TUNGGU AKU DI PINTU SURGA

TUNGGU AKU DI PINTU SURGA
TAPS 2. Bagian 55.


__ADS_3

Setelah berdebat untuk beberapa saat antara Tuan Jo, Ibu Haipah dan Rania. Akhirnya Tuan Jo pamit untuk pulang. Selepas Tuan Jo pulang, Rania pun beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari ruangan Ibu Haipah tanpa sepatah kata pun.


Disaat sedang berjalan ingin kembali keruangan, "Ibu dapat sms dari seseorang yang katanya tidak lama lagi dia akan tiba di cafe seperti biasa." ujar Bella menyampaikan dengan sopan seraya tersenyum ke padaku.


"Baiklah aku mengerti."


Kemudian aku pun berlalu pergi, dan segera menuju cafe yang di maksud.


...Beberapa saat kemudian....


Kini aku sudah tiba di cafe yang di maksud. Sang kasir yang sudah hapal dengan wajah ku dan minuman favoritku sudah pasti tau aku akan memesan minuman apa.


Aku pun berjalan ke arah kasir itu, "Es americano." Sambil menunggu kasir menyiapkan pesanan ku, "Bagaimana hasil wawancaramu, lancar?"


Sang kasir tersenyum kemudian berkata, "Masih belum beruntung silahkan coba lagi."


"Kamu yang sabar dan teruslah mencoba karena usaha tidak akan khianati hasil dan jangan lupa berdo,a," ujar ku menyemangati.


Sang kasir hanya tersenyum menanggapi kemudian berucap, "Baiklah terima kasih atas dukungannya, kamu sangat baik beruntung aku bisa kenal dengan kamu selain cantik juga baik hati, dan tidak sombong serta rajin menabung 😂😂😂."


Sesaat kemudian pesanan Rania pun selesai dan segera menuju meja yang sudah tersedia.


Tidak lama kemudian yang di tunggu pun tiba. Wanita itupun berjalan ke arah Rania yang kini sudah duduk dan menikmati es americano.

__ADS_1


"Hai ... Rania sudah lama datangnya?" tanya wanita itu seraya duduk di kursi yang berhadapan dengan Rania.


Rania pun mengangkat wajah nya, "Eh ... kamu Sand, apa kabar?" tanya Rania kepada Sandra wanita yang menemuinya di siang hari ini.


"Alhamdulillah seperti yang kamu lihat. BTW kamu kemana saja kemarin - kemarin?"


"Memangnya kenapa? Aku tidak dari mana - mana. Ngomong - ngomong kamu mau kemana?" tanya Rania kemudian.


"Ah ... itu aku hanya kebetulan lewat di sekitar sini, lalu aku ingat kamu." ucapnya seraya tersenyum.


"Oh ... begitu," ucap ku seraya mangguk - manggukkan kepala ku.


...Hari sudah beranjak siang mereka pun berpisah....


Saat Rania berjalan masuk, aku melihat Farras terlihat sedang berdiri di sana sedang membaca papan informasi.


Aku pun berjalan mendekatinya, "Kamu ngapain disini?" tanya ku psda Farras. Lalu aku kembali bertanya dan mengikuti arah pandang Farras, "Apa ada


yang aneh dengan papan informasi itu?"


Namun yang di tanya hanya diam saja. "Ya sudah kalau kamu tidak mau jawab, aku mau kembali keruanganku sekarang." ujarku seraya berlalu pergi. Tapi belum jauh aku melangkah Farras menghentikan ku, "Tunggu." Aku pun berhenti dan menoleh, "Ada apa?"


Farras pun berjalan mendekat kearah ku, "Aku sudah menunggumu 30 menit disini. Ada yang ingin aku bicarakan sama kamu."

__ADS_1


Aku pun mengerutkan keningku tanda tak mengerti, "Kamu mau bicara soal apa?"


Farras pun tersenyum kemudian berucap, "Aku suka dengan sikapmu."


Rania semakin tidak mengerti dengan ucapan Farras. Farras yang menyadari itu, "Punya waktu? Ayo kita kekantin kantor buat ngobrol di sana?"


"Kenapa tidak bicara disini saja," protes ku.


"Sudah ayo ikut saja." ujar Farras.


Rania hanya bisa mengangguk sebagai jawabannya, kemudian merekapun berjalan beriringan pergi menuju kantin kantor.


Kini mereka sudah duduk di kursi yang berada di kantin kantor.


"Katanya tadi kamu mau mengobrol?" tanya Rania ketika sudah berada di kantin kantor.


......💖💖💖......


...Mari saling mendukung...



...Terima kasih...

__ADS_1


...💖💖💖...


__ADS_2