Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 76. Membuat Kekacauan (1).


__ADS_3

Chapter 76. Membuat Kekacauan (1).


Kembali di dalam goa Gunung Mahadewi, Tian Zhi yang bosan jika menunggu Yu Bao, dia keluar untuk mencari apapun yang mampu meningkatkan kekuatannya dengan segera.


"Sialan pria bertopeng itu?!" geram Tian Zhi yang tidak bisa lagi menggunakan Mata Dewa, ini akibat kekuatannya yang menurun.


Setelah menutup goa persembunyian dengan batu, Tian Zhi berubah wujud menjadi udara dan mencari apa yang dia butuhkan.


Menurut informasi dari Yu Bao, ada sebuah benteng aliansi dekat dengan Gunung Mahadewi, benteng yang sengaja dibuat oleh aliansi untuk memburu Ras Rubah.


Benteng Aliansi sangat besar dan sengaja dibuat besar agar menampung banyak jiwa. Benteng Aliansi juga dibangun banyak gedung sebagai wadah untuk bertransaksi.


Di Benua Permata Hitam, ada tiga Kerajaan yang dominan; Kerajaan Siluman, dipimpin oleh seseorang wanita dan dikenal dengan nama Ratu Siluman, penguasa wilayah Selatan.


Ratu Siluman.



Kerajaan Half Human, dipimpin seorang Raja, orang memanggilnya Raja Serigala Putih, perpaduan fisik serigala dan manusia, penguasa wilayah Utara.


Raja Serigala Putih.



Dan terakhir adalah Kerajaan Iblis, Ras Iblis terbagi menjadi menjadi dua, Iblis Merah dan Iblis Putih, dan Kerajaan Iblis di pimpin oleh Iblis Merah, Raja Iblis Merah, penguasa wilayah Barat. Untuk wilayah Barat, Energi Semesta sangat tipis, dan sebagai gantinya adalah Energi Iblis, energi yang mampu meningkatkan kekuatan Ras Iblis.


Raja Iblis Merah.



Prajurit Iblis.



Wilayah Timur adalah bekas wilayah Ras Manusia dan Ras Rubah, kini menjadi wilayah hitam, wilayah yang dikhususkan untuk transaksi gelap dan zona bebas bagi siapapun. Dan Gunung Mahadewi adalah pembatas dari keempat wilayah, gunung yang tingginya mencapai di atas dua puluh ribu meter dan sering terjadi badai salju.


Selain Gunung Mahadewi yang dianggap menakutkan, ada juga Lembah Samsara, yang konon katanya dihuni banyak arwah gentayangan. Banyak kehidupan tersesat dan jarang yang berhasil keluar.


Tian Zhi segera menuju benteng aliansi dengan cepat, menjadi wujud udara membuatnya dengan mudah melewati lebatnya badai salju.


Setelah dekat dengan Benteng Aliansi, Tian Zhi tidak segera masuk, dia mengamati setiap kehidupan yang memiliki wujud aneh.


Khususnya Half Human, dimana kepala binatang tubuh manusia, terlihat berbagai macam wajah binatang yang memiliki fisik tinggi besar.


Tian Zhi yang melihat banyak prajurit Iblis seketika kegirangan, tubuhnya serasa ingin melahap inti kehidupan mereka, darah dan apinya. Yang membuat Tian Zhi paling senang kekuatan prajurit pangkat rendah berada pada tingkat Tyrant dan juga jumlahnya mencapai ribuan di benteng aliansi.


Tian Zhi membasahi bibirnya, seakan-akan telah memangsa mereka. Semua ini karena pengaruh garis darah Ras Asyura, bagi Ras Asyura, Iblis adalah makanannya.


Tian Zhi melihat seratus prajurit Iblis keluar dari Benteng Aliansi untuk berburu Ras Rubah, dengan dipimpin oleh komandan regu yang memiliki kekuatan tingkat Grand Dao.


Dengan sengaja mereka berjalan kaki, para prajurit Iblis mulai membuat jarak antara mereka sejauh empat meter dengan tujuan menemukan jejak rubah. Api bawaan ras yang mereka milik mampu menahan suhu dingin, namun terbatas jika semakin naik ke Gunung Mahadewi.

__ADS_1


Para prajurit Iblis memasuki hutan yang tertutupi salju, dan mulailah Tian Zhi bergerak memburu mereka yang berada dibarisan paling jauh, dengan wujud menjadi udara Tian Zhi dengan mudah melumpuhkan mereka.


Setelah melumpuhkan satu prajurit Iblis, Tian Zhi memasukkan ke dalam cincin dimensi dan kembali berburu. Satu demi satu prajurit Iblis mulai berkurang dan membuat rekan yang berada sejauh empat meter curiga.


"Komandan rekan kita menghilang!" teriakan salah satu prajurit kepada komandan regu yang berjalan paling depan dengan empat prajurit. Segera komandan regu berhenti.


"Cari dia bersama kawanmu, mungkin dia tersesat!" perintah komandan regu.


Wajar komandan regu mengira anak buahnya tersesat, sebab lebatnya badai salju menghalangi pengelihatan mereka.


Segera prajurit yang melapor membawa empat rekannya untuk mencari anggotanya yang menghilang, komandan regu juga kembali mencari jejak rubah.


Ras Rubah terkenal pintar bersembunyi dengan memanfaatkan salju untuk berkamuflase, dan harus melacak mereka dengan teliti, apalagi mereka tersebar di seluruh Gunung Mahadewi, jika berkumpul mereka akan mudah ditemukan.


Namun, prajurit yang mencari rekannya tidak kembali dan membuat komandan regu curiga. Komandan regu segera menghentikan demi mencari anggotanya yang tak kunjung terlihat.


Seperti sebelumnya, Tian Zhi yang tahu targetnya yang curiga, dia tetap memburu barisan paling jauh hingga tanpa disadari komandan regu anggotanya tinggal tersisa 25 orang dari seratus prajurit.


"Sialan!? Ini pasti ulah para rubah?!" umpatan kemarahan komandan regu setelah menghitung jumlah anggotanya, "rapatkan barisan dan tingkatkan kewaspadaan!" titahnya.


Segera dua puluh prajurit merapat diri dengan mengeluarkan senjata tombak dan meningkatkan elemen api untuk mendukung perlindungan diri dari suhu dingin ekstrim. Namun, badai salju makin menjadi-jadi dan membuat pergerakan mereka melambat.


Tian Zhi terkekeh dan saat inilah dia mulai serius memburu daripada sebelumnya. Ya, sebelumnya dia sedang beradaptasi dengan lingkungan baru dan musuhnya setelah memahami geografis Gunung Mahadewi.


Swosh... Swosh... Bukk... Bukk...


Suara desiran angin dan pukulan demi pukulan membuat para prajurit Iblis panik dan melihat satu demi satu rekannya tumbang. Komandan regu jelas kebingungan tidak melihat pelakunya tapi anggotanya tumbang.


Segera para prajurit membentuk lingkaran dengan komandan regu berada di tengah. Namun, Tian Zhi tidak memperdulikan Formasi mereka, dia telah berada di belakang komandan regu yang waspada.


"Badai sialan!!" umpat komandan regu saat semua indera terhalang badai salju.


Bang...


"Arghh!!"


Tian Zhi memukul tengkuk komandan regu dengan mudah, sebab antara pukulan dan desiran badai hampir sama sehingga membuat komandan regu tidak bereaksi. Apalagi Tian Zhi tidak mengeluarkan niat membunuh, jika dia keluarkan komandan regu yang memiliki kekuatan Grand Dao pasti dengan mudah mengetahuinya.


Melihat komandan regu tumbang, sisa prajurit Iblis berhamburan ke segala arah untuk menyelamatkan diri.


Tapi, Tian Zhi yang berubah menjadi udara dengan cepat mengejar mereka.


Setelah semua prajurit Iblis dilumpuhkan, Tian Zhi kembali menuju goa persembunyian untuk mengekstrak para prajurit.


"Waktunya meningkatkan kekuatan!"


Dengan hati gembira Tian Zhi masuk ke dalam cincin dimensi. Di dalam cincin dimensi, Tian Zhi membuat kolam, dengan tujuan menampung darah iblis.


Setelah itu, dia mengekstrak dantian mereka dan memenggal leher para prajurit setelahnya, tindakannya tidak ada rasa belas kasihan seperti sebelumnya.


Sebelumnya dia selalu ditahan oleh jiwa Xiang Tianzhi dan setelah berjanji, sifat kejam Tian Zhi terbebaskan.

__ADS_1


-


Di Benteng Aliansi, setelah hari menjelang malam, seratus prajurit yang tidak kembali jelas membuat para pemimpin panik, dengan segera mengerahkan anggotanya untuk mencari keberadaan mereka.


"Lebih baik tunggu esok hari saja! Malam hari dengan adanya badai salju akan membuang nyawa mereka!" cegah salah satu perwira dari Half Human saat berada di markas aliansi.


"Kamu benar, aku terlalu panik!" jawab perwira iblis setelah diingatkan.


Perwira iblis juga memahami Gunung Mahadewi, jika dia memaksakan diri untuk mencari seratus satu anggotanya, jelas anggotanya akan mati sia-sia, sebab malam hari adalah keuntungan Ras Rubah untuk membantai musuhnya.


"Kamu, segera tutup pintu gerbang dan jangan ada siapapun yang keluar dan masuk malam ini!" perintah perwira iblis kepada bawahannya, dia kuatir jika rubah menyelinap dan membuat kekacauan di dalam benteng.


Kekuatiran mereka disebabkan oleh Ras Rubah yang selalu bergerak di malam hari, dan banyak membunuh untuk melemahkan kekuatan musuh dan itu sudah sering terjadi.


Keesokan harinya, perwira iblis memerintahkan tiga ratus anggotanya yang di pimpin tiga komandan regu untuk menyisir lokasi terakhir anggotanya. Dan mereka membentuk Formasi bulan sabit untuk mencari jejak anggota mereka.


Perwira Half Human tersenyum sinis melihat perwira iblis mengerahkan tiga ratus prajurit, dia senang jika Ras Iblis yang jumlahnya sangat banyak bisa berkurang sedikit demi sedikit dan menguntungkan pihaknya.


-


Di dalam cincin dimensi, Tian Zhi dengan gila-gilaan menyerap hasil panennya semalaman, hingga dia menerobos tingkat Holy Dao level satu dari tingkat Holy Tyrant level sembilan.


Kini kekuatannya telah melewati Yu Bao yang berada pada tingkat Holy Tyrant level sembilan. Tidak puas sampai di tingkat Holy Dao, Tian Zhi segera keluar dari cincin dimensi untuk berburu lagi.


Tian Zhi segera berubah menjadi udara dan meluncur kebawah kaki Gunung Mahadewi, setelah sampai disana, dia melihat banyak prajurit iblis yang mulai naik.


Tanpa banyak bicara dan tidak perlu menyelinap untuk melumpuhkan mereka, Tian Zhi langsung membuat kekacauan dengan membuat tumbang prajurit iblis.


Mengetahui dengan mata kepala sendiri, komandan regu yang kali ini lebih kejam langsung menyerang secara acak saat melihat anggotanya tumbang satu per satu. Dia tidak perduli serangannya mengenai anggotanya sendiri, asal pelaku terkena pukulannya.


Ledakan energi segera terdengar di dalam hutan, hingga suaranya sampai terdengar di Benteng Aliansi. Perwira iblis pun gelisah, dia selalu melihat kearah anggotanya yang memasuki hutan, hutan yang tertutup salju.


Yu Bao yang sedang menyamar sebagai pria tua dengan wujud serigala juga melihat kearah hutan, dia curiga melihat kejadian ini, kejadian yang tidak pernah dilakukan oleh Ras Rubah. Tidak ada Ras Rubah yang berani melawan banyak prajurit iblis secara terang-terangan, biasanya mereka melakukan secara tersembunyi dan tidak pernah melakukan serangan terbuka seperti saat ini.


"Apa ini ulah dia?" tebak Yu Bao.


Segera dia berkomunikasi dengan semua pengawalnya untuk keluar dari Benteng Aliansi secara bergiliran, gerakan yang sudah biasa meraka lakukan selama ini.


Yu Bao juga telah mengumpulkan segala keperluan untuk Ras Rubah untuk bertahap hidup selama beberapa hari.


Setelah lewat waktu lima dupa, suara ledakan tidak lagi terdengar, hanya terdengar suara angin hutan dan suara badan salju menderu-deru. Semua orang yang melihat saling bertukar pandangan saat tidak mendengar suara ledakan energi.


"Kamu bawah tim penyelidik untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan mereka!?" perintah perwira iblis kepada bawahannya.


Segera tim penyelidik mengeluarkan sebuah balok persegi yang terbuat dari baja, memiliki enam kaki seperti laba-laba. Mereka menyebutnya kereta laba-laba.


Kereta laba-laba sengaja diciptakan untuk melindungi diri dari cuaca dingin dan mampu memuat sepuluh jiwa.


Di depan kereta laba-laba dibuat lempengan berbentuk segitiga, kegunaannya untuk membuka jalan yang tertutup salju. Memiliki tujuh jendela, satu di depan dan enam disamping kanan dan kiri, pintu masuknya berada di belakang kereta laba-laba.


Cara mengerahkan kereta laba-laba dengan menggunakan energi api sebagai bahan bakarnya. Segera sepuluh tim penyelidik masuk dan bergeraklah kereta laba-laba.

__ADS_1


__ADS_2