wanita kaya itu, istriku

wanita kaya itu, istriku
bab 7


__ADS_3

Pagi yang cerah san pergi kekantor untuk mengecek keadaannya yang selama ini tidak pernah dia kunjungin karena bisa mengeceknya dari jauh dan mela lah yang akan turun tangan pergi ke indonesia untuk mengurus perusahaan kalau ada masalah,


"Mela apa sudah semua yang saya minta kemarin?"tanya san


"Sudah miss,anda tinggal pergi ngengujungi universitas nya saja,dan perusahaan juga sekarang sedang mendapatkan untung besar miss"jelas mela


"Ok kalau gitu,keuntungan itu dibagikan semua ke karyawan,sisanya donasikan ke panti asuhan atau jompo yah"ucap san dan dia memasuki gedung yang bertulisan jk group di depan gedung itu pengawal yang melihat san langsung siap siaga dan berbaris dengan rapi di depan lobi kantornya itu,


"Pagi semua"ucap san dan mereka menjawabnya dengan serentak,


Semua karyawan yang mendengar suara teriakan itu pun merasa penasaran,dan betapa kagetnya mereka,melihat seorang wanita yang sangat mereka segani itu telah datang kekantor untuk pertama kalinya dan mela pun menunjukkan arah jalan menuju ruangannya yang selama ini belum dia tempati itu,


"Pagi"ucap san kepada karyawannya yang tak sengaja bertemu dengannya dan karyawan yang disapa itu merasa girang karena atasannya yang begitu ramah dan baik hati itu,


"Ah...gue gak nyangka ternyata bu direktur baik juga,apa lagi dia cantiknya ngelebihin bidadari"ucap salah satu karyawan


"Iya bener gue juga baru tau kalau direktur kita itu wanita,gue kira di lelaki lo waktu dulu"ucap karyawan lagi hingga akhirnya mela pun menegur mereka


"Sudah sudah balik ke bilik kalian masing masing,jangan bergosip dijam kerja"ucap mela dan mereka semua pun pergi ke kubik mereka masing masing.


***


Davit yang sudah kembali lagi bekerja setelah liburan kemarin dia pun kembali lagi ke kantor dan mendengar kabar kalau Nicholas sudah siap untuk memberikan proposal pengajuan kerjasama dengan perusahan san  itu pun pergi untuk melihatnya,


"Nic bener lo udah dapat caranya"tanya davit


"Udah"ucap Nicholas


"Terus lo mau pergi kemana ko rapi amat,biasanya juga lo gak pernah pake baju pormal kegitu"tanya davit


"Banyak tanya lo,gue mau kekampus,mau gajar lah,sekalian ketemu sama pengusaha yang selama ini kita cari"ucap nic


"oh...ketemu miss z itu"ucap davit dan tidak menyadari ucapan nic yang ketemu si pengusaha itu,


"Mau ikut gak,mumpung lagi baik gue"ucap nic


"Ikut dong guekan sekretaris lo,masa ditinggal sih sekretaris nya"ucap davit


"Ya udah ayo,sebelumya gue mau tanya,bener gak tau nama asli miss z"tanya nic


"Miss z,em...gak tau gue"ucap davit,setelah berbincang mereka pun pergi ke kampus untuk melihat miss z yang mereka penasari dari dulu,sesampainya disana dia pun...


Bruk!!


Seorang wanita bertabrakan dengan nic itu pun cepat cepat minta maaf dan dia pergi begitu saja tanpa melihat siapa yang dia tabrak barusan,


"Nic lo gak papa"tanya davit


"Gak,gue ngerasa ada seseorang yang selama ini gue cari yah"gumak nic


"Maksud lo?"tanya davit


"Gak,ayo"ucap nic pergi meninggalkan davit


"Pagi pak..."sapa mahasiswa kepada nic selaku dosen di kampus itu,


Setelah dia lulus dia memutuskan untuk menjadi dosen disana,entah kenapa dia berminat menjadi dosen disana padahal dia sudah memiliki perusahaan yang sudah terkenal dan sudah maju itu,


"Nic gue mau nanya deh sama lo"ucap davit yang sudah duduk disamping nic didalam aula kampus


"Nanya apa sih lo"ucap nic


"Kenapa sih lo udah jadi direktur,masih aja lo berkeliaran di kampus,ngaku jadi dosen coba"ucap davit tidak dimengerti nic


"Maksud lo?"tanya nic


"Gini nih sama orang yang IQ nya tinggi,maksud gue kenapa lo masih aja jadi dosen,padahal lo udah jadi direktur loh nic"ucap davit


"Entah lah,gue juga gak tau"ucap nic.

__ADS_1


Semua mahasiswa dan para dosen serta para pemilik sebagai sebagai kampus pun ada disana,untuk mendengar pemilik yayasan kampus ini yang selama ini tidak pernah memunculkan dirinya,setelah hampir lima tahun dia memegang yayasan ini  dan semuanya juga tidak mengetahui siapa dia,pria atau wanita pemilik yayasan itu tidak ada yang mengetahui nya,


"Cek...!assalamu'alaikum wr.wb,saya disini sebagai mc mengucapkan selamat datang semuanya,saya tidak akan lama memberikan sambutan ini,langsung saja kita sambut pemilik yayasan kita silakan masuk"ucap mc dan semua orang tepuk tangan dan


Tak tuk tak tuk


Suara sepatu wanita terdengar jelas dan semua yang bertepuk tangan berhenti melihat sosok seorang wanita muncul di belakang panggung aula itu,betapa kagetnya nic melihat orang yang selama ini dia cari identitas itu kini muncul sendiri dihadapannya,


"Mampus,ternyata dia lebih baik dari yang gue kira"gumak davit yang terdengar nic


"Maksud lo"ucap nic


"Gak nic gue cuman nilai toketnya yang lebih gede yang gue kira"ucap davit


"Dasar pikiran lo masih saja *****,jangan lupa lo udah ada buntut vit"ucap nic sambil melihat san di atas panggung dengan seksama,


"Ok baik,assalamu'alaikum wr.wb,perkenalkan saya zahra alexsan wiliam pemilik yayasan,mengucapkan terimakasih atas kehadiran anda semua disini,saya disini hanya memperkenalkan diri saya,dan mengubah sistim kerja dan peraturan kampus disini untuk kedepannya,dan saya akan mengubahnya secepat mungkin,ada yang keberadaan masalah pengubahan peraturan saya"ucap san dan melihat semua orang didalam aula itu,


Dan san melihat davit duduk dibangku dosen dan itu membuat san aneh kenapa dia ada disana dan siapa yang sedang ngobrol disana,


Brak...!!


"Saya minta jawaban dari anda semua bukan ngobrol tidak jelas disana,dan sekali lagi ada yang keberatan dengan peraturan itu"ucap san dan membuat semua orang terdiam mendengar suara san meninggi dan nic pun sama dengan apa yang semua orang,disana dia merasa kaget dengan gebrakan san barusan,


Tiba-tiba saja nic mengangkat tangannya dan membuat davit kaget apa yang nic lakukan sekarang,karena dia tidak pernah melakukan itu kalau bukan ditunjuk seseorang untuk menjawab.


"Saya"ucap nic


"Perkenalkan nama dan satu lagi anda ada sangkut paut apa dikampus ini"ucap san dingin


"Saya Nicholas zordan,saya selaku dosen disini tidak terima dengan peraturan nomor dua dan tiga,yang menyatakan tidak boleh pacaran di area kampus,dan dosen tidak boleh telat sebelum anda datang kesini,itu sangat tidak berpaedah bagi saya"ucap nic


"Ok,maaf peraturan itu tidak akan diubah walau anda meminta diubah"ucap san


"Terus untuk apa memberikan kesempatan untuk kita semua menjawab dan menolak peraturan itu kalau anda menolaknya"ucap nic


"Saya hanya akan mengubah peraturan itu dengan alasan yang jelas,bukan seperti anda"ucap san


"Kalau anda menolak peraturan itu saya pecat dengan tidak baik sekarang dan tidak boleh lagi datang kesini"ucap san kesal dan semua yang ada disana kaget dengan apa yang mereka liat dan dengar karena untuk pertama kalinya ada seorang yang sangat berani kepada nic karena dia bisa masuk kesini juga dengan cara mudah dan sekarang dengan mudahnya nic dipecat didepan semua orang terang terangan,


"***** sadis juga si san mecat orang tanpa ampun didepan umum pula"gumak davit dan membawa nic pergi karena kalau tidak dia akan terus berdebat dengan san yang terlihat lebih kesal dari nic yang davit liat,


Nic mendengar pemecatan itu gak terima dan akhirnya memutuskan keruangan pemilik yayasan itu dan nic melihat ada dua orang yang menjaga pintu itu,


"Hai kau yang didalam keluar"teriak nic dan pengawal yang berjaga dipintu pun membawa nic pergi dari pintu tetapi dia tidak terima dengan kelakuan itu,diapun memberontak dan membuat keributan disana membuat semua mahasiswa yang lewat pun penasaran dengan apa yang terjadi,


"Kasian yah,pak ganteng dipecat  tanpa alasan,padahal dia tidak memiliki salah"ucap salah satu mahasiswa


"Iya benar"ucap temannya


"Hai kau,saya gak terima dengan apa yang kau lakukan,saya akan tuntu kau kepengadilan"teriak nic


"Cish...!tuan Nicholas zordan apa kabar,anda mengenal saya"ucap san yang berubah mengunakan kacamata dan juga mengepang rambutnya lagi untuk memastikan kalau dia sudah bisa membuat wewenang disini dan davit hanya melihat dari kejauhan pun itu langsung menelepon vani untuk datang melihat aksi san yang sangat tidak pernah dia liat selama dia bersamanya waktu dulu walau dia sering dihina atau pun dibuly,dan nic yang melihat san pun kaget tapi dia bisa menyembunyikan kekagetannya itu dengan cepat,


"Hai udah lama yah,lo datang lagi kesini udah bawa duit banyak dari lelaki hidung belang yah"ucap nic


Plak!


"Asal anda tau saya tidak pernah mendapatkan uang itu dari lelaki seperti anda tuan,atau pun lelaki hidung belang"ucap san yang telah menampar nic di depan mahasiswa dan begitu juga para dosen yang mendengar keributan diluar pun keluar semua,ada juga teman sejurusannya dulu yang jadi dosen disana juga kaget melihat san ada disana,


"Cuih...sok jual mahal kau kalau emang ******* tetaplah ******* jangan sok alim lah"ucap nic yang akan memukul san tetapi ada yang menahanya,


"Jenjang,deoleoun so-eulo geuleul manjiji mala.neo juggo sip-eo(brengsek!,jangan kau sentuh dia dengan tangan katormu itu.kau mau mati hah!!"ucap seseorang yang menahan tangan nic dan menghempasnya dengan kasar olehnya,


"Jin-sook kau kenapa disini hah"ucap san yang sama menggunakan bahasa yang lelaki itu ucapkan


"Wah...ternyata ini lelaki lo,ternyata lumayan lah"ucap nic yang mengikuti bahasa yang mereka berdua gunakan


"Pengawal,bawa jin-sook pulang sekarang"ucap san yang terlihat marah,dan pengawal itu pun membawa jin-sook pergi dari sana,jin-sook yang dibawa pengawal hanya bisa pasrah karena kalau dia berontak dia akan kena marah juga,karena dia melihat san dengan muka yang sangat merah menahan amarahnya itu jadi dia urungkan untuk menampar lelaki yang berani mencampakan san didepan umum itu,

__ADS_1


"Mela bawa lelaki ini keruang saya,dan kau berdua ikut"ucap san dan davit vani mendengar san menunjukkan mereka berdua pun kaget ko bisa san tau kalau dia ada disana dalam keributan itu,dan semua orang yang ada disana pun membubarkan diri setelah apa yang mereka lihat itu,


"San gue pulang yah dani lagi deman nih"ucap vani


"Gak tetep disitu"ucap san dengan suara datarnya


"Tapi..."ucap vani


"Mela kirim dokter kerumah vani sekarang"ucap san dan pergi kekamar mandi dan semua orang yang disana termasuk nic yang mendengar pintu ditutup dengan keras itu diam tak bersuara,


Sedangkan san yang ada didalam kamar mandi mengutuk dirinya sendiri atas apa yang dia lakukan tadi,setelah menenangkan emosinya san pun keluar dari sana dengan penampilan pada saat memperkenalkan dirinya.


Vani yang melihat san yang sudah berubah lagi dengan penampilan itu merasa terpesona yang kedua kalinya karena dia tidak pernah melihat san berdandan seglowing itu apa lagi dengan pakaian yang membuat para lelaki meneteskan air liurnya hanya melihat san,


"Mela kau boleh keluar"ucap san dan mela pun keluar


Pluk...


"Nih ambil,tinggalkan pekerjaan itu vit,lo bisa kerja di perusahaan gue sebagai CEO gue"ucap san yang memberikan dokumen ke davit,


"Maksud lo,gue..."ucap davit


"San maksud lo apa?gue gak ngerti"ucap vani


"Lo pergi dari perusahaan itu,dan gue bakal menerima proposal yang lo kirim ke gue tadi pagi"ucap san dan nic baru menyadari apa yang dibicarakan san,jadi dia mengambil davit hanya untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan nic,


"Gak gue gak bakal,kasih sekretaris gue buat lo,emang lo apanya sih di perusahaan jk group itu hah"ucap nic


"Cish...ok kalau itu pilihanya gue gak bakal terima atau pun baca proposal itu,mela!"ucap san dan mela pun masuk mendengar atasannya memanggil dia


"Ada yang bisa bantu miss"ucap mela


"Tolong ambil proposal yang tadi pagi yang dikirim dari perusahaan zordan group"ucap san memerintahkan


"Baik miss"ucap mela


"Keputusan ada di tangan anda tuan nic,saya kasih waktu lima menit dari sekarang,sebelumnya proposal yang belum saya baca itu hangus terbakar"ucap san


"Tidak,nic lo harus setuju gue pergi dari perusahaan lo,kalau tidak perusahaan kita kena bencana lagi"ucap davit


"Dan satu lagi saya cabut omongan saya tadi diaula"ucap san


"Udah nic lo relakan aja,gue gak mau perusahaan yang selama ini om Kevin bangun bangkrut begitu saja,gak nic gak"ucap davit yang terus meyakinkan nic,


Dasar ****** kurang aja kau telah membuat gue kalangkabut cuman ancaman nya batin nic yang hanya terdiam melihat san yang terus saj membuatnya kesal dan marah itu


"Ok gue terima omong lo,dan satu lagi jangan ingkar janji lo yah"ucap nic ke davit


"Bener yah"ucap vani


"Iya gue kasih davit sama temen lo itu"ucap nic


"Ok,keputusan yang baik juga tuan nic,selamat bekerja sama dengan saya pak Nicholas zordan"ucap san yang tiba-tiba duduk dimeja didepan nic dan memberikan tangan untuk berjabatan tangan dengannya,


Nic yang melihat san duduk dengan posisi yang sangat tidak enak dilihat pun mengalihkan perhatian nya dan vani yang melihat itu pun menutup mata davit yang mulai melotot melihat paha san yang begitu mulus dan putih itu,


"Oh....tidak!mata suami gue ternodain"teriak vani dan san yang mendengar vani berteriak itu menyadari apa yang dia lakukan sekarang,


"Eh...maaf kebiasaan dah nih kaki"ucap san sambil memukul kakinya yang tidak bersalah itu atas apa yang dia buat tadi


"Ih...tau gak mata suami gue ini masih polos tau"ucap vani


"Polos mata lo,lo semua boleh pergi"ucap san datar dan dia pergi lagi kemeja kebesarannya di kampus itu sebagai pemilik sekaligus ketua yayasan dikampus itu.


***


@zihan631


19:48

__ADS_1


12-07-2019


__ADS_2