Under The Rain

Under The Rain
#2


__ADS_3

Di bawah hujan,


.


.


Aku memeluknya.


.


.


.


*****


"Siapa ini? " (suara kecil keluar dari perempuan ini, teriringi dengan tangisan kecilnya),


"tenang lah, jangan menangis" (ucapku menenangkan nya),


"Apa? " (tanya nya dan mulai terdiam,syukurlah dia sudah tenang, pikirku, aku senang),


Sesuatu mengganjal di benak ku ..


.


?


.


?


.


AH SIAL! SEDANG APA AKU INI !


Sepertinya air hujan membuatku sadar kembali,


Tunggu. Aku masih memeluknya ..


Segera aku melepas pelukan ku, kenapa juga aku memeluknya, aku tak sadar, apa aku terbawa suasana ..


Sesaat aku melepas pelukan ku, perempuan ini berbalik ke arah ku dengan memasang wajah marah, Aku tau tindakan ku ini salah, memeluk orang yang tak ku kenal,tapi .. ini salah paham, aku tak bermaksud buruk,


"Sorry, gua ga maksud--"


BUKK!!


Ughhh..


.


.


Sial.


.


.


Dia menyerang masa depan ku, tepat diantara dua bola yang sejajar.. emm maksud ku..


APA PEREMPUAN INI GILA!?


Aku terbaring menahan sakit, sangat sakit, dengan diguyur air hujan, sempurna sekali, hari pertamaku di bandung, sempurna ..


MANA ADA!!


Apa wanita tidak tau kalau wanita saat melahirkan akan merasakan sakit setara dengan 20 puluh tulang yang patah bersamaan, Maka pria yang ditendang pada kedua bola nya akan merasakan sakit setara dengan melahirkan 160 bayi. Bisa dibayangkan betapa sakitnya itu.


Orang orang yang ada disana sepertinya sedang melihatku, perempuan itu hanya langsung pergi tanpa merasa bersalah, INI ADALAH TINDAK KEKERASAN.


Aku mencoba untuk berdiri dan pergi meneduh, tidak mungkin aku akan hujan hujan an seperti ini terus,


" Jang .. teu nanaon " (ucap seorang kakek kepadaku), aku tak mengerti maksudnya, aku hanya tertawa kecil karna tidak mengerti.


Sebaiknya aku segera pulang dan mandi air hangat, aku kedinginan.


[ ESOK HARI ]

__ADS_1


-- BUKK!! --


UWAHHH!!! .. Mencobaku bernapas dengan benar,


Aishh! .. terbawa mimpi kejadian semalam, perempuan gila itu--,


Telpon ku berdering, ternyata adikku, ada apa dia menelpon ku sepagi ini,


"Kenapa? "


"Gua berangkat ini,siapin makan ya, biar kalo udah sampe langsung makan" (pintanya padaku),


"Iya" (langsung ku tutup telfon dan kembali tidur). Sepertinya kasur ini menyayangiku sehingga aku tidak bisa bangun dari sini.


Kupejamkan mataku..


MUNCUL DIA LAGI!


PEREMPUAN ITU! ..


Tapi dia cukup cantik .. ahh lupakan, nilai kecantikan nya dikurangi menjadi 0 karna sifat buruknya itu.


Mending aku tidur lagi, ku rebahkan tubuhku dan kembali tidur.


.


.


.


.


Aku bangun dari kasur, membereskan tempat tidurku lalu pergi untuk mandi, ternyata udah siang, ahh aku butuh kesegaran, aku ingin mandi air panas.


.


.


.


Siang disini ternyata cukup sejuk,dan air nya sangat dingin, beda dengan Jakarta. Karna aku disini, mungkin aku akan sering berjalan jalan,berkunjung ke tempat wisata yang ada disini, kudengar banyak sekali tempatnya. Akhirnya aku merasa bebas,tidak ada satu pun pengawal untuk mengawasiku lagi,


Sejak orang tua kami meninggal, pak Hardian sangat mem Protect kami, dari penjaga rumah yang ditambah beberapa staf keamanan, pengawal yang mengikuti setiap kalau kami pergi keluar.


Makanya, diam dirumah pun aku tak masalah, selama bisa mendapatkan apapun yang aku mau, toh kalaupun aku keluar, masih saja dibatasi.


Sampai saat ini pun aku tidak tau alasan pasti kami dipindah ke sini, kalau alasan nya untuk melindungi kami, kenapa tidak dibiarkan saja kami seperti biasa, aktivitas dan belajar dirumah, toh menurutku itu lebih aman.


.


.


Oh iya, pak Hardian sudah mengurus kepindahan kami. SMA Taruna Bangsa, sekolah yang akan kamu masuki. Naura dan aku beda kelas, tapi tetap saja kami ada di satu angkatan, harusnya dia berada di kelas 10,


Dan aku meminta pak Hardian untuk menyiapkan mobil pribadi ku untuk aku pergi sekolah, dan yapp .. aku di beri sepeda,


Sejauh ini pak Hardian sangat baik dalam tugasnya mengurus kepindahan kami.


.


.


.


.


Bi Ami dan naura datang, aku sudah menyiapkan makanan yang diminta nya, aku hanya memesan yang terfikir ku tadi pagi, aku pun tak ingat dengan apa yang aku pesan, karna aku masih sangat mengantuk.


Pengantar makanan pun datang, ada 8 pengantar makanan yang datang ke rumah, satu persatu masuk ke dalam dan menaruh makanan,


aku terkejut, mengerutkan dahiku, melihat satu persatu makanan yang masuk, karna aku pun kaget dengan apa yang aku pesan ini.


Sembari mereka menaruh makanan nya, aku mencari dompet ku untuk membayar, ternyata aku memesan semua menu yang ada di PHD, aku tidak tau bagaimana menghabiskan semua ini. Untungnya bi Ami dan naura datang bersama supir yang akan tinggal bersama kami disini, dia harus bisa menghabiskan makanannya sampai habis.


Pa indra ini supir baru kami, mengantar kami untuk bersekolah disini, itu menjadi tugas pertama nya, hari pertama ia disini, sudah menghabiskan sangat banyak pizza, haha sepertinya pak Indra terlalu senang memakan banyak makanan disini sampai mengeluarkan air mata terharu.


.


.

__ADS_1


.


******


Hari pertama ku pergi ke sekolah, kami berangkat diantar pak Indra, bersyukur aku tidak naik sepeda untuk pergi kesana,


Sejak kami turun dari mobil, berjalan menuju ruang guru untuk menanyakan kelas kami, sepertinya kami sudah menjadi pusat perhatian,


Cowo keren?


Ganteng?


Tinggi?


AAAHAHAHA


Aku mendengar semua omongan itu sepanjang aku berjalan, ternyata mereka punya selera yang bagus.


Bagaimana dengan adik ku? .. ya semua cowo disana memperhatikan nya, sesuai sifat adik ku, dia sangat cuek, kalaupun ada yang mendekatinya, mungkin dia akan lebih dulu menolaknya sebelum aku ikut campur.


"Kamu bisa bahasa sunda? " (tanya guru ku, sedang kami menuju kelas),


"Ngga bisa, emang harus ya? "


"Ngga harus, tapi setidaknya harus ngerti sedikit, karna kan ada pelajaran nya juga" (jelas nya),


Aku hanya menganggukan kepala,


"Udah putuskan untuk ikut esktrakulikuler apa?" (tanya kembali),


"Emang ada apa aja?"


"Banyak, kamu bisa cari tau sendiri nanti" (jawabnya sembari tersenyum), cantik nya..


Mungkin kalau aku se umur dengan guru ini, aku mungkin bakal mendekatinya


.


.


.


Suara ricuh dari dalam kelas terdengar sampai keluar, kelas itu sangat kacau, .. Ahh aku tak akan mau jika itu akan jadi kelas ku, aku ingin suasana ruangan yang damai dan tentram


.


.


Sial ...


Itu adalah kelas ku.


Guru ku memberi tau kedatangan ku sebagai murid baru disini dan dipersilahkan untuk memperkenalkan diri,


"Kenalin, nama gua David, gua dari jakarta"


Sepertinya semua senang akan kehadiranku disini, terutama para perempuan dikelas ini, punya wajah tampan ternyata sangat menguntungkan, mereka tersenyum senang saat ku lihat-- Tunggu..


.


.


Sepertinya aku kenal wajah itu,


Itu dia,


SI PEREMPUAN GILA!


.


.


.


.


--""--""--""--


**Jangan lupa juga untuk tekan like, favoritkan dan tinggalkan komentar yaa,

__ADS_1


Kritik dan saran sangat diterima😊😊


Follow terus yaa🤗**


__ADS_2