TUNGGU AKU DI PINTU SURGA

TUNGGU AKU DI PINTU SURGA
TAPS. Bagian 8. Rezeki yang tak terduga


__ADS_3

"Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras. Tidak ada keberhasilan tanpa kebersamaan. Tidak ada kemudahan tanpa do,a."


*********


"Ayah."


"Ya ada apa Suf?" jawab Ayah, tanpa menoleh ke arah Yusuf.


"Ayah boleh tidak Yusuf minta tolong sama Ayah?" kata Yusuf kemudian.


"Mau minta tolong apa?" jawab Ayah seraya menyudahi baca koran yang kebetulan terletak di atas meja.


"Begini Yah, Yusuf menyukai seseorang tapi...." kata - kata Yusuf menggantung.


"Tapi apa?" tanya Ayah, yang sedari tadi bingung dengan kata- kata putra semata wayang nya itu.

__ADS_1


"Begini yah, Yusuf menyukai seseorang tapi, oranh tua wanita itu minta mahar sebesar lima puluh juta. Yusuf tidak punya uang sebanyak itu. Yusuf sudah lama menyukai wanita itu dan Yusuf sangat berharap dia lah istri dan ibu dari anak - anak yusuf kelak," ujar Yusuf dengan wajah lesu berharap ayah nya akan membantu.


"Ni yah, minum nya," kata Ibu Salamah yang tiba - tiba datang dan meletak kan minum nya di atas meja. Kemudian Ibu duduk di samping suami nya.


"Kapan kira - kira uang itu mau di gunakan?" tanya Ayah setelah meminum dan meletak kan kembali gelas keatas meja.


"Yusuf di beri tempo tiga hari terhitung sejak hari ini."


"Kalian ini ngomongin apaan sih kayak nya seru banget?" tanya Ibu kemudian sambil menatap ayah dan Yusuf bergantian.


"Bukan apa - apa, Bu." jawab Ayah sambil menatap wajah Istrinya itu.


"Begini Bu, anak kita ini sedang di landa dilema. Lantaran orang tua si gadis meminta mahar pada anak kita sebesar lima puluh juta, dan uang itu harus sudah terkumpul, dan di bawa kerumah orang tua si gadis dalam jangka tiga hari terhitung hari ini," kata Ayah menjelaskan, ke istri nya mengenai masalah yang sedang di alami oleh Anak mereka.


"Apa? Lima puluh juta," ulang Ibu tak percaya seraya membelalakan mata nya.

__ADS_1


" Udah dong Bu ekspresi nya biasa aja," ujar Yusuf yang melihat ekspresi Ibu yang menurut nya lucu.


"Lalu, lima puluh juta itu akan kamu dapat kan di mana?" tanya Ibu pada Yusuf.


"Entah lah Bu, aku hanya bisa berpasrah dan bertawaqal sekarang ini moga aja ada keajaiban yang datang menghampiri Yusuf," kata Yusuf pasrah dan menyandarkan kepalanya kekursi.


Ibu pun mendekat ke arah Yusuf lalu duduk di samping nya, "Sudah lah Nak, kalau memang kalian jodoh tidak akan lari kemana. Terus lah berdo" a dan usaha semoga Allah mengabulkan do"a mu, untuk menghalalkan segera wanita yang akan mendampingimu membina rumah tangga sakinah, mawaddah, dan warohmah," kata Ibu seraya menggenggam dan mengelus - elus tangan Anak nya.


"Sudah - sudah nanti kita fikirkan lagi baimana jalan keluar. Sudah lama kita tidak sholat berjamaah, mari kita sholat dulu siapa tau setelah sholat kita menemukan jalan keluar nya," ajak Ayah sambil berlalu pergi ke belekang buat mandi dah wudhu karena waktu sudah hampir menjelang maghrib.


Beberapa jam kemudian.


Kini mereka sudah di meja makan buat makan malam, tidak ada percakapan di antara mereka hanya suara sendok berdenting yang menemani makan malam mereka.


Setelah makan Yusuf dan ayah nya langsung menuju keruang tengah, sementara ibu membersih kan meja, lalu mencuci piring kemudian menyusun nya kembali ke tempat nya setelah itu, baru menyusul suami dan anak nya keruang keluarga.

__ADS_1


💖💖💖


Bersambung........( Silahkan tinggal kan jejak like, comment and vote dan jangan lupa beri penilaian bintang lima. Terima kasih.


__ADS_2