah yang diserap hanya menurut saja, mereka pikiran akan mampu mengendalikan tubuh Tian Zhi, seandainya mereka tahu akan dimanfaatkan jelas akan berontak.
Dengan cepat hampir semua arwah memasuki tubuh Tian Zhi, dan di saat masuk langsung dimurnikan oleh Api Asyura dan petir tanpa mampu bereaksi.
Boom💢...
Tian Zhi segera menerobos satu level setelah melahap banyak arwah. Spontan arwah yang belum memasuki tubuh Tian Zhi mulai ketakutan, dan mereka sudah mengetahui niat Tian Zhi.
Buru-buru sisa arwah kabur menjauhi Tian Zhi dengan suara yang mengerikan, teriakan, tangisan dan kemarahan.
Yu Ming dan Yu Bao bertepuk tangan melihat arwah yang menjadi takut, bahkan Yu Ming menantang mereka untuk datang. Namun tidak ada arwah yang berani menerima tantangan Yu Ming.
"Hanya naik satu level! " sungut Tian Zhi yang tidak lagi meningkatkan kekuatannya.
Memang arwah di hutan tidak sebanyak jiwa-jiwa yang mengendalikan Tian Zhi waktu itu, sebab itu tidak banyak memberikan peningkatan.
"Itu sudah bagus, tanpa susah payah bisa meningkat. Ayo kita lanjutkan, "
Setelah berbicara, Yu Ming dan Yu Bao kembali memeluk lengan Tian Zhi menuju Lembah Samsara. Para arwah yang tersisa hanya melihat di kejauhan tanpa berani mendekati, bahkan sesekali Yu Ming mengulurkan jari tengahnya untuk menantang arwah.
Dulu awal pertama kali Yu Ming melewati Hutan Arwah, dirinya pernah disesatkan oleh para arwah selama beberapa hari, karenanya dia memiliki banyak pengalaman.
Mereka bertiga berjalan tanpa beban dan sesekali saling menggoda, tatapan mata para arwah yang mengerikan seakan-akan hanyalah hiasan di dalam hutan.
Di dalam Hutan Arwah, Yu Ming dan Yu Bao mengambil tanaman obat dan roh yang melimpah, Tian Zhi hanya bertugas mengawasi sekeliling mereka dan melindungi.
Tidak berselang lama, Tian Zhi dan kedua wanitanya sudah berada di depan tebing sempit, mereka berhenti untuk melihat sekitarnya, dan Yu Ming, berkata:
"Tebing sempit ini disebut celah kematian, tiap tebing ditumbuhi racun menjalar. "
__ADS_1
Tian Zhi dan Yu Bao menganggukkan, kemudian Tian Zhi mengeluarkan sedikit Api Suci Petir Asyura dan melemparkan diantara celah tebang.
Blarr...
Api petir membakar tanaman beracun yang tumbuh dari celah tebing hingga menjadi abu, namun setelah terbakar, asap hitam mengepul dan makin meningkatkan kekuatan racunnya.
Yu Ming dan Yu Bao jelas panik, mereka buru-buru mundur sebelum asap beracun tercium dan mengenai tubuhnya. Berbeda dengan Tian Zhi, dia tetap tenang dan mengeluarkan bola energi angin dari telapak tangannya.
Swosh...
Tian Zhi melemparkan bola energi angin untuk menghilangkan asap beracun. Angin itu berubah menjadi tornado kecil dan membawa serta asap beracun ke langit.
Dalam sekejap racun menghilang dan celah tebing terlihat jelas.
Yu Bao dan Yu Ming bernafas lega dan kembali mendekati Tian Zhi dengan memberikan ciuman dan pujian.
"Setelah ini, kita akan masuk di Hutan Kematian, tempat ini banyak mahluk kecil setinggi satu meter, tubuhnya berwarna hijau dengan telinga runcing, mata lebar berwarna merah. Orang menyebutnya Iblis Terkutuk, " kata Yu Ming.
Konon katanya, Iblis Terkutuk adalah hasil persilangan yang dibuat oleh para Alkemis Ras Iblis, karena tidak mampu mengendalikan ciptaannya, Raja Iblis Marah membuang mereka ke dalam Hutan Kematian.
Di dalam Hutan Kematian, Iblis Terkutuk berkembang biak dengan cepat dan mampu berevolusi untuk bertahan hidup. Jika dulu masih ada cahaya mereka tidak berani keluar. Namun, kini berbeda, Benua Permata Hitam telah menjadi gelap gulita.
Karena Iblis Terkutuk aktif di malam hari, tiga penguasa sempat memprotes Dewi Cahaya yang menutup matahari dari Benua Permata Hitam. Dan inilah awal Iblis Terkutuk membalas dendam kepada Ras Iblis dan semua penghuni Benua Permata Hitam.
Mereka bertiga tidak tahu jika di depan mereka akan menghadapi bahaya...
Tian Zhi penasaran dan bertanya;
"Bagaimana kamu bisa melewati Hutan Kematian? "
Yu Ming dengan bangga membusungkan dada dan menjawab:
"Mereka tidak suka dingin, aku hanya menggunakan elemen es untuk mengusir mereka. "
Ya, hampir semua Ras Rubah memiliki elemen es semenjak bertahan hidup di Gunung Mahadewi, mereka juga beradaptasi dengan cepat di lingkungan dingin. Yu Bao juga memiliki elemen es, selain elemen api.
Dan Iblis Terkutuk membenci udara dingin, sebab kelemahan Iblis Terkutuk Yu Ming bisa melewati Hutan Kematian.
Kembali mereka bertiga berjalan, saat mereka berjalan Tian Zhi menemukan banyak senjata berkarat, kerangka Half Human dan prajurit iblis.
Dengan segera Tian Zhi mengambil semua persenjataan dan cincin dimensi mereka, Yu Bao dan Yu Ming juga membantunya.
"Buat apa senjata berkarat? " tanya Yu Bao yang tidak tahu jika kekasihnya seorang ahli pandai besi.
"Didaur ulang menjadi senjata baru!" jawab Tian Zhi dengan santainya sambil memungut senjata berkarat.
Kedua wanitanya berhenti dan melihat kekasihnya dengan rasa penasaran.
"Apa kamu juga seorang ahli pandai besi? " tanya Yu Bao dengan antusias.
Jika Tian Zhi memang seorang ahli Smelting, dia semakin bangga memiliki kekasih yang jenius, demikian semua wanitanya yang berada di dalam cincin dimensi, menunggu jawaban Tian Zhi.
"Hanya diwaktu senggang dan jika ada bahannya, biasanya aku belajar membuat senjata! " jawab Tian Zhi dan mengeluarkan dua senjata pedang miliknya dan milik Xue Ling, Armament Grade Human tahap rendah.
"Untuk kalian. " Tian Zhi memberikan dua pedang kepada Yu Bao dan Yu Ming.
Kedua wanitanya tersenyum senang dan buru-buru menerima pedang kembar. Walaupun Armament Grade Human bukan yang terbaik di Benua Permata Hitam, bagi Ras Rubah sangat berharga, sebab selama ini mereka kekurangan uang untuk memilikinya dan hanya bergantung pada Yu Bao dan sepuluh orang kepercayaannya, salah satunya adalah Yu Mei dan Yu Ming.
Yu Bao dan sepuluh saudari yang selama ini menghidupi manusia rubah, tanpa mereka, sudah sejak lama Ras Rubah musnah.
Semua wanita di dalam cincin dimensi jelas protes, dan juga meminta. Hanya Jun Mei Lin dan Mu Bingyun yang tidak meminta, sebab mereka sudah memiliknya.
"Kalian bisa ambil di ruang Persenjataan Khusus. Lu Yueyin, ajak mereka untuk memilih! " perintah Tian Zhi yang memang mengunci ruang persenjataan khusus, dan hanya Lu Yueyin yang bisa masuk.
Selain ruang persenjataan khusus, Tian Zhi juga mengunci ruang perbendaharaan, dan hanya Yu Bao saja yang bisa keluar masuk.
Kembali mereka mengambil senjata berkarat sambil mendekati Hutan Kematian.
Yu Ming tepat saat berjongkok, dia melihat lubang di celah tebing. Dengan hati-hati Yu Ming melihat dan mengambil tombak berkarat untuk memeriksa di dalam.
__ADS_1
Tian Zhi kebetulan melihat dan mengendus sesuatu di dalam lubang dan buru-buru mencegah Yu Ming.
"Berhenti! "