wanita kaya itu, istriku

wanita kaya itu, istriku
bab 18


__ADS_3

Selamat hari raya idul fitri 1441 H...


Minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir & batin...🙏🙏


***


San yang masih sibuk di dapur itu tidak menyadari bahwa sang tamu sudah datang,sarip dan nic juga sudah terbangun dari tidurnya,langsung mandi setelah selesai dan sudah rapih,


mereka pun pergi ke bawah untuk menemui mamah dan papahnya serta kakak dan kakak iparnya nic yang sudah hadir di sana.


"San sudah sana pergi mandi,ini biarkan hikman yang lanjutin" ucap ambu.


San hanya mengagukan kepalanya dan pergi meninggalkan ambu yang memberi arahan kepada koki handalanya untuk melanjut masakan yang di buat san tadi.


Sedangkan yang ada diruang tamu melihat san keluar dari dapur itu mengerutkan kening.


"Mih..." teriak sarip yang berlari mengejar san yang akan keatas"sayang jangan teriak ini bukan hutan ok"ucap san yang langsung mengendong sarip.


Nic yang melihat san mengendong sarip langsung pergi dan mengambil alih gendogan sarip"kau sedang mengadung,jangan terlalu mengangkat beban yang berat saat mengadung"jelas nic.


"Ck...tau apa kau tentang itu,saya yang lebih tau masalah" ucap san yang langsung pergi meninggalkan mereka.


Sedangkan keluarga nic yang melihat itu hanya bengong saja karena baru pertama kali dia masuk ke dalam rumah yang sangat tertutup rapat ini apa lagi mereka baru tau kalau ternyata yang selama ini mereka melewati tembok tinggi ini tidak pernah menyangka kalau ini hanya sebuah rumah bak instana yang luarbiasa indah dipandang.


"Mah apa bener nic akan menikah sama zahra" tanya niken"mamah rasa mening kita diam saja dulu"ucap mamahnya nic.


Mereka terus saja melihat kesekeliling tempat yang mereka lihat,disana banyak sekali lukisan dari ukuran besar hingga kecil di penjuru ruangan itu,


Tak hanya itu di sana juga terdapat lemari yang di isi dengan pengharga dan lainya di sana atas nama san.


"Ternyata tidak diragukan lagi,wanita ini benar benar pintar" celetuk sang papa nic.


"Papa ini,gimana gak pintar orang dia wanita terkaya di indonesia" ucap mama nic.


Nic yang tadi ikut naik ke atas kini dia sudah ada di hadapan mereka lagi,dan tak lama nic duduk ambu keluar dari dapur bersama vani dan juga davit yang mengendong dani,yang emang rumah mereka ada dibelakang rumah besar ini.


"Selamat malam semua,maaf menunggu" ucap ambu,papa nic yang melihat ambu di depan matanya itu langsung berdiri dan tidak percaya.

__ADS_1


"Sa...sarah kau" ucap papa nic yang kaget melihat sarah istri dari almarhum sahabatnya itu.


"Kevin apa kabar,mila kau juga apa kabar" ucap ambu yang langsung cipika cipiki dengan mila mamah nic dan juga niken.


"Om,Tante,kak apa kabar,udah lama kita gak ketemu" ucap davit.


"Kita baik dit,kamu apa kabar" ucap niken "aku juga baik kak" ucapnya yang menyuruh mereka duduk kembali untuk menunggu san yang sedang meriah diri di atas yang ditemani vani.


"Maaf sebelumnya saya tidak tau kalau ternyata zahra yang di maksud nic ini ternyata alexsan" ucap papa nic.


"Iya itu anak ku alexsan" ucap ambu.


"Maaf kalau boleh tau kenapa pernikahan ditetapkan besok" tanya kakak ipar nic"itu karena anak mu ini telah menghamil anakku"ucap ambu dengan santay sedengkan mereka berempat kaget dengan apa yang mereka dengar.


"Nic apa benar yang dibicarakan calon mertua mu" tanya papanya,nic hanya mengagukan kepalanya saja.


Plak!!


"Kau bener bener bikin papa malu nic" ucap papanya.


"Sudah cukup tuan kevin,ini bukan sepenuhnya salah nic,van bawa anak anak ke atas" ucap san yang baru saja turun dari tangga.


"Davit susul vani dan tolong jangan bawa anak anak turun kebawah" ucap san yang menyuruh davit naik ke atas.


Sedang kan papa nic yang melihat san itu hanya terdiam tak berkata dengan datangnya san.


"Tuan,bukannya ini kemau anda bukan,anak lelakimu ini harus menikan dengan apa yang kau suruh bukan" tanya san yang langsung duduk dikursi single.


"Maksudmu" tanya niken tidak mengerti.


"Tuan kevin yang terhomat,anakmu ini sudah mewujudkam kamau mu bukan,yang harus menikah dengan wanik kaya atau keluarga kaya bukan" ucap san yang terus memojokan papa nic.


Nic yang tau maksud san itu dia langsung duduk lagi di tempatnya tadi duduk.


"Dulu kau sangat ingin sekali mengambil perusahaan saya yang akan bangkerut itu,kini setelah perusahaan itu sudah berkembang pesat kau ingin anak mu ini menikah dengan anak pemilik perusahaan itu,sungguh papa yang sangat baik yah" ucap san yang masih saja memojokan papa nic yang ingin keluarganya tau kalau sikap buruk sang papa pada anak perempuanya,menantunya dan juga istrinya itu.


"Tuan sudah cukup kau mengekang calon suamiku itu,sekarang saya hanya ingin pernikahan ini tidak ada yang tau selain keluarga besar anda dan saya hanya akan melangsungkan pernikahan ini di malam hari dirumah ini,kau tenang saja perusahaan anda akan aman" ucap san.

__ADS_1


"Sebentar maksud apa,saya tidak mengerti" ucap kakak ipar nic.


"Tuan regan apa anda tidak tau sikap buruk sang mertua" tanya san


"Sudah cukup lex aku sudah memaafkan kesalahanya di masa lalu" ucap nic menghentikan san yang ingin terus memberi tahu sikap buruk sang papa mertuanya yang serakah akan harta.


"Iya san lebih baik sekarang kita makan malam saja,bukankah kau yang sudah mengiapkanya san" ucap ambu yang langsung membawa mereka ke ruang makan.


"Silakan duduk,semoga makan malam hari hikmat dan mempererat hubungan kita semua kedepanya yah" ucap ambu yang langsung menyuruh para pelayan membuka tutup makanan itu,


Niken yang melihat banyak makanan kesukaannya itu langsung melebarkan mata dengan kagum karena sudah lama tidak memakan makanan barat kesukannya itu.


Setelah selesai mereka melajutkan pembicaraan mereka,sedangkan san yang sudah tidak bisa menahan rasa mual yang di alaminya itu tidak bisa melanjutkan pembicaraanya dengan orangtua nic dan juga ambu di ruang tamu.


Nic yang mengkhawatirkan san itu ikut ke atas dan membantu san meredahkan rasa mualnya.


"Apa setiap hari kau sepeti ini" tanya nic"gak baru hari aku mual"ucap san yang sudah lemas di dalam kamar mandi"kau bisa jalan"tanya nic lagi"aku lemas nic mana bisa jalan sih,ini semua gara gara anak mu"ucap san kesal.


"Maaf,biar aku gendong" ucap nic yang langsung mengendong san dan menurunkanya di ranjang.


"Apa kau mau teh hangat" tanya nic"boleh kah,kalau gitu aku ingin teh hijau"ucap san,nic hanya mengagukam kepala dan pergi membuat teh hijau pesanan san.


"Bagaimana apa sudah membaik" ucap ambu"sudah mbu,aku akan buat teh hijau buat alex,setelah itu aku pulang,ada yang harus aku urus di rumah"ucap nic kepada ambu.


"Baru saja ambu mau bilang papa mu menyuruh mu pulang nic setelah mereka pulang tadi" ucap ambu.


"Ya sudah aku kedapur dulu mbu" ucap nic yang langsung pergi ke dapur.


Setelah menyediakan teh hangat nic berpamitan kepada san untuk pulang,besok pagi dia akan kesini lagi untuk mengantarkan sarip kesekolah.


***


@zihan631


22:16


2020-05-12

__ADS_1


__ADS_2