VCPD ( Virtua Cop Police Detective )

VCPD ( Virtua Cop Police Detective )
Make Over


__ADS_3

Pertama, mereka mulai merias Igarashi. Dan setelah beberapa saat akhirnya Igarashi sudah kembali lagi dengan penampilan yang sangat berbeda dari biasanya. Dia terlihat sangat anggun dan dewasa riasan dan sebuah gaun berwarna silver yang membalut tubuhnya. Dan sebenarnya gaun itu sangat terbuka dan begitu menonjol. Sepertinya dia sedikit merasa tidak nyaman , bisa aku lihat dari ekspresinya. Lalu dia datang dan duduk di sampingku kali ini.


"Wah, benarkah ini Igarashi yang aku kenal?" kataku menggodanya sambil tertawa kecil.


"Jangan menggodaku, Shin!" katanya sedikit kesal.


"Boleh aku foto kamu? Pasti Yama akan bertambah menyukaimu deh" candaku.


"Berani kau mengambil fotoku, aku akan tendang kamu!" ancamnya.


Aku tertawa terkekeh mendengarnya.


Selanjutnya mereka mulai merias Ava. Dan beberapa saat Ava sudah datang kembali. Dia berjalan pelan dan malu-malu ke arah kita.


Oh My! Benarkah dia Ava? Dia terlihat sangat cantik dan mempesona sekali. Apalagi dengan dandanan yang sedikit dewasa seperti ini. ๐Ÿ˜ณ


Dia memakai sebuah gaun berwarna gold dengan design bagian dada yang sangat rendah. Dan gaun itu sedikit terbuka dan ada belahan dibagian paha.


Aku tak henti-hentinya menatapnya. Aku seperti sudah tersihir saja. Hingga akhirnya kini dia sudah di hadapanku. Dia menutupi bagian dadanya dengan kedua tangannya.


"Cantik sekali." gumamku pelan.


Ava hanya menunduk dan langsung duduk di sebelah Igarashi. Ah.. Aku masih menatapnya hingga dia duduk.


Ava yang sadar sedang aku perhatikan terus segera mengalihkan pandangannya. Dan aku pun segera mengalihkan pandanganku juga.


Selanjutnya adalah giliran Aso. Mereka mulai merias dan mengganti pakaian Aso. Kira-kira 30 menit Aso sudah datang menghampiri kita.


Aku membulatkan mataku menatapnya. Wah benarkah dia Aso? Aku tertawa terbahak-bahak melihatnya. Dia sangat cantik sekali. ๐Ÿ˜‚



"Aso. Kau cantik sekali!" aku masih tertawa terbahak-bahak sampai perutku terasa sakit sekali.


"Diam kau, Shin!" sahut Aso kesal lalu dia duduk di sebelahku.


"Wah. Ini dikasih sumpelan apa, So?" aku mer*mas-r*ms dada Aso. Dan aku masih tertawa terbahak-bahak.


"Singkirkan tanganmu, Shin!" kata Aso kesal.


Sungguh aku tak bisa menghentikkan tawaku saat ini. Ini sungguh lucu sekali.


Aso hanya terlihat manyun dan sedikit kesal. Dia menyedakepkan kedua tangannya lalu bersandar pada kursi mewah yang sedang ia duduki.


Sedangkan Igarashi dan Ava hanya tertawa kecil melihat Aso.


"Selanjutnya.." kata salah satu pelayan Madam Gee. Beberapa gadis mulai mendatangiku lalu menarikku menuju ke ruang make over.


Aiisshh. Sekarang tiba giliranku ya. ๐Ÿ˜ฑ


Sungguh aku merasa ini adalah tugas paling berat saat menjadi VCPD. Seperti harga diriku seperti langsung terjatuh saja.

__ADS_1


Aku hanya bisa pasrah saat mereka mulai meriasku. Berbagai make up mereka apply-kan di wajahku. Brush-brush itu menyapu wajahku dan sesekali aku dibuat bersin oleh alat itu. Bahkan hingga liptint juga, mereka mengoleskannya pada bibirku.


Oh My..!!


Setelah beberapa saat akhirnya mereka menyelesaikan riasannya.


Aku melihat dadaku yang agak membesar. Kira-kira apa ini ya? Mereka memanipulasi dengan apa ya? Hhm..


Perlahan aku mulai meraba dadaku, dan rasanya sangat kenyal dan seperti sungguhan saja. Karena penasaran aku terus menerus mer*mas-r*masnya agak lama. Apa ini semacam silicon? Tapi mirip sekali dengan asli tampilannya.๐Ÿค”


"Tuan, Shin. Kembalilah bersama mereka!" kata seorang pelayan ramah.


Akhirnya aku mulai berjalan ke arah Aso, Ava, dan Igarashi. Kak Yuna entah sedang dimana? Aku tidak tau. Tapi belum sempat aku sampai di meja mereka aku memutuskan untuk ke meja sebelah saja. Rasanya malu sekali memperlihatkan kepada mereka penampilanku yang seperti saat ini.๐Ÿ˜”


"Hai, Shin!" ternyata Igarashi datang menghampiriku. Dia langsung duduk disampingku dan terus memandangiku.


Aku segera mengalihkan pandanganku untuk menghindarinya.


" Shin.." goda Igarashi yang terus mengejar pandanganku.


" Kumohon hentikkan, Iga!" kataku memelas. ๐Ÿ˜”


"Kau terlihat sangat cantik, Shin." kata Igarashi sambil tertawa kecil.


"Berhenti menggodaku!" kataku sedikit kesal.


"Gyahahaha. Tadi kau menggodaku habis-habisan. Shin. Tapi coba lihatlah dirimu yang sekarang, Shin!" kata Aso kerkekeh.


"Kau terlihat manis, Shin." kata Ava yang sudah bergabung bersama kita.


Bagaimana mereka bisa mengatakan seorang Rheu Mitzuru cantik dan manis?


Aku segera bangkit dari dudukku.


"Ayo kita segera menyelesaikan misi kita kali ini!" kataku tegas. Karena aku ingin segera menanggalkan pakaian-pakaian ini.


...***...


Kaki tangan Madam Gee segera mengantarkan kita ke Heaven Bar. Sebuah Cafe Elite yang sangat mewah dan cukup besar.


Kita menuju ke tempat pelayanan utama.


"Mereka adalah gadis-gadis untuk bos kalian malam ini. Dan mereka sangat spesial." kata kaki tangan Madam Gee kepada front office Cafe tersebut. Setelah itu dia pamit dan meninggalkan kita.


Setelah itu beberapa pria bertubuh besar segera menjemput kita dan menggiring kita menuju ke sebuah ruangan. Aku memperhatikan cafe ini. Sungguh mewah sekali. Bangunannya begitu kokoh, kuat dan cantik.


"Kenapa malam ini wanitanya sungguh cantik-cantik sekali?" salah seorang pria tadi mengangkat dagu Aso.


"Dan lihatlah ini mulus sekali.." seorang pria mengelus punggung Ava yang sedikit terbuka.


Aku memanas menyaksikan semua ini. Aku mengepalkan tanganku dan hendak melayangkan tinjuku kepada pria itu. Tapi Igarashi segera menahanku.

__ADS_1


"Tahan dirimu atau semua ini akan jadi sia-sia, Shin!" bisik Igarashi kepadaku.


Pria itu mengusap pelan pinggang Ava dan hendak menaikinya menyentuh dadanya. Ava hanya bisa memejamkan matanya dan sedikit menahan nafasnya.


Sialan pria itu! Aku tak bisa diam saja menyaksikan semua ini! Aku hendak menghampiri pria itu untuk memberinya pelajaran tapi tiba-tiba saja salah seorang dari mereka segera menarik tangan pria yang sedang menggoda Ava.


"Jangan macam-macam! Wanita-wanita ini adalah milik Bos. Atau kau mau mati?" kata pria itu tajam.


"Oh, sory. Aku hanya kagum saja melihat mereka yang begitu mempesona." sahut pria tadi sambil melepaskan Ava.


Aku bisa melihat Ava yang kembali bernafas lega.


" Kalian tunggulah disini sebentar! Bos kita akan segera datang. Dia sedang menyelesaikan sesuatu dulu untuk saat ini." kata salah satu dari mereka lalu mereka semua pergi meninggalkan kita di ruangan itu.


Aku hanya menatap Ava dari kejauhan. Dia terlihat masih begitu shock.


"Kau baik-baik saja?" aku memutuskan untuk menghampirinya kali ini.


Ava hanya menunduk dan mengangguk pelan.


"Jangan takut! Ada aku disini." kataku mengelus pelan bahunya. Aku berusaha menenangkannya karena dia masih terlihat sedikit shock.


"Iya, Shin." sahutnya pelan.


Sementara Igarashi dan Aso sedang melihat-lihat ruangan ini.


Bonus foto Shin saat penyamaran :





...Bagaimana penyamaran Shin menurut kalian?...


...Jangan lupa dukung selalu mereka ya.....


...Like...


...Comment...


...Vote...


...Rate...


...Jadikan Favourite...


...Dan dukung apabila mampu...


...โ™กโ™กโ™ก...

__ADS_1


...Salam sayang dari Author ๐Ÿ˜˜...


__ADS_2