
Kini Alvin sudah menyiapkan bahan untuk membuatkan aku makan malam. Apakah makan di jam 24.00 bisa di katakan makan malam???.
Di meja terdapat bahan :
Roti gandum.
putih telur rebus
Tomat ukuran kecil.
Saus sambal
Kurma
Dan selada secukupnya.
Dan Alvin pun mulai meraciknya sambil menjelaskan kepadaku dengan bahan ini bisa menghasilkan apa.
Dengan wajah serius Alvin pun menjelaskan, "Pertama - tama masukan bahan satu persatu kedalam loyang.
Bahan pertama hancurkan putih telur yang sudah di rebus lalu beri saus tomat aduk hingga rata.
Jika sudah tata roti, selada, telur, saus tomat, lalu tutup dengan roti gandum polosnya.
Jadi deh makan malam spesial dari ku untuk mu Rania," ujar Alvin seraya menyodorkan piring kepada ku.
__ADS_1
"Sandwich sehat + kurma," ujar Alvin kemudian.
Dengan senyum merekah dari bibirku, dan kuterima piring dari darinya, "Wah terima kasih atas makan malamnya."
Tiba - tiba raut wajah ku mendadak murung, "Ini makanan bisa di makankan?" tanya ku pada Alvin.
Kemudian aku pun melanjutkan kata - kataku, "Siapa tau kamu ada maksud tersembunyi di balik makan ini?"
Alvin menatap wajah ku tak mengerti, dia pun mengerutkan kening seraya berkata, "Kalau tidak mau makan, sini aku buang saja ketong sampah." Kini Alvin berusaha merebut piring dari tangan ku, tapi dengan sigap aku berhasil mempertahankan piring ku, "Kamu sudah memberikannya pada ku. Kenapa mau kamu ambil lagi? Tak boleh," ujar ku seraya menggerakan jariku.
"Ya sudah buruan makan! Baru segera balik kekamar lalu tidur!" ucap Alvin dan hendak berlalu pergi. Aku yang menyadari itu, "Kamu mau kemana?"
"Mau kembali kekamar."
"Kamu tidak mau menemani aku makan?" ucapku seraya duduk di kursi yang ada di dapur hotel.
Tapi, tanpa sepatah kata pun dia tetap pergi dan meninggalkan aku di dapur bersama pegawai dapur yang masih ada di sana.
...💖💖💖...
Hari berganti dan pagi telah datang. Sambut pagi dengan semangat baru dan jangan terpaku dengan masa lalu. Langkahkan kaki kedepan untuk menatap menatap masa depan yang lebih baik.
Aku sudah mandi dan sudah memakai pakainanku.
"Tok... tok... tok...." suara pintu di ketuk.
"Masuk."
"Pagi Nona ini sarapan untuk Anda," ujar Alvin seraya meletakkan nampan berisi makanan di atas meja yang ada di depan televisi.
"Jika tidak ada yang di perlukan lagi, saya mau keluar!" ucapnya kemudian.
Alvin pun keluar dari kamar ku. "Ada apa dengan nya?" gumam ku dalam hati.
Sesaat kemudian kini aku sudah menyelesainkan sarapanku.
__ADS_1
"Tok ... tok ... tok ...." suara pintu di ketuk.
"Ngapain lagi Alvin kemari?" tanya ku pada diri sendiri.
"Masuk," ucapku kemudian.
"Ceklek," suara pintu di buka.
Setelah aku tau siapa tamu ku di pagi ini, "Dari mana kamu tau kalau aku ada disini?" tanya ku pada Maura.
Maura hanya tersenyum, "Anda tidak perlu tahu, saya tahu dari mana?"
"Oh ya apakah Anda sudah tau kalau pagi ini akan di adakan rapat dewan direksi darurat?" tanya Maura kepadaku.
Aku pun menoleh kearah Maura, "Rapat dewan direksi darurat? Maksudnya?"
Aku pun bingung dan langsung terburu - terburu pergi keruang rapat. Akupun bingung dan panik kenapa ada rapat dewan direksi dadakan tanpa sepengetahuanku. "Siapa yang mengadakan rapat dadakan ini?"
"Saya tidak punya waktu untuk menjelaskan, ayo kita keruang rapat sekarang, urusan kontrak nanti kita urus setelah dari rapat."
Aku dan Maura sekarang dalam perjalanan menuju ruang rapat. Pada saat yang bersamaan aku dan Ayden sama - sama tiba di pintu ruang rapat. Kami hanya saling memandang, lalu setelah itu masuk kedalam ruang rapat bersamaan.
Saat di dalam ruang rapat aku melihat semua direktur sedang bertepuk tangan dan Manager Berta sedang duduk di kursi ketua.
Manager Berta pun berdiri dan berucap, "Rania kamu di pecat dari jabatan ketua."
Seketika itu juga tulang berulang ku terasa lepas semua dari posisi semula, dan hampir terjatuh kelantai. Untung ada Ayden dengan sigapnya menangkap tubuhku. Jika tidak mungkin aku sudah terjatuh.
Manager Berta pun berdiri dan menatap ku. Dia lalu memberitahukan hasil rapat bahwa proposal pemberhentian ketua Rania telah di setujui semua dewan di reksi.
...💖💖💖...
...Mari saling mendukung...
...Terima kasih...
__ADS_1
...💖💖💖...