
Chapter 140. Tian Zhi Kabur!
Di Danau Musim Semi.
Tian Zhi berdecak kagum melihat pemandangannya yang indah, energi yang sangat padat, air jernih hingga mampu terlihat dasarnya dengan mata telanjang, ikan berwarna-warni berenang dengan gembira, dan yang membuat Tian Zhi berbinar-binar, ketika melihat tanaman langka yang tumbuh subur didasar air Danau Musim Semi.
Disekitar Danau Musim Semi, banyak pepohonan yang juga tergolong langka di Alam Semesta Aurora, Tian Zhi yang melihatnya hanya bisa menelan saliva, sebagai seorang Alkemis, tanaman dan wanita jelas lebih berharga tanaman langka, dengan meramu tanaman menjadi pil, wanita dengan mudah didapatkan, karena itu Tian Zhi lebih memilih tanaman langka.
Berhubungan ketiga ratunya memiliki kekuatan yang mengerikan, jelas Tian Zhi memilih mereka daripada tanaman langka, dengan memiliki ketiga ratu, dia bisa memiliki semuanya, pikirnya.
Ratu Shima Yao tersenyum melihat suaminya yang mengagumi Danau Musim Semi. Akhirnya mereka berempat tiba di sebuah pondok bambu di tengah danau, dan segera dilayani para dayang-dayang.
Ketiga Ratu Shima Yao telah duduk lesehan beralaskan permadani, Tian Zhi segera membaringkan tubuhnya dengan kepala bertumpu pada paha Ratu Shima Yao. Ratu Juan Fangsu juga ikut-ikutan tidur dengan kepalanya bertumpu pada perut Tian Zhi, sengaja dia dekatkan kepalanya agar bisa mengetahui ukuran tongkat Tian Zhi saat berdiri maksimal.
Ratu Bai Nuan duduk bersebelahan dengan Ratu Shima Yao dan berbicara, dia bertanya, "apakah kita tidak memberitahukan kepada leluhur kita?"
Ratu Bai Nuan ingin berjaga-jaga jika pihak Galaksi Nebula membawa orang yang lebih kuat dari mereka bertiga, sebab itu dia ingin melaporkan kepada tiga leluhur Dunia Wanita.
"Tidak perlu tergesa-gesa! Kita lihat dulu situasinya, jika mereka memang benar membawa orang yang sangat kuat, leluhur sendiri akan campur tangan tanpa kita minta!" jawab Ratu Shima Yao yang percaya kepada kekuatan leluhurnya.
Tian Zhi yang mendengar obrolan mereka menduga jika leluhur Dunia Wanita lebih kuat dari ketiga ratu ini, "sekuat apa leluhur mereka?" batin Tian Zhi yang penasaran.
"Kapan mereka datang?" sahut Tian Zhi.
"Kenapa kamu bertanya?" kata Ratu Bai Nuan dengan ketus dan tampak jelas meremehkan Tian Zhi.
Tian Zhi tersenyum tipis dan tidak menjawab, sebab jika dijawab kemungkinan besar akan semakin diremehkan. Tian Zhi menutup mata dan juga memblokir telinganya agar tidak mendengar obrolan yang tidak berguna.
Ratu Bai Nuan melirik Tian Zhi dan tersenyum menghina, lalu dia kembali membahas masalah yang sama tentang orang dari Galaksi Nebula. Sedangkan Tian Zhi berkomunikasi dengan binatang penjaganya.
__ADS_1
"Apa benar-benar kalian tidak mengenali dunia ini?" tanya Tian Zhi.
"Maaf Tuan, saya tidak pernah berada di tempat ini!" jawab Long De si Naga Bumi dengan nada bersalah telah memancing tuannya untuk memasuki altar.
Tian Zhi tidak lagi bertanya, sebab dia sedang berpikir tentang tujuan Diao Chin membuat altar yang terhubung dengan Dunia Wanita, "apa mungkin ketiga leluhur itu salah satunya adalah si Diao Chin dan dia...?" batin Tian Zhi yang bertanya pada diri sendiri, dia selalu enggan menyebutkan nama Dewi Cahaya.
"Long De, selain kedua wanita yang kamu ketahui, apa ada wanita lain?" tanya Tian Zhi.
"Ada Tuan, kalau tidak salah ingat... Namanya Lianshi. Tapi dia tidak banyak bicara dan ketiga wanita itu sangat cantik, lebih cantik dari kedua kekasih Tuan!" jawab Long De.
"Jangan-jangan ketiga leluhur Dunia Wanita adalah mereka!" tebak Tian Zhi di dalam hatinya dengan mengepalkan tangan kanannya, jika memang tebakannya benar, maka dia masih saja dikendalikan oleh Dewi Cahaya.
Tapi Tian Zhi bertanya-tanya di dalam hati tentang nama ketiga leluhur yang tidak sama, "apa mereka menyamarkan namanya?"
Tian Zhi segera membuka matanya dan melihat wajah Ratu Shima Yao, dia ingin bangun tapi kepala Ratu Juan Fangsu berada di perutnya. Akhirnya Tian Zhi urungkan untuk duduk dan tidak jadi bertanya kepada Ratu Shima Yao.
"Aku akan kembali ke kamar untuk istirahat," pamit Tian Zhi kepada Ratu Shima Yao.
Ratu Juan Fangsu segera bangun dan Tian Zhi buru-buru duduk. Ratu Shima Yao mengangguk dan memerintahkan dayang-nya untuk mengantar Tian Zhi. Segera Tian Zhi meninggalkan ketiga ratunya tanpa berpamitan kepada Ratu Bai Nuan dan Ratu Juan Fangsu.
Ratu Shima Yao memperhatikan kepergian Tian Zhi, dia merasakan kekuatiran jika Tian Zhi berniat kabur, dan memang Tian Zhi ingin meninggalkan wilayah Kerajaan Shima untuk mencari keberadaan altar.
Ratu Shima Yao menjentikkan jarinya dan muncul dua orang berjubah hitam dengan menggunakan topeng. Orang berjubah itu adalah penjaga Ratu Shima Yao dan memerintahkan mereka untuk mengawasi Tian Zhi dan jangan sampai keluar dari istana.
"Kenapa kamu kuatir-kan dia?" tanya Ratu Bai Nuan yang merasa tindakan temannya berlebihan, sebab di Dunia Wanita, pria manapun tidak akan bisa lari darinya maupun kedua temannya.
"Kamu telah meremehkan dia! Dia berbeda dengan pria yang kamu ketahui, sekali dia menghilang ... Leluhur kita belum tentu menemukannya!" jawab Ratu Shima Yao yang sedikit mengungkapkan kelebihan Tian Zhi.
Ratu Bai Nuan dan Ratu Juan Fangsu tertawa dan jelas tidak mempercayai ucapan Ratu Shima Yao, mereka berdua tertawa karena tidak mungkin Tian Zhi bisa menghilang di Dunia Wanita.
__ADS_1
"Kamu terlalu berlebihan dalam mengambil sikap! Dia kan hanya pria biasa yang sedikit lebih tampan, gagah dan tinggi, kenapa harus dipusingkan!" tegur Ratu Bai Nuan yang masih meremehkan Tian Zhi.
Ratu Shima Yao menghela nafas dan melihat Tian Zhi telah memasuki istana menuju ruang rahasia, dia akhirnya mengungkapkan siapa Tian Zhi yang sebenarnya dan kelebihan apa yang dimilikinya. Spontan kedua temannya syok saat tahu garis darah pria yang bernama Xiang dari Galaksi Aurora dan memiliki keahlian empat profesi penting.
Tapi, disaat Ratu Shima Yao berbicara, dua orang berjubah hitam muncul lagi dan melaporkan telah kehilangan jejak Tian Zhi saat masuk ke dalam ruang rahasia.
Sontak Ratu Shima Yao berdiri dan melesat menuju ruang rahasia, lalu diikuti oleh kedua temannya dan juga orang berjubah hitam. Sesampainya di ruang rahasia, Tian Zhi memang sudah tidak ada, bahkan perubahan suhu udara juga tidak terasa.
Dengan panik Ratu Shima Yao keluar dari ruang rahasia, dia melepaskan kesadarannya untuk mencari jejak Tian Zhi. Reaksinya jelas membuat kebingungan semua bawahannya.
"Cari suamiku dan jangan kembali sebelum menemukannya!" perintah Ratu Shima Yao dengan nada sedikit keras.
Segera semua orang kepercayaan dan para pejabat keluar dari istana dan mencari Tian Zhi. Kemudian Ratu Shima Yao melihat Ratu Bai Nuan, dia berkata, "kamu tadi membuatnya marah ketika dia bertanya... Dia disini juga karena ... Ah! Sudahlah, mending kita juga mencari dia!"
Ratu Shima Yao dengan kesal berbicara kepada Ratu Bai Nuan dan segera ikut mencari suaminya. Ratu Bai Nuan menjadi kesal karena disalahkan temannya. Sedangkan Ratu Juan Fangsu mengikutinya dan disusul oleh Ratu Bai Nuan yang sedikit menghentakkan kakinya karena kesal.
Ratu Shima Yao malas mengungkapkan tentang altar, sebab kedua temannya sudah mengetahuinya, dan dia sendiri juga kuatir jika Tian Zhi mendengar tentang keberadaan altar dan akhirnya kembali ke asalnya.
Ratu Shima Yao lebih jeli saat Tian Zhi berubah menjadi udara dan selama beberapa hari berhubungan intim, dia juga telah sedikit banyak mengenal karakter suaminya.
"Keadaan seperti saat ini, kalian harus lebih teliti merasakan perubahan suhu udara, dia memiliki kemampuan dalam memanipulasi wujudnya menjadi udara!" ungkap Ratu Shima Yao kepada kedua temannya.
Ketika ratu itu sedikit menjaga jarak dengan melepaskan kesadarannya agar menemukan jejak Tian Zhi yang berubah menjadi udara, namun di seluruh ruang dalam istana tidak menemukan apapun, bahkan aroma tubuh Tian Zhi juga tidak tercium.
Ratu Shima Yao menghela nafas dan kedua matanya mulai berkaca-kaca, terlihat dia ingin menangis karena tidak menemukan jejak Tian Zhi, baru setelah Tian Zhi tidak ada di dekatnya dia merasakan kehilangan.
"Kita cari di luar!" ajak Ratu Shima Yao kepada kedua temannya, nada bicaranya sedikit bergetar menahan air mata.
Kedua temannya menghela nafas dan mengikuti Ratu Shima Yao. Mereka bertiga dan semua orang mencari Tian Zhi dengan jeli di setiap tempat, tapi tetap tidak diketemukan, hingga menjelang malam pencarian dihentikan oleh Ratu Shima Yao.
__ADS_1